Donald Trump Akan Dimakzulkan dan Mengundurkan Diri Seperti Nixon
Titik Harian

Donald Trump Akan Dimakzulkan dan Mengundurkan Diri Seperti Nixon

Donald Trump Akan Dimakzulkan dan Mengundurkan Diri Seperti Nixon

Pemilu paruh waktu Amerika sudah selesai dan telah memberikan hasil. Partai Demokrat memenangkan parlemen Kongres, sedangkan Partai Republik mempertahankan Senat. Sebelum pemilu, beberapa pihak mengatakan, Demokrat pasti akan memakzulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Oleh: Jessica Kwong (Newsweek)

Seorang pengacara untuk mantan penasihat utama Presiden Richard Nixon selama skandal Watergate mengatakan, bahwa Presiden Donald Trump akan dimakzulkan.

“Upaya menutup-nutupi selalu lebih buruk daripada kejahatannya, dan yang satu ini sangat meragukan,” Andrew Hall, yang mewakili mantan penasihat senior Nixon untuk urusan dalam negeri John Ehrlichman, mengatakan kepada The Independent dalam laporan yang dipublikasikan Sabtu (8/9).

“Kami memiliki presiden yang pasti akan diberhentikan,” kata Hall, yang kliennya dihukum karena sumpah palsu, menghalangi keadilan, dan konspirasi.

Hall mengatakan bahwa buku baru jurnalis investigatif Bob Woodward, ‘Fear: Trump in the White House’, dapat mengungkap lebih banyak kontroversi seputar Trump dan mengarah pada pemakzulannya, yang “tidak diragukan lagi” dalam masa jabatan pertamanya di Gedung Putih.

“Pemilu pada bulan November memiliki dampak besar pada bagaimana ini bermain,” kata Hall. “Jika Demokrat mengambil alih Senat, atau terdapat cukup anggota Partai Republik yang beralih, akan ada pemberhentian yang sukses.”

Bahkan anggota keluarga Trump khawatir bahwa Partai Republik bisa kehilangan satu atau kedua Dewan dalam pemilu paruh waktu. Putra sulung presiden Donald Trump Jr. pada Selasa (6/11), mengatakan bahwa dia yakin bahwa pemilu paruh waktu akan menjadi referendum terhadap ayahnya dan bahwa pendukung Trump harus “hadir” dan memilih.

Baca Juga: Hasil Pemilu Paruh Waktu Amerika: Apa Artinya Bagi Trump

Ditanya apakah kegagalan oleh pendukung Trump untuk memberikan suara dapat menyebabkan pemberhentian presiden, Trump Jr. menjawab: “Saya pikir itu pasti, karena Anda tahu kenyataannya adalah, Demokrat bermain dengan aturan yang berbeda dari yang dilakukan Partai Republik.”

Hall tidak berpikir bahwa Trump akhirnya akan disingkirkan dari kantor melalui proses pemakzulan setelah pemilu paruh waktu.

“Dia akan mengundurkan diri,” Hall memprediksi, seperti Presiden Richard Nixon yang menghadapi pemakzulan dan pemecatan setelah kasus skandal Watergate pada tahun 1972.

Dalam buku barunya, Woodward—yang laporannya membantu menjatuhkan Ehrlichman—menulis bahwa mantan pengacara Trump John Dowd melakukan pemeriksaan silang tiruan dengan Trump, dalam menghadapi penyelidikan penasihat khusus Robert Mueller terhadap campur tangan Rusia dan kemungkinan kolusi dalam Pemilu Presiden 2016, dan bahwa dia khawatir Trump akan membuka diri terhadap tuduhan sumpah palsu.

Hall mengatakan bahwa persiapan itu adalah “ide yang bagus.”

“Tetapi fakta bahwa dia tidak mampu untuk menjadi jujur sepanjang ujian cukup menakutkan,” kata Hall tentang Trump, menjelaskan bahwa itu menimbulkan masalah lain. “Jika seorang pengacara tahu kliennya tidak mengatakan yang sebenarnya, dia tidak bisa duduk diam dan membiarkan itu terjadi, dia tidak dapat berpartisipasi dan dia harus memisahkan dirinya dengan kegiatan itu… jika tidak, mereka kehilangan lisensi mereka karena memfasilitasi sumpah palsu.”

Dowd membantah bahwa setiap wawancara tiruan seperti itu dengan Trump terjadi.

Baca Juga: Drama Terbaru Pembantaian Trump di Malam Pasca Pemilu Paruh Waktu

Keterangan foto utama: Presiden terpilih Donald Trump terlihat pada saat rapat umum di DeltaPlex Arena, pada 9 Desember 2016, di Grand Rapids, Michigan. Seorang pengacara Watergate mengatakan bahwa Trump “tidak diragukan lagi” akan diberhentikan. (Foto:  Getty Images/Drew Angerer)

Donald Trump Akan Dimakzulkan dan Mengundurkan Diri Seperti Nixon

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top