China Bersumpah Pertahankan Taiwan ‘Apapun Konsekuensinya’
Asia

China Bersumpah Pertahankan Taiwan ‘Apapun Konsekuensinya’

Berita Internasional >> China Bersumpah Pertahankan Taiwan ‘Apapun Konsekuensinya’

Menteri Pertahanan China Wei Fenghe mengatakan, China akan mempertahankan wilayahnya, apapun konsekuensinya. Ucapan Wei mengacu pada Taiwan yang memiliki pemerintahannya sendiri yang demokratis–dan Laut China Selatan. Namun Wei juga mengatakan, militer China tidak akan pernah menjadi ancama untuk negara lain.

Oleh: Al Jazeera

Baca Juga: Jubir: Probowo Mungkin Akan Tinjau Kembali Proyek China jika Terpilih

China bersumpah tidak akan pernah menyerahkan wilayahnya satu inci pun—baik itu pulau Taiwan yang memiliki pemerintahannya sendiri yang telah China klaim sebagai miliknya maupun perairan yang disengketakan di Laut China Selatan.

Menteri Pertahanan China Wei Fenghe membuat pernyataan pada hari Kamis (25/10) pada pembukaan Forum Xiangshan di China, yang China sebut sebagai jawaban dari forum keamanan Shangri-La Dialogue di negara Singapura.

“Jika seseorang mencoba memisahkan Taiwan dari China, angkatan bersenjata China akan mengambil tindakan apapun konsekuensinya,” Wei memperingatkan.

Hubungan militer China dengan Amerika Serikat penting dan sensitif, katanya, menambahkan bahwa Taiwan adalah kepentingan “inti” dan China menentang unjuk kekuatan oleh “kekuatan luar” di Laut China Selatan.

China tidak senang dengan sanksi AS baru-baru ini terhadap militernya, salah satu dari alasan meningkatnya konflik dalam hubungan dengan AS yang mencakup perang dagang yang sengit, dukungan AS terhadap Taiwan, dan sikap militer AS di Laut China Selatan.

“Pulau-pulau di Laut China Selatan telah lama menjadi wilayah China. Mereka adalah warisan leluhur kami dan kami tidak dapat kehilangan satu inci pun dari wilayah itu,” kata Wei.

Dua ekonomi terbesar dunia itu perlu memperdalam hubungan tingkat tinggi untuk menavigasi ketegangan dan mengendalikan risiko konflik yang tidak disengaja, kata kepala pertahanan AS James Mattis kepada mitranya di China pekan lalu.

Perang dengan China?

Mantan komandan militer AS memperingatkan pada hari Rabu (24/10) tentang kemungkinan Amerika Serikat untuk berperang dengan China dalam 15 tahun.

Pensiunan Letnan Jenderal Ben Hodges mengatakan AS perlu lebih memusatkan perhatian untuk membela kepentingannya di Pasifik.

“Saya kira dalam 15 tahun—itu tidak terhindari—tetapi kemungkinan besar kita akan berperang dengan China,” Hodges mengatakan kepada para ahli militer dan politik.

“Amerika Serikat tidak memiliki kapasitas untuk melakukan semua yang harus dilakukan di Eropa dan di Pasifik untuk menghadapi ancaman China,” kata Hodges.

“Jadi, kemungkinan kami akan… secara permanen menugaskan pasukan untuk kemungkinan bahwa dalam 10 atau 15 tahun kita akan harus bertarung di Pasifik.”

Hodges mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa insiden hampir bertabrakannya perusak Angkatan Laut AS dan kapal perang China di Laut China Selatan merupakan salah satu tanda yang menunjuk ke “hubungan yang semakin tegang dan meningkatkan persaingan di semua domain yang berbeda”.

Menteri Luar Negeri Wei mengatakan tidak ada yang namanya ancaman dari China.

“Militer China tidak akan pernah menjadi ancaman bagi negara lain. Terlepas dari tingkat perkembangan kami, kami tidak akan mencari hegemoni, kami tidak akan terlibat dalam ekspansi militer atau perlombaan senjata,” katanya kepada forum.

Baca Juga: Kematian Perlahan Identitas Demokrasi Hong Kong di China

Pertanyaan Taiwan

China marah karena sanksi AS terhadap militernya karena membeli senjata dari Rusia, dan China juga marah karena meningkatnya dukungan AS untuk Taiwan yang demokratis, yang diklaimnya sebagai wilayah suci.

Pada hari Senin (22/10), Amerika Serikat mengirim dua kapal perang melalui Selat Taiwan dalam operasi kedua yang kedua tahun ini.

Hubungan China-Taiwan memburuk sejak Presiden Taiwan Tsai Ing-wen merebut kekuasaan pada tahun 2016.

China, yang tidak pernah tidak menggunakan kekuatan untuk menundukkan saudaranya itu, juga telah waspada setelah melihat tawaran dukungan AS terhadap Taiwan.

“Pertanyaan Taiwan menyangkut kedaulatan dan integritas teritorial China. Ini adalah masalah kepentingan inti kami. Berulang kali menantang China mengenai ini akan berakibat sangat berbahaya,” kata Wei.

Keterangan foto utama:  Salah satu penyebab konflik dalam hubungan China dengan AS adalah sikap militer AS di Laut China Selatan (Foto: AP/Li Gang/Xinhua)

China Bersumpah Pertahankan Taiwan ‘Apapun Konsekuensinya’

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top