Inspektur OPCW Periksa Lokasi Dugaan Serangan Kimia di Suriah
Timur Tengah

Inspektur OPCW Periksa Lokasi Dugaan Serangan Kimia di Suriah

 Asap mengepul di Douma, Suriah pada hari Jumat, 20 April 2018. (Foto: Agence France-Presse/Getty Images)
Berita Internasional >> Inspektur OPCW Periksa Lokasi Dugaan Serangan Kimia di Suriah

OPCW mengatakan para ahli telah mencapai perbatasan Damaskus Douma seminggu setelah mereka tiba di Suriah. Para inspektur OPCW tersebut ditugasi untuk menentukan apakah senjata kimia telah digunakan, bukan siapa yang bertanggung jawab.

    Baca Juga : Serangan Kimia Suriah Terkonfirmasi, Utusan PBB Rusia: OPCW Harus Selidiki Langsung!

Oleh: Megan Specia (The New York Times)

Kelompok pemantau internasional yang menyelidiki dugaan serangan senjata kimia di sebuah kota Suriah mengatakan, para ahli akhirnya dapat mengunjungi lokasi itu pada hari Sabtu (21/4) setelah berkali-kali tertunda dan mereka telah mengumpulkan sampel untuk dianalisis.

Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) mengatakan para ahli telah mencapai perbatasan Damaskus Douma seminggu setelah mereka tiba di Suriah.

“OPCW akan mengevaluasi situasi dan mempertimbangkan langkah-langkah di masa mendatang termasuk kemungkinan kunjungan selanjutnya ke Douma,” kata organisasi itu, menambahkan bahwa para ahli telah mengambil “sampel untuk dianalisis sehubungan dengan tuduhan senjata kimia.”

Negara-negara Barat telah menuduh Presiden Suriah Bashar al-Assad atas serangan senjata kimia pada 7 April di Douma yang menewaskan 43 orang. Amerika Serikat, Inggris dan Perancis melakukan serangan udara seminggu kemudian pada target militer untuk menghukum Assad atas apa yang mereka sebut pelanggaran yang terulang terhadap perjanjian perlarangan senjata kimia.

Assad dan Rusia, sekutu utamanya dalam konflik Suriah yang telah terjadi selama tujuh tahun, telah membantah tuduhan itu dan menawarkan penjelasan alternatif, mengatakan pemberontaklah melakukan serangan itu atau itu hanyalah berita palsu.

Ketidakmampuan inspektur senjata kimia untuk mengunjungi lokasi itu selama berhari-hari karena kekhawatiran keamanan meningkatkan kecurigaan Barat terhadap upaya yang mungkin mereka lakukan untuk membersihkan bukti amunisi kimia.

    Baca Juga : Indonesia Kecam Penggunaan Senjata Kimia di Suriah, Setelah Ditekan Amerika dan Sekutunya

Para inspektur tersebut ditugasi untuk menentukan apakah senjata kimia telah digunakan, bukan siapa yang bertanggung jawab.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan Sabtu (21/4) bahwa pasukan Rusia dan Suriah telah menjamin perjalanan yang aman untuk kelompok OPCW dan memberi tahu bahwa setiap tertundanya kunjungan kelompok itu tidak disebabkan oleh mereka.

“Kami menganggap penundaan semacam itu dalam kasus penting seperti itu, untuk alasan apa pun, tidak dapat diterima, karena keamanan OPCW staf dijamin tidak hanya oleh pihak Suriah, tetapi juga oleh komando pasukan militer Rusia di Republik Arab Suriah,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Ivan Nechepurenko berkontribusi melaporkan dari Moskow.

Keterangan foto utama: Asap mengepul di Douma, Suriah pada hari Jumat, 20 April 2018. (Foto: Agence France-Presse/Getty Images)

Inspektur OPCW Periksa Lokasi Dugaan Serangan Kimia di Suriah

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top