Momen-Momen Bersejarah Pertama dalam Pemilu Paruh Waktu Amerika
Amerika

Momen-Momen Bersejarah Pertama dalam Pemilu Paruh Waktu Amerika

Momen-Momen Bersejarah Pertama dalam Pemilu Paruh Waktu Amerika

Banyak momen bersejarah yang muncul dari hasil pemilu paruh waktu Amerika Serikat. Pemilu kali ini menghantar pemimpin yang lebih beragam, secara usia, suku, jenis kelamin, dan pilihan seksual. Kebanyakan dari mereka berasal dari Partai Demokrat.

Oleh: Julia Reinstein (Buzzfeed News)

Pemilu paruh waktu pada Selasa (6/11) mengantar gelombang pemimpin politik muda yang beragam, banyak di antaranya adalah perempuan.

Rashida Tlaib dan Ilhan Omar, wanita Muslim pertama di Kongres

Rashida Tlaib (kiri) dan Ilham Omar (kanan). (Foto: AP/Paul Sancya, AFP/Getty Images/Kerem Yucel)

Rashida Tlaib dari Michigan dan Ilhan Omar dari Minnesota menjadi wanita Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres. Kedua kandidat tersebut mendukung kebijakan progresif yang kuat, seperti upah minimum $15 dan reformasi imigrasi.

Tlaib—yang sebelumnya bertugas di Dewan Perwakilan Michigan—adalah putri dari imigran Palestina. Dia mencalonkan diri tanpa lawan.

“Hal pertama yang saya pikirkan ketika seseorang mengatakan bahwa Anda akan menjadi Muslim pertama, adalah merayakan momen ini,” Tlaib mengatakan pada CBS. “Kami mengubah jalannya sejarah pada saat kami pikir itu tidak mungkin. Dan jika Anda percaya, percayalah pada kemungkinan seseorang seperti saya.”

Omar—seorang anggota Dewan Perwakilan Minnesota—datang ke Amerika Serikat (AS) sebagai seorang gadis muda, setelah melarikan diri dari Perang Saudara Somalia bersama keluarganya pada usia 8 tahun, dan menghabiskan empat tahun di sebuah kamp pengungsi di Kenya.

“Dalam perlombaan terakhir saya, saya berbicara tentang apa arti kemenangan saya bagi gadis 8 tahun di kamp pengungsi itu,” katanya dalam sebuah pidato setelah memenangkan pemilu pendahulu Partai Demokrat pada bulan Agustus. “Dan hari ini, hari ini, saya masih berpikir tentang dia dan saya berpikir tentang harapan dan optimisme yang bisa didapatkan semua anak-anak berusia delapan tahun di seluruh negeri dan di seluruh dunia, dari melihat wajah-wajah indah Anda memilih dan percaya pada seseorang seperti saya.”

Baca Juga: 5 Hal Lainnya yang Juga Diputuskan dalam Pemilu Paruh Waktu Amerika

Deb Haaland dan Sharice Davids, wanita penduduk asli Amerika pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres

(Foto: Getty Images/Whitney Curtis, AP/Juan Labreche)

Deb Haaland dan Sharice Davids memenangkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat pada Selasa (6/11), menjadi dua wanita Penduduk Asli Amerika pertama di Kongres.

Haaland—seorang Demokrat dari New Mexico, seorang ibu tunggal, dan anggota suku Laguna Pueblo—sebelumnya menjabat sebagai Ketua Partai Demokrat negara bagian tersebut. Dia masih melunasi pinjaman mahasiswanya pada usia 57 tahun, dan sebelumnya menggunakan kupon makanan. Dia mengatakan kepada Albuquerque Journal, bahwa dia berpikir masyarakat New Mexico menginginkan seorang pejabat terpilih yang “tahu perjuangan mereka.”

“Sepertinya dalam pemilu ini, para pemilih menginginkan seseorang yang mengerti seperti apa rasanya bagi mayoritas masyarakat New Mexico,” katanya. “Orang-orang berjuang untuk mencari kerja yang cukup, untuk menghasilkan sedikit uang, untuk dapat menghidupi keluarga mereka. Ada orang-orang di negara bagian ini yang tidak pernah memiliki kesempatan untuk membawa keluarga mereka untuk liburan musim panas. Saya hanya merasa bahwa saya tahu seperti apa rasanya.”

Davids—seorang anggota Partai Demokrat dan anggota Ho-Chunk Nation—juga mengukir sejarah sebagai perwakilan LGBT terbuka pertama di Kansas dan wanita kulit hitam LGBT pertama di Kongres.

Alexandria Ocasio-Cortez dan Abby Finkenauer, wanita termuda yang pernah terpilih di Kongres

(Foto: AFP/Getty Images/Don Emmert, Reuters/Kc Mcginnis)

Alexandria Ocasio-Cortez—seorang warga New York yang berusia 29 tahun pada bulan Oktober—menjadi wanita termuda yang pernah dipilih untuk Kongres pada Selasa (6/11). Abby Finkenauer—yang berusia 29 tahun pada bulan Desember—terpilih di Iowa.

