Kerusuhan Kembali Terjadi di Nduga, Papua
Berita Tentang Indonesia

Kerusuhan Kembali Terjadi di Nduga, Papua

Home » Berita Tentang Indonesia » Kerusuhan Kembali Terjadi di Nduga, Papua

Kerusuhan kembali terjadi di Kabupaten Nduga, Papua Barat, di mana para penyerang yang disebut oleh pihak berwenang Indonesia sebagai kelompok kriminal bersenjata, pada Rabu (11/7) menembak helikopter polisi saat sedang menjatuhkan makanan di Alguru, Nduga. Bupati Nduga, Yarius Gwijangge, mengatakan bahwa pengejaran terhadap kelompok bersenjata Papua oleh pasukan keamanan Indonesia sedang berlangsung, tetapi tidak ada korban dari kerusuhan Papua Barat itu.

Baca juga: Laporan Amnesti Internasional: Pembunuhan di Luar Hukum di Papua Masih Bebas dari Hukuman

Oleh: Radio New Zealand

Pasukan keamanan Indonesia di Provinsi Papua telah terlibat dalam lebih banyak kontak senjata dengan sebuah sayap bersenjata Organisasi Papua Merdeka.

Kerusuhan Papua Barat di Kabupaten Nduga dipicu dua minggu lalu saat pemilihan daerah, ketika tiga orang tewas dalam serangan terhadap polisi di bandara setempat.

Sebuah faksi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, atau TPNPB, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, yang diikuti dengan dikerahkannya sekitar 100 polisi ke Nduga untuk melakukan pengejaran.

Menurut laporan media milik pemerintah Indonesia, para penyerang yang disebut oleh pihak berwenang Indonesia sebagai kelompok kriminal bersenjata, pada Rabu (11/7) menembak helikopter polisi saat sedang menjatuhkan makanan di Alguru di Nduga.

Alguru adalah pedesaan yang dikendalikan oleh TPNPB, menurut media Papua, termasuk Tabloid Jubi yang melaporkan bahwa tembakan dilepaskan dari helikopter.

Baca juga: Ke Mana Perjuangan Kemerdekaan Papua Barat Mengarah?

Bupati Nduga, Yarius Gwijangge, mengatakan bahwa pengejaran terhadap kelompok bersenjata Papua oleh pasukan keamanan Indonesia sedang berlangsung, tetapi tidak ada korban dari kerusuhan terbaru.

Namun dia telah meminta polisi untuk tidak menembak dari udara, karena dikhawatirkan hal ini dapat menyebabkan korban sipil

Sementara itu, Gubernur petahana Provinsi Papua, Lukas Enembe, telah terpilih kembali setelah pengumuman akhir pemilihan daerah.

Menurut The Jakarta Post, Enembe menang dengan sekitar 1,9 juta suara atau sekitar 67,54 persen.

Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia yang berkuasa, sebelumnya telah mendukung penantang Enembe dalam pemilu tersebut, John Wempi Wetipo.

Keterangan foto utama: Seorang pria membawa papan bergambarkan bendera papua merdeka. (Foto: AFP)

Kerusuhan Kembali Terjadi di Nduga, Papua
Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top