pemakzulan Donald Trump
Amerika

Jika Demokrat Lakukan Penyelidikan, Trump Ancam Ungkap Dokumen ‘Menghancurkan’

Berita Internasional >> Jika Demokrat Lakukan Penyelidikan, Trump Ancam Ungkap Dokumen ‘Menghancurkan’

Partai Demokrat akan mengambil alih kendali atas DPR Amerika Serikat (atau Kongres) tahun depan. Mereka bersiap untuk melakukan berbagai penyelidikan atas Presiden Donald Trump dan berbagai kebijakannya. Tidak mau kalah langkah, Trump mengatakan, ia akan mengungkapkan dokumen-dokumen rahasia yang bisa “menghancurkan” Demokrat jika penyelidikan itu benar dilakukan.

Oleh: Kate Sullivan (CNN)

Baca Juga: Dua Jawaban Kunci Donald Trump untuk Penyelidikan Mueller

Presiden Donald Trump mengatakan bahwa jika Partai Demokrat “ingin bermain keras” ketika mereka mengontrol Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tahun depan, dia akan mengungkap dokumen yang akan “menghancurkan” bagi mereka.

“Jika mereka ingin bermain keras, saya akan melakukannya,” kata Trump kepada The New York Post dalam sebuah wawancara, pada Rabu (28/11). “Mereka akan melihat betapa dahsyatnya halaman-halaman itu.”

Demokrat siap untuk meluncurkan serangkaian investigasi setelah memenangkan mayoritas di DPR pada bulan November. Komite yang dikendalikan oleh Demokrat kemungkinan akan menyelidiki berbagai masalah termasuk campur tangan Rusia dalam Pemilihan Presiden 2016, pembayaran Michael Cohen kepada para perempuan yang mengatakan memiliki hubungan dengan Trump (tuduhan yang dibantah Trump), potensi upaya menghalangi keadilan, dan memeriksa keuangan Trump.

Presiden itu mengatakan kepada Post bahwa dia ingin menyimpan dokumen itu ketika dia dapat menggunakannya untuk melawan Partai Demokrat dengan sangat efektif. “Ini jauh lebih kuat jika saya melakukannya nanti,” kata Trump kepada Post, “karena jika kami sudah melakukannya, itu sudah menjadi berita kemarin.”

Tidak jelas dokumen apa yang dia maksud.

Ini adalah eskalasi dari apa yang dikatakan Trump kepada para wartawan pada tanggal 7 November, setelah Partai Demokrat merebut kembali kendali DPR selama pemilu paruh waktu.

Selama konferensi pers pasca-pemilu paruh waktu, Trump mengatakan bahwa jika Demokrat mulai menyelidiki pemerintahannya, maka dia akan bergerak ke “postur perang.”

Ketika ditanya oleh seorang wartawan apakah ia akan menunjukkan kepada Demokrat bahwa ia dapat “memainkan permainan itu dan menyelidiki” Demokrat, Trump berkata, “Oh, ya. Lebih baik dari mereka.”

Meskipun tidak umum bagi sebagian besar presiden untuk menggunakan—atau mengancam untuk menggunakan—pengungkapan sebagai alat politik, namun Trump telah melakukannya pada banyak kesempatan pada tahun 2018.

Pada bulan September, Trump juga mengancam untuk mengungkap berbagai dokumen dan pesan teks yang terkait dengan investigasi Rusia, tetapi kemudian mundur dari langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya itu.

Presiden tersebut awalnya mengarahkan Departemen Kehakiman dan Kantor Direktur Intelijen Nasional untuk memulai “segera pengungkapan” bagian selektif dari aplikasi Foreign Intelligence Surveillance Act (FISA) terhadap mantan asisten kebijakan luar negeri Trump, Carter Page, menurut pernyataan dari sekretaris pers Gedung Putih Sarah Sanders. Permintaannya secara luas termasuk “semua laporan wawancara FBI” yang disiapkan sehubungan dengan aplikasi FISA, yang biasanya dijaga ketat oleh FBI.

Tapi Trump kemudian mengirim dua tweet yang menyatakan bahwa inspektur jenderal Departemen Kehakiman telah diminta untuk meninjau dokumen-dokumen tersebut “atas dasar yang dipercepat.” Presiden itu menambahkan, “Pada akhirnya saya selalu dapat melakukan pengungkapan jika terbukti diperlukan.”

Baca Juga: Donald Trump Kewalahan oleh Munculnya Rincian Penyelidikan Mueller

Laura Jarrett dan Jeremy Herb dari CNN berkontribusi untuk laporan ini.

Keterangan foto utama: Presiden Donald Trump ancam Demokrat jika mereka melakukan penyelidikan terhadapnya. (Foto: AFP)

Jika Demokrat Lakukan Penyelidikan, Trump Ancam Ungkap Dokumen ‘Menghancurkan’

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top