Indonesia Andalkan China untuk Bangkitkan Pariwisata Pasca Letusan Gunung Agung Bali
Berita Politik Indonesia

Indonesia Andalkan China untuk Bangkitkan Pariwisata Pasca Letusan Gunung Agung Bali

Pemandangan Gunung Agung di Bali, Indonesia, dari Pura Lempuyang Luhur. (Foto: Shutterstock/Lichtwolke)
Berita Internasional >> Indonesia Andalkan China untuk Bangkitkan Pariwisata Pasca Letusan Gunung Agung Bali

Pasca letusan Gunung Agung di Bali beberapa bulan lalu, jumlah kedatangan turis asing ke pulau tersebut merosot tajam, dan ini mempengaruhi pemasukan Indonesia dari bidang pariwisata. China merupakan salah satu negara penyumbang wisatawan asing terbanyak ke negara ini, dan Indonesia mengandalkan promosi intensif untuk menarik wisatawan China kembali.

    Baca juga: Antara Agama dan Modernisasi: Bali Hadapi Ancaman Kekurangan Daya Listrik

Oleh: Xinhua

Indonesia tengah berupaya keras untuk memulihkan turunnya jumlah turis China yang berkunjung ke Bali sejak beberapa kali letusan Gunung Agung, November lalu, di Pulau Bali yang sangat populer di kalangan wisatawan.

Perusahaan-perusahaan layanan pariwisata mengandalkan peningkatan jumlah pengunjung ke Indonesia untuk membantu mencapai target pengunjung asing, yang secara keseluruhan ditargetkan mencapai jumlah 17 juta wisatawan asing tahun ini, dan 20 juta wisatawan asing di tahun depan, berdasarkan statistik industri.

Namun perusahaan layanan pariwisata telah berjuang untuk meyakinkan wisatawan asing mengenai keselamatan dan keamanan mereka selama menghabiskan waktu di Bali, karena aktivitas seismik yang terus berlanjut di wilayah ini.

Pulau resor yang indah, yang terpilih sebagai tujuan wisata terbaik di dunia pada tahun 2017, telah menyumbang sekitar 40 persen  kedatangan turis asing ke Indonesia secara keseluruhan selama bertahun-tahun, diikuti oleh ibu kota Jakarta  sebesar 30 persen, dan wilayah barat Indonesia yang menyumbang 20 persen.

Penutupan singkat bandara Bali setelah beberapa letusan pada akhir November tahun lalu, dan status siaga tinggi yang kemudian ditetapkan karena kemungkinan letusan lebih lanjut, telah melumpuhkan industri pariwisata Bali.

Peristiwa vulkanik tersebut mendorong pemerintah negara-negara penyumbang turis utama ke Indonesia untuk mengeluarkan peringatan perjalanan bagi warganya yang bepergian ke Bali.

Sebagai tanggapan, kementerian pariwisata Indonesia segera mengambil langkah untuk mencoba dan memulihkan kepercayaan internasional di negara tersebut, dan mencoba untuk memperbaiki kemerosotan Bali yang signifikan dalam hal jumlah pengunjung, karena jumlahnya sangat diperlukan untuk memastikan pemenuhan target pariwisata pemerintah.

    Baca juga: Negara-negara Berbahaya Ini Sekarang Jadi Destinasi Wisata Favorit

“Pengunjung dari China sangat penting bagi industri pariwisata di Bali. Kami ingin melihat mereka kembali ke Bali lagi sesegera mungkin,” kata Vincensius Jemadu, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik di Kementerian Pariwisata,  kepada Xinhua di sebuah wawancara inklusif di Bali baru-baru ini.

Menurut data Badan Pusat Statistik, Bali menerima 1,43 juta turis China dalam 11 bulan pertama tahun 2017, yang menyumbang sekitar 25 persen dari jumlah turis asing yang berkunjung ke Bali sepanjang periode tersebut.

Pemerintah di sini belum mengumumkan data resmi mengenai jumlah kunjungan turis asing di Bali untuk bulan Desember 2017.

Menurut Jemadu, letusan Gunung Agung tersebut menimbulkan pukulan besar terhadap jumlah kedatangan turis asing di Bali.

Program promosi dan paket penjualan intensif sejak itu telah dirumuskan oleh kementerian dengan sebagian program yang akan diadakan di beberapa kota di China bulan ini.

Program tersebut merupakan kelanjutan dari upaya yang dilakukan tahun lalu di 20 kota di China yang penduduknya tergoda untuk berkunjung ke Indonesia. Program saat ini terutama berfokus pada pemulihan kepercayaan wisatawan China dalam aspek keselamatan di Bali terkait dengan peristiwa vulkanik dan mencoba untuk meningkatkan penjualan paket wisata.

Jemadu mengatakan bahwa Indonesia sangat bergantung pada China karena industri pariwisata merupakan andalan ekonomi nasional.

Keterangan foto utama: Pemandangan Gunung Agung di Bali, Indonesia, dari Pura Lempuyang Luhur. (Foto: Shutterstock/Lichtwolke)

Indonesia Andalkan China untuk Bangkitkan Pariwisata Pasca Letusan Gunung Agung Bali

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top