23 Pemecatan dan Pengunduran Diri Paling Penting di Gedung Putih Trump
Amerika

23 Pemecatan dan Pengunduran Diri Paling Penting di Gedung Putih Trump

Berita Internasional >> 23 Pemecatan dan Pengunduran Diri Paling Penting di Gedung Putih Trump

Pintu putar di Gedung Putih terus berputar. Selama dua tahun masa jabatan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat, sudah ada 23 orang yang dipecat atau mengundurkan diri dari administrasinya. Yang paling baru adalah Nikki Haley, duta besar AS untuk PBB yang mengundurkan diri secara mengejutkan.

Oleh: Reuters

Nikki Haley menjadi pejabat senior terakhir yang keluar dari pemerintahan Trump, ketika dia mengatakan pada Selasa (9/10), bahwa dia akan mengundurkan diri pada akhir tahun sebagai Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB. Berikut beberapa orang lain yang telah dipecat atau keluar dari Gedung Putih sejak Trump menjabat pada tanggal 20 Januari 2017.

2018

Don McGahn

Trump mengatakan pada akhir Agustus bahwa penasihat Gedung Putih itu akan mengundurkan diri, setelah Senat mengkonfirmasi calon Mahkamah Agung Brett Kavanaugh, yang telah dilakukan pada Sabtu (6/10). Hubungan Trump-McGahn dirusak oleh penyelidikan atas campur tangan Rusia dalam Pemilihan Presiden AS 2016.

Scott Pruitt

Kepala Badan Perlindungan Lingkungan—target favorit Trump untuk menyerang peraturan—mengundurkan diri pada tanggal 5 Juli di bawah kritik besar terkait serangkaian kontroversi etika.

Ronny Jackson

Dokter Gedung Putih tersebut menarik diri dari pertimbangan untuk menjadi Kepala Departemen Urusan Veteran pada tanggal 26 April, di tengah tuduhan bahwa dia longgar dalam hal resep obat, dan minum alkohol di tempat kerja. Dia juga berhenti bekerja sebagai dokter Trump.

David Shulkin

Para pejabat Gedung Putih mengatakan pada tanggal 28 Maret, bahwa Menteri Urusan Veteran tersebut akan mengundurkan diri. Shulkin telah menjadi gangguan karena gelombang spekulasi tentang masa depannya.

H.R. McMaster

Penasihat Keamanan Nasional ini diganti pada tanggal 22 Maret dengan John Bolton, menurut tweet Trump.

Andrew McCabe

Wakil Direktur FBI ini dipecat pada pertengahan Maret oleh Jaksa Agung Jeff Sessions. McCabe mengatakan bahwa dia dijadikan sasaran karena menjadi saksi apakah Trump mencoba menghalangi penyelidikan Rusia terkait Pemilu 2016.

Rex Tillerson

Menteri Luar Negeri itu dipecat oleh Trump pada tanggal 13 Maret setelah perpecahan di antara mereka terkait masalah internasional.

Gary Cohn

Direktur Dewan Ekonomi Nasional dan mantan Presiden Goldman Sachs Inc itu mengatakan pada tanggal 5 Maret bahwa ia akan mengundurkan diri. Dia kalah dalam perjuangan untuk mencoba menghentikan Trump dari memberlakukan tarif impor pada baja dan aluminium.

Hope Hicks

Direktur Komunikasi Gedung Putih tersebut—ajudan Trump yang telah menjabat lama dan tepercaya—mengundurkan diri pada tanggal 28 Februari.

Rob Porter

Sekretaris staf Gedung Putih itu mengundurkan diri pada bulan Februari setelah tuduhan kekerasan dalam rumah tangga dari mantan istrinya.

Baca Juga: ‘Tegas dan Berani, Saya Bersyukur Trump Ada di Gedung Putih’

Omarosa Manigault-Newman

Presiden AS Donald Trump dan Omarosa Manigault-Newman. (Foto: EPA)

Dipecat sebagai asisten presiden pada bulan Desember, mantan bintang TV realitas tersebut kemudian menulis sebuah buku, Unhinged: An Insider’s Account of the Trump White House.

2017

Richard Cordray

Direktur pertama Biro Perlindungan Konsumen AS tersebut berhenti pada bulan November.

Tom Price

Menteri Kesehatan dan Layanan Manusia ini mengundurkan diri di bawah tekanan Trump pada tanggal 29 September, karena kegelisahannya atas penggunaan harga pesawat charter pribadi yang mahal untuk urusan pemerintah.

Stephen Bannon

Kepala strategi Trump tersebut—yang merupakan kekuatan di balik agenda anti-global/pro-nasional Trump—dipecat oleh Trump pada pertengahan Agustus setelah bentrok dengan para moderat Gedung Putih.

Baca Juga: Tanpa Izin Gedung Putih, FBI Belum Bicara dengan Kavanaugh dan Ford

Anthony Scaramucci

Direktur komunikasi Gedung Putih Anthony Scaramucci dipecat oleh Trump pada Juli 2017 setelah 10 hari bekerja. (Foto: AFP)

Direktur Komunikasi Gedung Putih itu dipecat oleh Trump pada bulan Juli setelah 10 hari bekerja, setelah komentar yang tidak senonoh pada majalah The New Yorker.

Reince Priebus

Diganti sebagai kepala staf oleh John Kelly, Priebus kehilangan kepercayaan Trump setelah kemunduran di Kongres.

Sean Spicer

Mengundurkan diri sebagai sekretaris pers Gedung Putih pada bulan Juli, Spicer mengakhiri masa jabatannya yang bergejolak.

Walter Shaub

Kepala Kantor Etika Pemerintah AS ini—yang bentrok dengan Trump—mengundurkan diri pada bulan Juli.

Michael Dubke

Mengundurkan diri sebagai Direktur Komunikasi Gedung Putih pada akhir Mei.

James Comey

Direktur FBI ini—yang memimpin penyelidikan kemungkinan kolusi antara kampanye presiden Trump tahun 2016 dengan Rusia untuk mempengaruhi pemilu—dipecat oleh Trump pada bulan Mei.

Katie Walsh

Wakil Kepala Staf Gedung Putih dipindahkan ke luar, ke kelompok kebijakan Amerika Pertama yang pro-Trump pada bulan Maret.

Michael Flynn

Flynn mengundurkan diri pada bulan Februari sebagai Penasihat Keamanan Nasional Trump, setelah pengungkapan bahwa dia membahas sanksi AS terhadap Rusia dengan Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat, sebelum Trump mengambil alih jabatan. Flynn kemudian mengaku bersalah karena berbohong kepada FBI. Dia akan dihukum pada bulan Desember.

Sally Yates

Trump memecat Jaksa Agung AS tersebut pada bulan Januari setelah Yates memerintahkan para pengacara Departemen Kehakiman untuk tidak memberlakukan larangan imigrasi Trump.

Keterangan foto utama: Sekretaris Pers Gedung Putih Sean Spicer berbicara saat pengarahan media pertamanya yang terkenal. (Foto: TNS)

23 Pemecatan dan Pengunduran Diri Paling Penting di Gedung Putih Trump

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top