Aktivis lingkungan menampilkan poster gabungan yang mencemooh ciuman kontroversial Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang ia lakukan dengan seorang pekerja Filipina di luar negeri dan perintah eksekutifnya yang diduga mengizinkan pembangkit batubara untuk menghindari perlindungan pada hari Rabu di kota Quezon, pinggiran kota Manila, Filipina. (Foto: AP Photo/Bullit Marquez)
Asia

Duterte Soal Ciuman Kontroversialnya: ‘Jika Banyak Wanita Ingin Saya Mundur, Saya Akan Mundur’

Aktivis lingkungan menampilkan poster gabungan yang mencemooh ciuman kontroversial Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang ia lakukan dengan seorang pekerja Filipina di luar negeri dan perintah eksekutifnya yang diduga mengizinkan pembangkit batubara untuk menghindari perlindungan pada hari Rabu di kota Quezon, pinggiran kota Manila, Filipina. (Foto: AP Photo/Bullit Marquez)
Home » Featured » Asia » Duterte Soal Ciuman Kontroversialnya: ‘Jika Banyak Wanita Ingin Saya Mundur, Saya Akan Mundur’

Media sosial dipenuhi dengan foto dan video Rodrigo Duterte di panggung, yang meminta seorang wanita tak dikenal dari para hadirin Filipina untuk menciumnya sebagai imbalan buku yang ia bagikan. Wanita itu setuju menciumnya. Presiden yang menikmati status bintang rock di antara banyak warga negara Filipina di luar negeri, mengatakan bahwa mencium wanita adalah “gayanya” selama 22 tahun sebagai Wali Kota di Davao City sebelum menjadi Presiden Filipina.

Oleh: Reuters

    Baca Juga: Duterte kepada Pakar HAM PBB: ‘Pergilah ke Neraka’

Presiden Filipina Rodrigo Duterte membela ciumannya dengan seorang wanita Filipina yang sudah menikah di bibir, tetapi mengatakan bahwa dia akan mengundurkan diri jika cukup banyak wanita yang tersinggung dan menandatangani petisi yang menyerukan agar dia mundur.

Duterte telah menggambarkan ciuman pada Minggu (3/6) di Korea Selatan sebagai “murni pertunjukan” yang dimaksudkan untuk menghibur kerumunan ekspatriat Filipina.

Kaum feminis menyebutnya sebagai “cara menyimpang,” dan menghina para kritikus wanita yang marah oleh komentar-komentarnya yang sering menghina, beberapa bersifat seksual.

Ciuman Duterte dengan seorang wanita bersuami. (Foto: Screenshot via Breitbart)

Ciuman Duterte dengan seorang wanita bersuami. (Foto: Screenshot via Breitbart)

“Jika ada cukup banyak wanita untuk… Yah, saya pikir jika semua wanita di sini akan menandatangani petisi bagi saya untuk mengundurkan diri, saya akan mengundurkan diri,” kata Duterte kepada media pada sekitar tengah malam pada Selasa (5/6), sekembalinya dari kunjungan resmi ke Korea Selatan.

Media sosial dipenuhi dengan foto dan video Duterte di panggung, yang meminta seorang wanita tak dikenal dari para hadirin Filipina untuk menciumnya sebagai imbalan buku yang ia bagikan. Wanita itu—yang tampak bersemangat untuk bertemu Duterte secara langsung—setuju.

Duterte, yang menikmati status bintang rock di antara banyak warga negara Filipina di luar negeri, mengatakan bahwa mencium wanita adalah “gayanya” selama 22 tahun sebagai Wali Kota di Davao City sebelum menjadi Presiden Filipina.

“Selama kampanye di hari-hari saya menjadi wali kota, saya mencium setiap wanita di sana, bibir ke bibir,” kata Duterte, yang berusia 73 tahun. “Masalahnya adalah Anda tidak mengenal saya.”

    Baca Juga: Konflik Laut China Selatan: Duterte Nyatakan Siap Hadapi ‘Perang China-Filipina’

Pernyataan kontroversial Duterte tentang perempuan termasuk beberapa lelucon umum tentang pemerkosaan. Tetapi tidak ada yang merusak dukungan domestiknya, dan banyak warga Filipina memandang bahasanya yang secara politis tidak benar dan bersahaja, sebagai bagian dari daya tariknya.

Pembela hak-hak perempuan di Filipina baru-baru ini meluncurkan kampanye #BabaeAko (Saya Seorang Wanita) secara online, untuk mengirim pesan bahwa mereka tidak menerima pernyataan “seksis” Duterte.

Penasihat hukum Presiden Salvador Panelo, kemarin mengatakan bahwa ciuman itu menunjukkan karakter kepedulian dan kebapakan Duterte, dan bahwa wanita yang menerimanya di Seoul menikmati momen itu.

“Dia melakukannya dengan senang dan bersemangat, dia sangat senang,” katanya kepada saluran berita ANC.

Keterangan foto utama: Aktivis lingkungan menampilkan poster gabungan yang mencemooh ciuman kontroversial Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang ia lakukan dengan seorang pekerja Filipina di luar negeri dan perintah eksekutifnya yang diduga mengizinkan pembangkit batubara untuk menghindari perlindungan pada hari Rabu di kota Quezon, pinggiran kota Manila, Filipina. (Foto: AP Photo/Bullit Marquez)

Duterte Soal Ciuman Kontroversialnya: ‘Jika Banyak Wanita Ingin Saya Mundur, Saya Akan Mundur’

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top