pidato kenegaraan donald trump
Amerika

Kiasan Nixon di Pidato Kenegaraan Trump Mungkin Tak Sengaja

Berita Internasional >> Kiasan Nixon di Pidato Kenegaraan Trump Mungkin Tak Sengaja

Dalam pidato kenegaraan State of the Union-nya, Presiden Donald Trump, secara tidak sengaja, mengingatkan penonton kepada mantan presiden Amerika Serikat, Richard Nixon. Seperti Nixon kala itu, Trump juga meminta agar penyelidikan terhadapnya dihentikan. Nixon terpaksa mengundurkan diri saat proses pemakzulannya sedang diproses oleh Kongres Demokrat.

Baca Juga: Mengejutkan, Trump Menyerah Batalkan Pidato Kenegaraan

Oleh: Zachary B. Wolf (CNN)

Pidato kenegaraan Presiden Donald Trump dibumbui dengan referensi momen besar dalam sejarah Amerika. Dia memuji para veteran Perang Dunia II yang telah menyerbu pantai-pantai di Normandia dan yang telah terjun payung di belakang garis musuh. Dia mencatat pembebasan kamp konsentrasi Nazi di Amerika. Dia memuji astronot Amerika.

Tapi ada satu referensi yang mungkin tidak disengaja.

Partai Demokrat baru saja mengambil alih Dewan Perwakilan Rakyat, dan mereka merencanakan serangkaian investigasi yang kuat terhadap Trump dan akan terus menyimak penyelidikan Rusia oleh penasihat khusus Robert Mueller.

Trump meminta mereka untuk menghentikannya.

“Jika ingin ada perdamaian dan legislasi, tidak mungkin ada perang dan investigasi,” katanya.

Seperti yang ditunjukkan oleh CNN Jim Acosta, mengingat kembali permintaan Presiden AS lainnya agar Kongres menghentikan penyelidikannya.

“Satu tahun Watergate sudah cukup,” kata Nixon pada 30 Januari 1974, dalam pidato terakhirnya kepada Kongres.

Ada banyak perbedaan di antara pidato Trump dan Nixon. Trump memang menyebutkan investigasi, tetapi ia tidak menyebutkan investigasi Rusia atau Mueller.

Nixon, sementara itu, menghabiskan sebagian besar pidatonya untuk secara khusus mengacu pada Watergate.

Baca Juga: Pidato Kenegaraan Trump: Pengecekan Fakta dan Latar Belakang

Pidato itu berlangsung tiga bulan setelah “Saturday Night Massacre” dan beberapa bulan sebelum Komite Kehakiman DPR memulai proses pemakzulan terhadap Nixon, enam bulan sebelum Mahkamah Agung memutuskan dia harus menyerahkan rekaman percakapannya di Kantor Oval kepada kantor jaksa penuntut khusus.

Dia akhirnya mengundurkan diri pada bulan Agustus itu, sebelum dia bisa secara resmi dimakzulkan.

Walaupun ada banyak anggota Partai Demokrat yang ingin melihat Trump dimakzulkan, itu bukan prioritas DPR Demokrat, yang tampaknya masih sangat jauh dari memulai segala bentuk proses pemakzulan terhadapnya.

Terlepas dari apa yang dikatakan Trump Selasa malam itu (5/2), Anda bisa bertaruh DPR akan terus menyelidikinya.

Keterangan foto utama: Presiden Donald Trump dan Presiden Richard Nixon, yang terpaksa mundur dari jabatannya setelah Skandal Watergate. (Foto: Getty Images)

Kiasan Nixon di Pidato Kenegaraan Trump Mungkin Tak Sengaja

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top