Donald Trump
Opini

Catatan Bunuh Diri NAFTA

Berita Internasional >> Catatan Bunuh Diri NAFTA

Donald Trump mengancam akan membubarkan NAFTA. Hal itu berarti perjanjian dagang di benua Amerika Utara itu akan kembali ke kondisi seperti tahun 1994. Hal tersebut, jika benar dilakukan, bisa menimbulkan resesi.

Baca Juga: Peluang Terungkapnya Kedalaman Sesungguhnya dari Kekejaman Donald Trump

Oleh: Wall Street Journal

Presiden Trump tidak bisa membiarkan kabar baik bertahan lama. Dalam perjalanannya kembali dari KTT G20 di Argentina, dia memutuskan untuk membuat pernyataan tentang keberhasilannya di China dengan ancaman baru untuk membubarkan NAFTA.

“Saya akan secara resmi mengakhiri NAFTA secepatnya,” katanya kepada pers di Air Force One, mengacu pada pakta saat ini yang masih berlaku sampai Kongres menyetujui kesepakatan baru dengan Meksiko dan Kanada yang ditandatangani Trump pada hari Jumat (30/11). “Maka Kongres akan memiliki pilihan USMCA [baru] atau pra-NAFTA, yang bekerja dengan sangat baik.”

Yang ia maksud dengan “pra-NAFTA” yaitu aturan perdagangan benua yang berlaku sebelum tahun 1994. Itu berarti reimposisi langsung tarif dan pembatasan impor pada sejumlah besar perdagangan. Ini akan menjadi kejutan ekonomi yang dapat membawa ekonomi ke dalam resesi.

Sebagai masalah politik, ini berarti Trump seolah memegang senjata dan menodongkannya pada peluang pemilihannya sendiri, dan menantang Nancy Pelosi dari Partai Demokrat untuk menarik pelatuknya. Trump tampaknya berpikir bahwa peluang untuk mengesahkan NAFTA baru akan meningkat jika ia memberi Partai Demokrat ultimatum pemungutan suara NAFTA baru atau mengatasi kebobrokan NAFTA saat ini.

Baca Juga: 5 Peluang Kegagalan Pengganti NAFTA Trump di Kongres Amerika

Itu bukan yang biasa dilakukan Partai Demokrat. Mereka akan mengklaim bahwa Trump telah menegosiasikan kesepakatan yang buruk dan menuntut perubahan karena jika NAFTA bubar dan ekonomi menderita, seorang Presiden selalu disalahkan. Media secara alami akan menggemakan pandangan Partai Demokrat ini.

Trump perlu mempertahankan NAFTA yang berlaku saat ini sebagai asuransi untuk berjaga-jaga apabila Pelosi dan Partai Demokrat memutuskan untuk mengalahkan, atau mungkin bahkan tidak menyetujui, kesepakatan NAFTA yang baru. Partai Demokrat akan sangat senang jika Trump menghancurkan NAFTA yang lama sebelum yang baru berlalu.

Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis sendiri dan tidak mencerminkan kebijakan editorial Mata Mata Politik.

Keterangan foto utama: Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto (kiri) Presiden AS Donald Trump (tengah) dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, menandatangani kesepakatan perdagangan bebas di Buenos Aires, pada 30 November 2018. (Foto: Agence France-Presse/Getty Images/Saul Loeb)

Catatan Bunuh Diri NAFTA

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top