Kerabat Pakistan meratapi kematian anggota keluarga mereka di rumah sakit di Peshawar, Pakistan. (Foto: AP/Muhammad Sajjad)
Timur Tengah

Bom Bunuh Diri Pakistan Tewaskan Kandidat Pemilu dan Pendukungnya

Kerabat Pakistan meratapi kematian anggota keluarga mereka di rumah sakit di Peshawar, Pakistan. (Foto: AP/Muhammad Sajjad)
Bom Bunuh Diri Pakistan Tewaskan Kandidat Pemilu dan Pendukungnya

Setidaknya 14 orang terbunuh dan beberapa terluka dalam tragedi bom bunuh diri Pakistan selama kampanye Peshawar yang diorganisir oleh Partai Nasional Awami atau ANP. Politisi berpengaruh Haroon Bilour termasuk di antara korban, di mana investigasi awal menyebutkan bom tersebut memang bertujuan membunuhnya. Tragisnya, Ayahnya, Bashir Bilour, yang juga merupakan politisi ANP yang berpengaruh, terbunuh pada kejadian serupa tahun 2012.

Oleh: Al Jazeera

Baca Juga: ‘Path of Blood’: Kisah Kampanye Teror Al-Qaeda di Arab Saudi

Sebuah serangan bom bunuh diri di sebuah kampanye pemilu di kota Peshawar di barat laut Pakistan telah membunuh setidaknya 14 orang, termasuk salah satu politisi berpengaruh Haroon Bilour, menurut keterangan polisi.

Serangan yang berlangsung pada hari Selesa (10/7) dalam sebuah acara kampanye yang diselenggarakan oleh Partai Nasional Awami (ANP) juga melukai setidaknya 65 orang, menurut keterangan kepala polisi lokal.

Bilour merupakan kandidat majelis provinsi untuk pemilu 25 Juli. Ayahnya, Bashir Bilour, yang juga merupakan politisi ANP yang berpengaruh, terbunuh pada kejadian serupa tahun 2012.

Pengebom menargetkan acara kampanye Partai Nasional Awami di Peshawar (Foto: Reuters/Fayaz)

Pengebom menargetkan acara kampanye Partai Nasional Awami di Peshawar (Foto: Reuters/Fayaz)

Polisi mengatakan bahwa serangan bom bunuh diri tersebut terjadi ketika Bilour akan menyampaikan pidatonya kepada 200 pendukungnya.

“Menurut investigasi awal, ini merupakan serangan bom bunuh diri dan targetnya adalah Haroon Bilour,” kata petugas Shafwat Malik kepada AFP News.

Belum ada klaim mengenai siapa yang bertanggung jawab atas serangan yang berlangsung pada hari Selasa (10/7) tersebut.

Wartawan Al Jazeera Kamal Hyder, melaporkan dari Ibukota Pakistan Islamabad, mengatakan bahwa serangan tersebut terjadi di tengah-tengah kerumunan segera setelah Bilour masuk ke mimbar.

“Bersamaan dengan waktu Bilour keluar dari kendaraan, pengebom bunuh diri mencari tempat agar memiliki jarak yang tepat untuk meledakkan alatnya,” katanya.

Saluran televisi lokal menyiarkan suasana langsung mengenai ambulan yan datang ke lokasi dan bersegera mengangkut para korban ke rumah sakit.

Beberapa orang terlihat menangis.

Bilour merupakan anggota dari keluarga politisi yang memiliki pengaruh di Provinsi Khyber-Pakhtunkhwa, yang ibukotanya adalah Peshawar.

Para pejabat Pakistan terlihat di lokasi pemboman bunuh diri, yang dilakukan pada rapat umum pemilihan umum di kota barat laut Peshawar, Pakistan pada 10 Juli 2018. (Foto: Anadolu Agency/Getty Images/Muhammad Asad)

Para pejabat Pakistan terlihat di lokasi pemboman bunuh diri, yang dilakukan pada rapat umum pemilihan umum di kota barat laut Peshawar, Pakistan pada 10 Juli 2018. (Foto: Anadolu Agency/Getty Images/Muhammad Asad)

ANP juga merupakan target utama dari serangan Taliban pada pemilu tahun 2013.

Bom bunuh diri tersebut terjadi setelah beberapa jam sebelumnya juru bicara militer Pakistan mengingatkan mengenai ancaman keamanan yang mungkin muncul menjelang pemilu.

Baca Juga: Pemimpin ISIS Indonesia Bahrun Naim Tewas dalam Serangan Drone di Suriah

“Pakistan terlihat lebih tenang dan hal tersebut tentu saja mendorong para politisi untuk keluar. Namun serangan yang terjadi hari ini menunjukkan bahwa situasinya akan berubah menjadi hubungan yang tegang,” kata Hyder dari Al-Jazeera.

“Hal ini akan mempengaruhi proses kampanye dari beberapa partai politik.”

Keterangan foto utama: Kerabat Pakistan meratapi kematian anggota keluarga mereka di rumah sakit di Peshawar, Pakistan. (Foto: AP/Muhammad Sajjad)

Bom Bunuh Diri Pakistan Tewaskan Kandidat Pemilu dan Pendukungnya

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top