bencana alam di indonesia
Berita Politik Indonesia

Indonesia Gandakan Bujet Bantuan Bencana 2019 Setelah Tahun Penuh Tragedi

Berita Internasional >> Indonesia Gandakan Bujet Bantuan Bencana 2019 Setelah Tahun Penuh Tragedi

Indonesia mengalami tahun bencana alam terburuk dalam satu dekade di 2018. Untuk itu, anggaran respons bencana alam naik sampai lebih dua kali lipat di 2019. Presiden Jokowi mengatakan, anggaran itu dicanangkan untuk pendidikan dan tanggapan bencana.

Oleh: Reuters

Baca Juga: Tsunami Banten Munculkan Pertanyaan Global tentang Kesiapsiagaan Bencana

Indonesia akan menggandakan anggaran bencana lebih dari dua kali lipat menjadi 15 triliun rupiah ($ 1,06 miliar) pada tahun 2019, kata para pejabat pada hari Selasa (8/1), setelah serangkaian bencana alam besar menghancurkan tiga wilayah kepulauan yang luas pada tahun lalu.

Negara Asia Tenggara ini mengalami tahun paling mematikan lebih dari satu dekade pada tahun 2018, ketika lebih dari 3.000 orang meninggal akibat tsunami dan gempa bumi di Sulawesi, Lombok, dan Jawa Barat serta pulau-pulau Sumatra.

Indonesia mengangkangi Cincin Api Pasifik yang aktif secara seismik dan sering melihat gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami, dan insiden lokal seperti tanah longsor, banjir, dan kebakaran hutan.

“Dana telah disiapkan untuk mengantisipasi tahun 2019,” kata Askolani, direktur jenderal penganggaran di kementerian keuangan.

Lima triliun rupiah akan dialokasikan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi, sedangkan 10 triliun akan disediakan untuk tanggap bencana, kata juru bicara kementerian keuangan Nufransa Wira Sakti.

Presiden Joko Widodo, yang mencalonkan diri untuk pemilihan kembali pada bulan April, mengatakan pada hari Senin (7/1) lebih banyak uang akan disalurkan untuk pendidikan dan tanggapan bencana.

“Mengingat kondisi geografis kita yang rawan bencana, kita harus siap, responsif, waspada, dan tangguh dalam menghadapi bencana alam apa pun,” katanya dalam rapat kabinet pertama tahun ini.

Widodo juga menyerukan agar kesiapsiagaan bencana dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah nasional dan agar sistem peringatan dini tsunami yang tidak berlaku di seluruh negara diperbarui.

Tahun lalu, kementerian keuangan mengatakan berencana untuk meluncurkan strategi baru pada tahun 2019 untuk mendanai pemulihan bencana, yang dapat mencakup penjualan “obligasi bencana”. Pemerintah pusat akan mengasuransikan aset negara terhadap bencana dan kemudian membuat instrumen pembiayaan risiko bencana untuk digunakan.

Pada bulan lalu, 437 orang tewas di sepanjang pantai Selat Sunda setelah tanah longsor di gunung berapi Anak Krakatau mengirimkan gelombang setinggi lima meter yang menabrak Jawa Barat dan Sumatra Selatan.

Ini mengikuti bencana gempa dan tsunami ganda di Sulawesi yang menewaskan lebih dari 2.000 orang pada bulan September, dan serangkaian gempa bumi besar yang meratakan banyak pantai utara pulau wisata Lombok pada bulan Agustus.

Baca Juga: ‘Bencana Dapat Lebih Banyak Likes’: Pemburu Selfie di Tengah Bencana Tsunami Banten

Keterangan foto utama: Orang-orang berjalan di jembatan yang rusak setelah dihantam gempa bumi dan tsunami di Palu, 7 Oktober 2018. (Foto: Reuers/Beawiharta)

Indonesia Gandakan Bujet Bantuan Bencana 2019 Setelah Tahun Penuh Tragedi

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top