Separatis Papua
Berita Politik Indonesia

Kelompok Negara Pasifik Diminta Selidiki Penggunaan Senjata Kimia di Papua

Berita Internasional >> Kelompok Negara Pasifik Diminta Selidiki Penggunaan Senjata Kimia di Papua

Benny Wenda, pemimpin gerakan pembebasan Papua menyerukan agar kelompok negara Pasifik menyelidiki tuduhan penggunaan senjata kimia oleh militer Indonesia. Indonesia telah membantah tuduhan itu, menyebutnya tidak berdasar. Operasi gabungan kepolisian dan militer telah dilakukan di Kabupaten Nduga sejak November untuk memburu Tentara Pembebasan Papua.

Oleh: Radio New Zealand

Baca Juga: OPM Lirik Papua Nugini untuk Bantu Perundingan dengan Indonesia

Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat menyerukan agar kelompok negara-negara Pasifik menyelidiki tuduhan penggunaan senjata kimia di provinsi Papua, Indonesia.

Ketua gerakan itu, Benny Wenda, mengatakan bahwa Forum Kepulauan Pasifik dan Melanesian Spearhead Group harus segera mengirimkan misi pencarian fakta ke Kabupaten Nduga.

Seruan itu muncul setelah laporan yang tidak terverifikasi tentang kecurigaan penggunaan senjata fosfor putih oleh militer Indonesia melawan penduduk sipil di Nduga.

Bulan lalu Indonesia telah membantah tuduhan itu dan menyebutnya “sama sekali tidak berdasar”.

Namun, Wenda mengatakan operasi keamanan di Nduga telah menciptakan “krisis kemanusiaan”.

Dalam sebuah pernyataan, ia mengatakan Indonesia juga seharusnya memberikan akses bagi Komisi Tinggi HAM PBB untuk menyelesaikan misi pencarian fakta mereka sendiri.

Wenda mengatakan, organisasi bantuan kemanusiaan juga seharusnya diizinkan masuk ke Nduga untuk “meringankan penderitaan penduduk Papua Barat”.

Operasi besar gabungan polisi dan militer telah berlangsung di area pegunungan yang terpencil, begitu juga di kabupaten-kabupaten tetangganya, sejak bulan Desember. Operasi itu melakukan perburuan untuk Tentara Pembebasan Papua Barat.

Kelompok bersenjata itu telah bertanggung jawab atas pembunuhan setidaknya 16 pekerja konstruksi Indonesia dan seorang tentara.

Operasi gabungan itu telah memicu pertempuran sporadis antara Tentara Pembebasan dengan militer Indonesia. Setiaknya seorang tentara dan seorang pemberontak tewas tertembak tahun ini.

Baca Juga: Para Pemimpin Papua Barat Salahkan Kematian 3 Bayi pada Tindakan Keras Indonesia

Keterangan foto utama: Pemimpin Organisasi Papua Merdeka Benny Wenda. (Foto: RNZI/Korol Hawkins)

Kelompok Negara Pasifik Diminta Selidiki Penggunaan Senjata Kimia di Papua

BERLANGGANAN

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top