KTT Trump Kim
Asia

Kenapa Donald Trump Temui Kim Jong Un di Vietnam?

Berita Internasional >> Kenapa Donald Trump Temui Kim Jong Un di Vietnam?

Vietnam sebenarnya adalah pilihan yang sangat masuk akal untuk dijadikan tempat pertemuan kedua antara Donald Trump dan Kim Jong Un. Sama-sama negara komunis seperti Korea Utara, Vietnam telah berhasil membuka ekonominya dan menjadi negara dengan salah satu pertumbuhan tercepat. Negara Asia Tenggara ini juga memiliki hubungan yang baik dengan Amerika Serikat.

Baca Juga: Trump Bertemu Kim Jong-un Bulan Depan, Jangan Terlalu Banyak Berharap

Oleh: DW

Vietnam telah menjadi pilihan untuk pertemuan kedua Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertemu untuk pertama kalinya.

Vietnam mungkin tampak sebagai pilihan yang aneh, tetapi ada alasan—sebagian dari alasan itu simbolis—mengapa negara komunis bisa menjadi tempat yang sempurna bagi kedua pemimpin untuk bertemu. Sama seperti Singapura, tempat Kim dan Trump bertemu untuk pertama kalinya Juni lalu, Vietnam memiliki hubungan diplomatik dengan Korea Utara dan Amerika Serikat.

Korea Utara memiliki kedutaan besar di Hanoi dan laporan menyatakan bahwa Kim Jong Un tertarik mengikuti contoh ekonomi dan politik Vietnam.

Pada November tahun lalu, delegasi Korea Utara yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Ri Yong Ho melakukan kunjungan resmi ke Hanoi untuk bertemu dengan anggota pemerintah Vietnam. Selama kunjungan itu, Wakil Perdana Menteri Vietnam dan Menteri Luar Negeri Pham Binh Minh mengatakan kepada mitranya dari Korea Utara bahwa ia menyambut perkembangan positif di Semenanjung Korea dan bahwa Vietnam bersedia untuk berbagi pengalaman pembangunan sosial ekonomi, demikian laporan media pemerintah Vietnam.

Bahkan sebelum Vietnam dipilih sebagai lokasi pertemuan KTT Trump-Kim berikutnya, Kim Jong Un telah memberi tahu pemerintah Vietnam tentang keinginannya untuk melakukan kunjungan resmi ke Hanoi, Carl Thayer, seorang profesor emeritus di Universitas New South Wales dan seorang ahli tentang Vietnam, mengatakan kepada DW. “Bagi Kim relatif aman untuk bepergian ke Vietnam. Dari Pyongyang, dia bisa mencapai Hanoi dalam tiga hingga empat jam dengan menggunakan pesawat pribadinya.”

Vietnam sebagai panutan

Vietnam dan Korea Utara menjalin hubungan diplomatik resmi pada tahun 1950. Meskipun hubungan itu belum sempurna dan kedua negara memiliki perselisihan tentang perdagangan, Vietnam selalu mempertahankan hubungannya dengan Korea Utara. “Vietnam menampung mahasiswa dari Korea Utara yang meneliti model ekonomi Vietnam dan pada 2010, Vietnam menjadi tuan rumah pembicaraan rahasia antara Korea Utara dan Jepang mengenai reuni keluarga yang terpisah,” kata pakar Vietnam Thayer.

Memilih Vietnam daripada lokasi lain juga memiliki nilai yang sangat simbolis. Pada tahun 1975, setelah dua dekade perang, termasuk perang 10 tahun dengan Amerika Serikat, Vietnam dianggap sebagai paria komunis oleh negara-negara Barat. Bangsa yang miskin yang menghadapi sanksi ekonomi dan harus bangkit kembali.

Pada tahun 1986, ia meluncurkan doi moi, serangkaian reformasi ekonomi yang meliberalisasi ekonomi dan mengubah negara Asia Tenggara menjadi salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di kawasan—tahun lalu, PDB Vietnam tumbuh sekitar tujuh persen. Negara ini juga dapat menjadi contoh yang baik bagi Korea Utara karena tidak harus menjadi demokrasi liberal untuk menjadi sukses secara ekonomi.

Model negara satu partainya masih berlaku, tetapi itu tidak menghentikan Vietnam melakukan bisnis dengan seluruh dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam telah menarik miliaran dolar dalam investasi asing dan telah menegosiasikan perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Eropa serta dengan beberapa negara-negara Pasifik.

Menurut media Korea Selatan, Kim Jong Un juga terkesan dengan kebangkitan Vietnam. Selama pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, pemimpin Korea Utara itu dilaporkan mengatakan dia lebih suka cara Vietnam membuka ekonominya dibandingkan dengan model China.

“Tentu saja ada masalah ekonomi yang kompleks di mana Korea Utara dapat belajar dari China dan Vietnam,” kata Carl Thayer kepada DW. “Saya tidak berpikir model Vietnam sempurna untuk Korea Utara, tetapi itu menunjukkan model apa yang memungkinkan.”

Kesepakatan yang bagus untuk semua pihak

Bagi Donald Trump juga, Vietnam adalah tempat yang aman untuk bertemu. Selama beberapa tahun terakhir, hubungan antara pemerintah Amerika Serikat dan Vietnam telah meningkat secara signifikan. Para pemimpin pemerintah Vietnam telah mengadakan pertemuan resmi dengan Barack Obama dan Donald Trump.

Pada tahun 1986, Vietnam meluncurkan doi moi, serangkaian reformasi ekonomi yang meliberalisasi ekonomi dan mengubah negara Asia Tenggara menjadi salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di kawasan tersebut. (Foto: picture alliance/dpa/R. Harding)

Pada Mei 2017, Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc disambut oleh Trump di Gedung Putih, diikuti oleh kunjungan Trump ke Hanoi akhir tahun itu. Amerika Serikat juga merupakan mitra dagang penting bagi Vietnam, terutama sekarang karena Amerika Serikat dan China terjebak dalam perang dagang yang sedang berlangsung.

Dalam pidato kenegaraan terakhirnya, presiden Amerika Serikat mengatakan bahwa hubungannya dengan Korea Utara “bagus” dan mengatakan upaya terakhirnya untuk memulai pembicaraan adalah “bagian dari diplomasi baru yang berani.” Dia juga mengatakan jika bukan karena dia, “kita akan, saat ini, menurut pendapat saya, berada dalam perang besar dengan Korea Utara.”

Trump sekarang mungkin mencoba untuk menunjuk Vietnam sebagai mentor Korea Utara dan bagi Kim Jong Un, contoh Vietnam tentu saja sangat menarik: mendapatkan kesuksesan ekonomi tanpa melepaskan terlalu banyak kontrol politik dan memiliki hubungan yang baik dengan Amerika Serikat dan Uni Eropa di waktu yang sama.

Keterangan foto utama: Presiden Trump bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Singapura pada tanggal 12 Juni. Setelah KTT, Trump mengatakan “tidak ada lagi ancaman nuklir” dari Korea Utara. Laporan intelijen Amerika Serikat yang terbaru mengatakan sebaliknya. (Foto: AP/Evan Vucci)

Kenapa Donald Trump Temui Kim Jong Un di Vietnam?

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top