5 Alasan Mengapa Strategi Amerika atas Iran Akan Gagal
Amerika

Iran Tahan Veteran Angkatan Laut Amerika

Berita Internasional >> Iran Tahan Veteran Angkatan Laut Amerika

Iran mengonfirmasi bahwa mereka telah menahan seorang veteran Angkatan Laut Amerika Serikat. Masih belum jelas kapan Amerika Serikat diberitahu tentang penangkapan White, tetapi ibunya mengatakan kepada wartawan bahwa dia hilang pada bulan Juli 2018. Departemen Pertahanan AS tidak akan merilis catatan militer White, dengan alasan kekhawatiran akan keselamatannya, dan merujuk NPR ke Departemen Luar Negeri AS.

Oleh: National Public Radio

Baca Juga: Penarikan Pasukan di Afghanistan akan Gagalkan Rencana Militer Amerika

Iran telah mengonfirmasi laporan media bahwa veteran Angkatan Laut Amerika Serikat Michael R. White tengah ditahan di sebuah penjara Iran.

“Seorang warga negara Amerika bernama Michael White ditangkap beberapa waktu yang lalu di kota Mashhad,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, menurut Kantor Berita Republik Islam tersebut. “Penangkapannya dikomunikasikan lebih awal melalui Badan Kepentingan Republik Islam Iran kepada pemerintah AS.”

Masih belum jelas kapan Amerika Serikat diberitahu tentang penangkapan White, tetapi ibunya mengatakan kepada wartawan bahwa dia hilang pada bulan Juli 2018. Departemen Pertahanan AS tidak akan merilis catatan militer White, dengan alasan kekhawatiran akan keselamatannya, dan merujuk NPR ke Departemen Luar Negeri AS.

“Kami mengetahui laporan penahanan warga negara AS di Iran,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS kepada NPR. “Kami tidak memiliki prioritas lebih tinggi daripada keselamatan dan keamanan warga AS di luar negeri. Karena pertimbangan privasi, kami tidak memiliki informasi tambahan untuk diberikan saat ini.”

Sebuah situs berita digital bernama IranWire pertama kali melaporkan tentang status White pada hari Senin (7/1), berdasarkan wawancara dengan seorang mantan tahanan bernama Ivar Farhadi yang mengaku telah bertemu White di Penjara Vakilabad di kota timur laut Mashhad.

Menurut Farhadi, White mengatakan ia berkenalan online dengan seorang gadis Iran dan melakukan perjalanan ke Iran tiga kali untuk mengunjunginya. Pada perjalanan ketiga, ia ditangkap di bandara internasional di Mashad dan telah dipenjara sejak musim panas tahun 2018. Farhadi mengatakan kepada NPR bahwa White “tidak tahu apa-apa tentang tuduhannya.”

White berbicara tentang memiliki apa yang disebut Farhadi sebagai kelenjar yang dicurigai White bersifat kanker dan “tampaknya tidak memiliki layanan medis dan nutrisi sama sekali,” kata Farhadi. Dia menggambarkan White merasa takut dan tertekan, “menderita secara psikologis,” ketika ditahan di sebuah bangsal dengan para kriminal berbahaya.

Farhadi mengatakan dia tidak bisa mendiskusikan apakah White telah disiksa karena mereka sedang diawasi. Tetapi dia tidak melihat adanya memar atau luka pada tubuh warga Amerika itu.

“Menurut apa yang dia katakan kepada saya, dia tidak mendapatkan haknya untuk menggunakan telepon dan kunjungan serta akses ke pengacara.”

Farhadi mengatakan dia menunggu sampai setelah dia pergi ke Turki untuk berbicara dengan wartawan tentang White. “Saya tidak bisa membicarakannya di Iran karena saya adalah mantan tahanan politik dan itu bisa membahayakan hidup saya.”

Joanne White, ibu Michael, tidak bisa segera dihubungi oleh NPR. Dalam sebuah wawancara dengan The New York Times, dia mengatakan bahwa Departemen Luar Negeri mengatakan kepadanya hanya tiga minggu yang lalu bahwa putranya dipenjara di Iran. Michael Whita seharusnya kembali ke Amerika Serikat melalui Dubai pada tanggal 27 Juli 2018, tetapi dia tidak pernah naik pesawat, katanya. Joanne White mengajukan laporan orang hilang dan telah berkomunikasi dengan Departemen Luar Negeri dan Departemen Keamanan Dalam Negeri.

“Yang saya tahu adalah dia masih hidup dan mereka mengajukan permohonan kunjungan konsuler oleh Swiss,” katanya. Swiss mewakili kepentingan diplomatik AS di negara itu, karena hubungan antara AS dan Iran terputus setelah Iran menyandera para diplomat Amerika. “Saya sangat khawatir tentang kesehatannya,” kata ibu White kepada CBS pada hari Selasa (8/1). “Dia baru saja sembuh dari kanker dan saya khawatir tentang kondisinya.”

Setidaknya tiga warga Amerika Serikat lainnya ditahan di Iran, selain White. Baquer Namazi, mantan pejabat UNICEF, ditahan sekitar tiga tahun lalu. “Kita berurusan dengan seorang pria berusia 82 tahun yang telah mengabdikan seluruh hidupnya untuk melayani umat manusia,” kata putra Baquer, Babak Namazi kepada NPR.

Siamak Namazi, putra Baquer lainnya, ditahan setelah persidangan rahasia di mana ia dihukum karena bekerja sama dengan negara yang bermusuhan.

Para pakar hak asasi manusia PBB mengatakan bahwa kedua ayah dan anak laki-laki tersebut telah ditahan secara sewenang-wenang.

Mahasiswa pascasarjana Princeton Xiyue Wang telah dipenjara sejak tahun 2016. Ia melakukan perjalanan ke Teheran untuk meneliti sejarah politik abad ke-19.

“Dia dimasukkan ke dalam sel isolasi selama sekitar 20 hari,” kata istrinya, Qu Hua, kepada NPR. “Ini benar-benar sulit karena dia mengalami kondisi yang sulit. Kesehatan fisik dan mentalnya memburuk dengan cepat. Dia telah kehilangan berat badan, menderita radang sendi di kedua lututnya, menderita ruam dan nyeri di sekujur tubuhnya dan, tentu saja, jatuh depresi.”

Agen FBI dan konsultan CIA Robert Levinson menghilang di Iran pada tahun 2007. Para anggota parlemen mulai mempertimbangkan laporan tentang penahanan White minggu ini.

“Saya berharap dapat bekerja dengan kolega saya untuk memperkenalkan kembali dan mengesahkan UU Penyanderaan Iran untuk menjelaskan kepada musuh kita: jika Anda menyandera Amerika, akan ada konsekuensinya,” kata Senator Tom Cotton, Republikan-Arkansas.

Baca Juga: Pentingnya Iran dan Pakistan bagi Afghanistan Setelah Penarikan Pasukan AS

Keterangan foto utama: Presiden Iran Hassan Rouhani menghadiri perayaan untuk menandai Pekan Pertahanan Suci di Kuil Suci Imam Khomeini di Teheran, Iran pada 22 September 2018. (Foto: Anadolu Agency/Fatemeh Bahrami)

Iran Tahan Veteran Angkatan Laut Amerika

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top