Diduga Serangan Terorisme, Lima Orang Ditusuk di Paris Satu Orang Tewas
Eropa

Diduga Serangan Terorisme, Lima Orang Ditusuk di Paris Satu Orang Tewas

Home » Featured » Eropa » Diduga Serangan Terorisme, Lima Orang Ditusuk di Paris Satu Orang Tewas

Lima orang ditusuk di Paris dan satu orang tewas, dalam dugaan serangan terorisme pada Sabtu (12/5) malam. Sayap media ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan itu dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan online. Kantor Berita Amaq mengatakan bahwa “orang yang melakukan penusukan di Paris adalah seorang prajurit dari ISIS.” ISIS tidak memberikan bukti untuk membuktikan klaim tersebut, dan tidak ada otoritas atau sumber keamanan yang telah memverifikasi keaslian klaim ISIS.

    Baca juga: Para Ulama: ‘Terorisme di Afghanistan Bertentangan dengan Islam’

Oleh: Steve Almasy dan Eva Tapiero (CNN)

Pelaku yang menikam lima orang di Paris pada Sabtu (12/5) malam, menewaskan satu orang, meneriakkan kata-kata Arab “Allahu Akbar“, yang berarti “Tuhan Maha Besar” saat serangan terorisme itu, jaksa kota François Molins mengatakan kepada para wartawan di tempat kejadian.

Pihak berwenang telah membuka investigasi terorisme, katanya.

Empat orang terluka selama serangan menggunakan pisau di arondisemen ke-2, atau distrik, di Paris. Itu terjadi sekitar jam 9 malam, saat jalanan dan trotoar dipenuhi orang-orang.

Dua korban terluka parah dan dua lainnya luka ringan, kata polisi.

Para penyerang tersebut—yang Presiden Prancis Emmanuel Macron sebut teroris—sudah tewas, menurut polisi.

Seorang pejabat di serikat perwira polisi Prancis mengatakan kepada Jim Bittermann dari CNN, bahwa para petugas pertama kali mencoba menggunakan pistol bius pada penyerang tersebut tetapi pistol itu tidak bekerja, jadi polisi menembaknya ketika dia mendatangi mereka.

Sayap media ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan itu dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan online.

Kantor Berita Amaq mengatakan bahwa “orang yang melakukan penusukan di Paris adalah seorang prajurit dari ISIS.” Pernyataan itu juga mengatakan bahwa penyerang itu bertindak sebagai tanggapan terhadap seruan untuk menyerang negara-negara koalisi anti-ISIS.

ISIS tidak memberikan bukti untuk membuktikan klaim tersebut, dan tidak ada otoritas atau sumber keamanan yang telah memverifikasi keaslian klaim ISIS.

Macron mengatakan bahwa dia menghargai keberanian polisi yang “melumpuhkan teroris” dalam serangan pisau Paris, menurut tweet dari akun resminya pada Sabtu (12/5). Dia mengatakan bahwa ia berduka atas para korban.

    Baca juga: Aksi Terorisme Pertama di Penjara Indonesia: Apa Pemicunya dan Bagaimana Mencegahnya

Menteri Dalam Negeri Prancis Gerard Collomb, memuji tanggapan tenang dan cepat oleh polisi Prancis yang “melumpuhkan” si penyerang.

“Rasa duka saya untuk para korban dalam serangan mengerikan ini,” tambah Collomb, yang membuat komentar melalui Twitter.

Wali Kota Paris Anne Hidalgo memberi hormat pada keberanian dan profesionalisme polisi, menulis di Twitter bahwa mereka “kembali menyelamatkan nyawa” dan “mendapatkan seluruh rasa terima kasih saya.”

Dia juga berterima kasih kepada layanan darurat yang tiba di tempat penyerangan dengan cepat dan menyelamatkan yang terluka.

Lokasi serangan itu terletak sekitar 10 menit dengan berjalan kaki dari gedung opera Paris, yang dikenal sebagai Palais Garnier.

Eva Tapiero melaporkan dari Paris dan Steve Almasy menulis dari Atlanta. Mohammed Tawfeeq, Paul Cruickshank, Amir Ahmed, Sara Mazloumsaki, Jennifer Hauser, dan Jen Deaton berkontribusi untuk laporan ini.

Keterangan foto utama: Para penyidik memeriksa lokasi serangan pada Sabtu (12/5) malam. (Foto: AP/Thibault Camus)

Diduga Serangan Terorisme, Lima Orang Ditusuk di Paris Satu Orang Tewas
Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top