Anak Krakatau
Berita Politik Indonesia

Erupsi Penyebab Tsunami Pangkas Dua Pertiga Tinggi Anak Krakatau

Berita Internasional >> Erupsi Penyebab Tsunami Pangkas Dua Pertiga Tinggi Anak Krakatau

Gunung berapi Anak Krakatau yang menyebabkan tsunami minggu lalu di sekitaran Selat Sunda telah kehilangan dua pertiga dari tingginya. Hal itu terjadi setelah erupsi yang memicu gelombang mematikan tersebut. Tsunami itu telah menewaskan lebih dari 400 orang dan membuat 7.000 lebih luka-luka.

Baca juga: Status Anak Krakatau Naik Jadi Siaga 3, Apa Artinya?

Oleh: Channel News Asia

Gunung berapi Indonesia yang menyebabkan gelombang tsunami minggu lalu yang menewaskan lebih dari 400 orang minggu lalu, telah kehilangan dua pertiga dari tingginya. Hal itu terjadi mengikuti erupsi yang memicu gelombang laut mematikan tersebut, ujar seorang pejabat dari badan vulkanologi Indonesia, Sabtu (29/12).

Satu bagian dari Anak Krakatau runtuh setelah erupsi dan masuk ke laut, menimbulkan tsunami pada Sabtu malam lalu.

Anak Krakatau yang sebelumnya memiliki tinggi 338 meter sekarang tingginya hanya 110 meter.

Badan itu memperkirakan bahwa gunung berapi itu kehilangan material sekitar 150 sampai 180 juta meter kubik seiring sejumlah besar batu dan debu secara perlahan-lahan masuk ke laut mengikuti serangkaian erupsi.

“Anak Krakatau sekarang jauh lebih pendek, biasanya Anda bisa melihat puncaknya dari pos pengamatan, sekarang tidak bisa,” ujar Wawan Irawan, seorang pejabat senior di badan tersebut kepada AFP.

Citra satelit sebelum dan sesudah telah diambil oleh badan antariksa Jepang, menunjukkan bahwa sekitar 2 km persegi bagian dari kepulauan gunung berapi itu telah runtuh ke dalam laut.

Foto-foto yang diambil oleh ALOS-2 satelit milik JAXA menunjukkan gunung berapi Anak Krakatau (yang berada di tengah foto), sebelum dan sesudah erupsi pada tanggal 22 Desember 2018. (Foto: Geospatial Indormation Authority of Japan)

Gunung berapi itu, adalah satu pulau baru yang muncul sekitar tahun 1928, di dalam kawah yang ditinggalkan oleh Krakatu, yang letusan raksasanya pada tahun 1883 telah menewaskan setidaknya 36.000 orang.

Area pengasingan di sekitar Anak Krakatau telah diperluas dari dua menjadi lima km. (Foto: AFP/STR)

Status kawah juga telah ditingkatkan menjadi kesiagaan tinggi, peringatan paling tinggi kedua dalam skala bahaya yang memiliki empat tingkatan.

Zona bahaya telah diperluas dari 2km menjadi 5km.

Satu minggu setelah tsunami, ribuan Muslim Indonesia mengadakan salat berjamaah pada hari Sabtu (29/12) untuk mengenang para korban dan berdoa untuk keamanan tempat tinggal mereka yang rentan tsunami.

Warga Pandeglang, yang dihantam paling keras oleh bencana itu berkumpul pada waktu subuh, beberapa berlinang air mata saat mereka menyenandungkan doa.

“Saya berdoa untuk para korban dan saya juga berdoa untuk ekamanan warga yang tinggal di daerah-daerah yang terdampak tsunami,” ujar seorang korban selamat, Dadan Suryana kepada AFP.

“Doa saya adalah agar para korban bisa mendapatkan bantuan dan diberikan kesabaran dan juga berdoa agar pemerintah segera membantu kami membangun kembali, untuk menyediakan makanan dan pakaian, atau setidaknya untuk memberikan kami dukungan moral,” ujar sesam korban Dian Rosdiana.

Pihak berwenang mengatakan, setidaknya 426 terbunuh dan 23 orang hilang dalam bencana alam itu.

Sekitar 7.202 orang mengalami luka-luka dan hampir 1.300 rumah hancur setelah gelombang menghantam garis pantai di bagian barat kepulauan Jawa dan selatan Sumatra.

Baca juga: Indonesia Alihkan Semua Penerbangan di Sekitar Letusan Anak Krakatau

Lebih dari 40.000 telah dievakuasi karena takut akan gelombang tsunami lain seiring Anak Krakatau terus bergemuruh.

Indonesia, negara kepulauan yang besar di Asia Tenggara, adalah salah satu negara yang paling banyak dihantam bencana alam di Bumi karena posisinya yang mengukung apa yang disebut sebagai Cincin Api, tempat dimana lempengan-lempengan tektonik bertemu.

Keterangan foto utama: Tinggi Anak Krakatau setelah hanya 110 meter setelah kehilangan dua pertiga tingginya akibat erupsi yang memicu tsunami mematikan pekan lalu. (Foto: AFP/Nurul Hidayat)

Erupsi Penyebab Tsunami Pangkas Dua Pertiga Tinggi Anak Krakatau

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top