Ocasio-Cortez memenangkan pemilu pendahulu di New York dalam kemenangan yang mengejutkan, mengalahkan Perwakilan Joe Crowley—yang telah menjabat sejak tahun 1999 dan dianggap sebagai pengganti yang mungkin dari Pemimpin Minoritas DPR Nancy Pelosi. Seorang pembantu kampanye Ocasio-Cortez mengatakan bahwa mereka “terkejut” oleh kemenangannya.

“Ketika menyangkut kekuasaan, kita tidak bisa hanya tergoda oleh kekuatan dan uang saja,” kata Ocasio-Cortez kepada BuzzFeed News sesaat sebelum memenangkan pemilu pendahulu. “Yang perlu kita lakukan adalah cukup tegas dan cukup berani untuk memilih pemimpin yang tidak membutuhkan uang perusahaan, dan mendorong perawatan kesehatan, pendidikan, dan perumahan untuk semua.”

Finkenauer juga mengukir sejarah bersama Cindy Axne sebagai wanita Iowa pertama yang terpilih di Dewan Perwakilan

Ayanna Pressley, anggota kongres kulit hitam pertama di Massachusetts

(Foto: Getty Images/Scott Eisen)

Pressley—seorang anggota dewan kota Boston—adalah wanita kulit hitam pertama Massachusetts yang terpilih menjadi anggota Kongres.

Setelah mengalahkan pemain lama Michael Capuano dalam pemilu pendahulu, tangis penuh semangat Pressley pecah, dan bertanya, “Kita menang? Kita menang?” Video momen emosional itu menjadi viral di Twitter.

Pressley mengatakan kepada BuzzFeed News pada bulan Juni, “Pengalaman saya sebagai seorang wanita kulit hitam, pandangan dunia saya, dan bagaimana itu membentuk nilai-nilai saya, sangat kontras dengan bagaimana (Capuano) melihat dunia. Sekarang, para pemilih akan memutuskan apakah pandangan saya lebih baik. Yang saya katakan adalah, bahwa itu berbeda.

Jared Polis, gubernur pertama yang secara terbuka gay di AS

(Foto: instagram.com)

Jared Polis memenangkan perlombaannya untuk menjadi Gubernur Colorado pada Selasa (6/11), yang menjadikannya gubernur pertama yang secara terbuka gay dalam sejarah.

Sebagai seorang Demokrat yang saat ini menjabat di Kongres, Polis sebelumnya adalah seorang pengusaha yang mendirikan BlueMountain.com dan ProFlowers. Dia dan pasangannya memiliki dua anak, yang juga membuat Polis menjadi orangtua pertama yang secara terbuka gay di Kongres.

Polis tidak banyak bicara tentang menjadi gay selama kampanyenya, tetapi mengatakan kepada ABC, bahwa perkembangan semacam ini seharusnya tidak mengejutkan seperti di Colorado.

“Colorado adalah negara bagian yang luar biasa,” kata Polis. “Kami memiliki ketua-ketua yang LGBT di majelis negara bagian kami, pemimpin minoritas Senat, komisaris.”

Lou Leon Guerrero, gubernur wanita pertama di Guam

(Foto: Facebook/Via Facebook: louandjosh2018)

Lou Leon Guerrero memenangkan 50,7 persen suara, memenangkan perlombaannya, dan menjadikannya Gubernur wanita Guam pertama.

“Terima kasih dari lubuk hati saya. Saya merasa sangat terhormat bahwa saya adalah gubernur terpilih, gubernur wanita pertama terpilih,” Leon Guerrero mengatakan kepada para pemilih, menurut Guam Daily Post. “Saya pikir ini adalah kehormatan besar bagi wanita. Kami telah membuat sejarah hari ini—sejarah yang baik hari ini—dan ditambah mayoritas 10 wanita di legislatif. Itu fenomenal. ”

Baca Juga: Pentingnya Pemilu Paruh Waktu Amerika Bagi Dunia

Veronica Escobar dan Sylvia Garcia, dua anggota kongres Latin pertama di Texas

Foto: Twitter: @vgescobar, AP/Richard W. Rodriguez)

Escobar—mantan Hakim El Paso County—dan Garcia—seorang senator negara bagian—menjadi dua anggota Kongres Latin pertama yang mewakili Texas pada Selasa (6/11). Keduanya adalah Demokrat.

“Sangat sulit bagi wanita untuk mencalonkan diri, ketika Anda memiliki anak. Bahkan dalam pernikahan atau hubungan yang paling modern, seringkali ibu adalah pengasuh utama,” Escobar mengatakan kepada Texas Tribune pada bulan Maret. “Waktunya harus tepat bagi banyak dari kita. Dan saya pikir itu lebih sulit bagi wanita kulit berwarna karena penggalangan dana adalah komponen yang sangat besar dalam perlombaan kongres, dan banyak dari kita mungkin memiliki jaringan terbatas.”

Keterangan foto utama: Para wartawan di luar gedung parlemen Capitol Hill di Washington, DC, 6 November 2018. (Foto: Sarah Silbiger/The New York Times)

 

Momen-Momen Bersejarah Pertama dalam Pemilu Paruh Waktu Amerika

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top