China Bantu Palestina, Mendesak Diadakannya Konferensi Internasional
Asia

China Buka Suara untuk Palestina Merdeka, dengan Ibu Kota Yerusalem Timur

Pada Jumat, 6 Juli 2018, menggunakan kekuatan mematikan yang berlebihan terhadap para pengunjuk rasa damai di Jalur Gaza timur untuk hari Jumat ke-15 berturut-turut, pasukan Israel menewaskan seorang warga sipil Palestina dan melukai 111 warga sipil lainnya, termasuk 24 anak-anak, 7 wanita, 5 paramedis dan seorang wartawan, selain puluhan menderita inhalasi gas air mata. (Foto: Palestinian Center for Human Rights)
Home » Featured » Asia » China Buka Suara untuk Palestina Merdeka, dengan Ibu Kota Yerusalem Timur

Baru-baru ini China menjalankan inisiatif untuk membantu Palestina, mendorong negara Palestina yang merdeka dengan ibu kotanya di Yerusalem Timur. Sebelumnya, Presiden China Xi Jinping mengatakan bahwa China akan mengalokasikan $15 juta untuk membantu Palestina. Inisiatif China bantu Palestina ini mengundang perhatian dunia.

Baca juga: Selain Bantu Palestina, China Jalin Kemitraan Strategis dengan Negara-negara Arab

Oleh: Sputnik News

China akan mengadakan konferensi internasional baru mengenai masalah Palestina, menteri luar negeri negara itu, Wang Yi, mengatakan pada hari Selasa (10/7).

“China akan terus mendukung pembentukan negara Palestina yang merdeka dengan ibu kotanya di Yerusalem Timur, untuk mengadvokasi keterlibatan Palestina yang lebih besar dalam komunitas internasional dan untuk mendukung penyelenggaraan konferensi internasional baru mengenai masalah Palestina,” menteri luar negeri China Wang Yi mengatakan pada pertemuan tingkat menteri Forum Kerja Sama China-Arab (CASCF) yang ke-8.

Dia menekankan bahwa masyarakat internasional tidak bisa membiarkan masalah Palestina menghilang dan tidak bisa membiarkan hak untuk mendirikan negara Palestina merdeka menjadi subyek tawar-menawar.

“Kami tidak bisa membiarkan rakyat Palestina kehilangan harapan,” menteri itu menyimpulkan, menambahkan bahwa China akan terus memberikan bantuan kemanusiaan ke Palestina.

Sebelumnya pada hari Selasa (10/7), Presiden China Xi Jinping mengatakan pada upacara pembukaan pertemuan tingkat menteri tersebut bahwa China akan mengalokasikan $15 juta untuk membantu Palestina.

Baca juga: China Bersumpah Berperan Lebih Aktif Menengahi Konflik Israel-Palestina

Pernyataan itu mengacu pada hubungan antara Israel dan Palestina, yang telah menegang selama bertahun-tahun, dengan Palestina mencari pengakuan diplomatik untuk negara merdeka mereka di wilayah Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, yang sebagian diduduki oleh Israel, dan Jalur Gaza.

Dalam beberapa bulan terakhir, situasi semakin menegang di tengah keputusan AS untuk memindahkan kedutaannya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem, yang memicu protes selama berbulan-bulan oleh warga Palestina dan kekerasan di perbatasan Israel-Gaza.

Keterangan foto utama: Pada Jumat, 6 Juli 2018, menggunakan kekuatan mematikan yang berlebihan terhadap para pengunjuk rasa damai di Jalur Gaza timur untuk hari Jumat ke-15 berturut-turut, pasukan Israel menewaskan seorang warga sipil Palestina dan melukai 111 warga sipil lainnya, termasuk 24 anak-anak, 7 wanita, 5 paramedis dan seorang wartawan, selain puluhan menderita inhalasi gas air mata. (Foto: Palestinian Center for Human Rights)

China Buka Suara untuk Palestina Merdeka, dengan Ibu Kota Yerusalem Timur

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top