olimpiade
Berita Politik Indonesia

Berhasil Jadi Tuan Rumah Asian Games, Mampukah Indonesia Selenggarakan Olimpiade?

Berhasil Jadi Tuan Rumah Asian Games, Mampukah Indonesia Selenggarakan Olimpiade?

Indonesia berhasil menyelenggarakan Asian Games ke-18 dengan sukses dan lancar. Tak heran jika kemudian Presiden Jokowi dengan percaya diri mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Olimpiade 2032. Namun, sudah mampukah negara dengan populasi ke-empat dunia ini mengadakan pesta olahraga sejagat?

Baca Juga: Jadi Tuan Rumah Asian Games, Taruhan Indonesia Lebih dari Sekedar Olahraga

Oleh: France24

Jika beberapa minggu yang lalu Indonesia mengajukan tawaran untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032, pasti akan ditertawakan. Tetapi, kesuksesan Asian Games barangkali dapat menempatkan Indonesia dalam daftar negara yang memiliki peluang menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar di dunia.

Tidak ada negara di Asia Tenggara yang telah berbicara serius tentang penyelenggaraan Summer Games, yang berarti bahwa sebuah tawaran saja akan menjadi langkah maju yang besar bagi kawasan ini untuk mendapat peningkatan kekayaan ekonomi.

Kepercayaan diri Indonesia berasal dari keberhasilan penyelenggaraan Asian Games 2018, acara akbar dengan 40 cabang olahraga dan 17.000 atlet dan pelatih, yang diadakan di Jakarta dan Palembang.

Meskipun ada kekhawatiran tentang infrastruktur, terorisme, polusi dan lalu lintas, acara terselenggara tepat waktu dan sebagian besar acara berlangsung tanpa insiden, kecuali beberapa masalah dengan tiket.

Presiden Joko Widodo mungkin telah membidik Pilpres 2019 ketika ia mengumumkan niatnya untuk mengajukan tawaran Olimpiade 2032, tetapi langkah itu telah disambut baik oleh warga Indonesia—dan oleh kepala Olimpiade Thomas Bach.

“Kalian bisa melihat bahan-bahannya sudah ada di sana, bangsa muda yang antusias,” kata Bach di Jakarta, di mana ia mengadakan diskusi dengan Jokowi dan menghadiri upacara penutupan hari Minggu (2/9).

“Bergairah dalam olahraga, bekerja dengan efisiensi tinggi dalam organisasi … jadi, saya pikir Indonesia bisa menjadi calon yang sangat kuat.”

Bagian dari antusiasme Bach mungkin berasal dari fakta bahwa jumlah kota kandidat telah menyusut, terutama karena biaya penyelenggaraan Olimpiade yang bisa mencapai miliaran dolar.

September lalu, Paris dan Los Angeles dinobatkan sebagai tuan rumah Olimpiade 2024 dan 2028 dalam pengumuman ganda, sebuah langkah untuk mengunci dua kota berprofil tinggi selagi mereka masih tersedia.

Sebagai negara dengan ekonomi terbesar kelima di Asia, Indonesia adalah negara berpenduduk keempat terbesar di dunia dengan sekitar 261 juta orang tersebar di seluruh kepulauan tropis yang luas.

Tapi kemungkinan Indonesia akan menghadapi beberapa kompetitor kelas berat: tawaran untuk Olimpiade 2032 juga telah dibahas di Jerman, India, China dan Australia.

Pemenangnya dijadwalkan akan diumumkan pada 2025.

‘Olimpiade berbeda’

Tommy Apriantono, seorang dosen ilmu olahraga di Institut Teknologi Bandung, mengatakan bahwa bangsa Indonesia harus benar-benar bekerja keras untuk tawaran Olimpiade.

Baca Juga: Suasana Indonesia Satu Minggu Jelang Asian Games 2018

“Kita telah berhasil menyelenggarakan Asian Games, terlepas dari semua kekurangannya. Saya pikir Indonesia cukup bagus, layak (untuk penawaran) … tetapi kita harus benar-benar mempersiapkannya,” katanya kepada AFP.

“Sekarang kita memiliki pengalaman dengan Asian Games … (tetapi) Olimpiade itu berbeda, ada lebih banyak peserta dan tekanannya juga lebih besar.”

Apriantono mengatakan bahwa menggelar Olimpiade adalah kesempatan bagi Indonesia untuk melangkah ke era baru seperti Tokyo tahun 1964, ketika Jepang meluncurkan infrastruktur termasuk kereta peluru “Shinkansen”.

“Ini adalah peluang Indonesia untuk berada di antara negara-negara teratas dunia,” tambahnya.

Budiarto Shambazy, seorang wartawan terkemuka di koran Kompas, mengatakan tawaran Indonesia ini “sangat realistis”.

“Saat ini tawaran tersebut hanya pernyataan presiden, tetapi saya pikir itu sudah cukup untuk menetapkan langkah-langkah berikutnya untuk menunjuk mereka yang akan bertanggung jawab dalam proses penawaran ini,” katanya.

Indonesia pasti akan membutuhkan personel terbaiknya untuk ini, yang dapat membuktikan masalah setidaknya dalam satu kasus.

Erick Thohir, maestro media dan presiden Inter Milan yang mengepalai panitia penyelenggara Asian Games, telah menolak peran yang sama untuk gelaran tahun 2032, mengatakan ia sudah pensiun pada tahun itu.

 

Keterangan foto utama: Kepercayaan diri Indonesia untuk tawaran Olimpiade berasal dari keberhasilan pementasan Asian Games 2018 (Foto: AFP)

Berhasil Jadi Tuan Rumah Asian Games, Mampukah Indonesia Selenggarakan Olimpiade?

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top