Israel Serang Suriah pada Tiga Posisi Tentaranya, Balasan untuk Penyusupan Drone
Timur Tengah

Israel Serang Tiga Posisi Tentara Suriah, Balasan untuk Penyusupan Drone

Dataran Tinggi Golan di Suriah, pada tanggal 9 Juli 2018. (Foto: Reuters/Alaa al-Faqir)
Home » Featured » Timur Tengah » Israel Serang Tiga Posisi Tentara Suriah, Balasan untuk Penyusupan Drone

Militer Israel mengkonfirmasi penyerangan di posisi-posisi di Dataran Tinggi Golan selatan. Sebelumnya, pesawat tanpa awak tak bersenjata ditembak jatuh di atas wilayah Israel. Netanyahu bertemu dengan Putin di Moskow beberapa jam sebelum Israel serang Suriah.

Oleh: Haaretz, Reuters, dan Yaniv Kubovich

Pasukan udara Israel menyerang tiga posisi militer di Suriah pada Rabu (11/7) malam, militer Israel melaporkan. Menurut Pasukan Pertahanan Israel (IDF), serangan itu dilakukan sebagai tanggapan terhadap sebuah pesawat tanpa awak Suriah yang menyusup ke wilayah udara Israel sebelumnya pada Rabu (11/7). Israel menembak jatuh pesawat tanpa awak tersebut.

Baca Juga: ‘Pertahanan Udara Suriah Serang Pesawat Israel, Gagalkan Serangan Rudal’

Menurut laporan media Suriah, posisi Hizbullah diserang di Provinsi Quneitra di Dataran Tinggi Golan di Suriah. Serangan itu terjadi di desa Khan Arnabeh dan di kota lain di Quneitra, media Suriah melaporkan.

Putin berjabat tangan dengan Netanyahu selama pertemuan mereka di Kremlin di Moskow, pada tanggal 11 Juli 2018. (Foto: AFP)

Putin berjabat tangan dengan Netanyahu selama pertemuan mereka di Kremlin di Moskow, pada tanggal 11 Juli 2018. (Foto: AFP)

Militer Israel mengatakan bahwa pesawat udara tanpa awak itu dicegat oleh rudal, setelah menyusup sejauh 10 kilometer di wilayah Israel, dan ditembak jatuh di atas Laut Galilea.

Serangan pada Rabu (11/7) malam tersebut terjadi di dekat Hader di perbatasan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, dan hanya menyebabkan kerusakan material, kantor berita milik pemerintah Suriah SANA mengutip sumber militer.

Baca Juga: Israel Serang Pangkalan Udara Suriah Tiga Kali dalam Lima Bulan

Militer Israel mengatakan pada Rabu (11/7), bahwa pihaknya menuduh rezim Suriah yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi di wilayah Suriah, dan memperingatkannya agar tidak menyerang pasukan Israel.

Tindakan Israel serang Suriah itu terjadi beberapa jam setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin di Moskow.

“Kami mencegat (pesawat tanpa awak tersebut), dan kami akan terus bertindak tegas terhadap setiap penyusupan, di darat atau di udara, dan kami mengharapkan semua orang untuk menghormati kedaulatan (Israel), dan bahwa Suriah akan mengamati perjanjian pemisahan,” Netanyahu mengatakan kepada Putin di awal pertemuan tersebut.

Sumber-sumber diplomatik mengatakan kepada Haaretz pada Rabu (11/7) malam, bahwa Rusia telah berusaha mengusir Iran menjauh dari perbatasan Israel dengan Suriah. Sumber-sumber mengatakan bahwa walau pasukan Iran belum sepenuhnya digulingkan dari daerah perbatasan, namun Moskow saat ini sedang melaksanakan proses tersebut.

Keterangan foto utama: Dataran Tinggi Golan di Suriah, pada tanggal 9 Juli 2018. (Foto: Reuters/Alaa al-Faqir)

Israel Serang Tiga Posisi Tentara Suriah, Balasan untuk Penyusupan Drone

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top