Khamenei kepada Trump: Reagan Lebih Pintar, Tapi Tak Mampu Lemahkan Iran
Timur Tengah

Khamenei kepada Trump: Reagan Lebih Pintar, Tapi Tak Mampu Lemahkan Iran

'Reagan lebih hebat dan lebih pintar dari Trump,' kata Ali Khamenei. (Foto: AFP)
Home » Featured » Timur Tengah » Khamenei kepada Trump: Reagan Lebih Pintar, Tapi Tak Mampu Lemahkan Iran

Pemimpin tertinggi Iran mengatakan harapan AS bahwa Teheran akan mundur atau melemah adalah sia-sia, dan bahkan Presiden Ronald Reagan yang ‘lebih kuat dan lebih pintar dari Trump’ tak mampu melakukannya.

Oleh: Middle East Eye

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan pada hari Rabu (27/12) bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan gagal dalam sikap kerasnya terhadap Iran, dengan mengatakan bahwa Teheran lebih kuat daripada pada masa Ronald Reagan.

“Reagan lebih kuat dan lebih pintar dari Trump, dan dia adalah aktor yang lebih baik dalam melakukan ancaman, dan dia juga bergerak melawan kami dan mereka menembak jatuh pesawat kami,” kata Khamenei dalam sebuah pidato yang dilakukan di televisi pemerintah.

Pada tahun 1988, sebuah kapal perang AS menembak jatuh sebuah pesawat penumpang Iran di atas Teluk, menewaskan semua 290 kapal, dalam sebuah insiden yang Washington katakan adalah sebuah kesalahan. Teheran mengatakan bahwa ini adalah serangan yang disengaja terhadap Iran, kemudian berperang dengan negara tetangga Irak.

“Tapi Reagan telah pergi dan, menurut keyakinan kami, dia sekarang menghadapi pembalasan Tuhan… Sementara Iran telah membuat kemajuan besar di semua bidang sejak zaman Reagan,” Khamenei menambahkan.

“Tren ini akan berlanjut di bawah presiden Amerika saat ini dan harapan pada bagian mereka bahwa Republik Islam (Iran) akan mundur atau melemah adalah sia-sia.”

Trump menolak untuk mengakui bahwa Teheran telah mematuhi kesepakatan nuklir 2015 dengan negara-negara di dunia pada Oktober lalu, dan memperingatkan bahwa pada akhirnya dia dapat mengakhiri kesepakatan tersebut.

Dia mengumumkan peralihan kebijakan AS dalam sebuah pidato di mana dia merinci pendekatan yang lebih agresif terhadap Iran mengenai program rudal nuklir dan balistiknya dan dukungannya untuk kelompok militan di Timur Tengah.

Di bawah kesepakatan nuklir, yang ditandatangani dengan kekuatan utama dunia, sanksi terhadap Iran dicabut dengan imbalan menghentikan teknologi pembuatan bom nuklir oleh Teheran.

Trump membuat perjanjian dengan Iran, yang dia sebut bencana, sebuah tema utama dalam kampanyenya saat mencalonkan diri sebagai presiden.

Pekan lalu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa Trump tidak dapat membatalkan kesepakatannya sendiri.

Iran telah mengatakan akan tetap berpegang pada kesepakatan tersebut selama para penandatangan lainnya menghormatinya, namun akan “menghancurkan” kesepakatan tersebut jika Washington mundur dari kesepakatan.

Selain meragukan masa depan kesepakatan nuklir, pemerintah Trump menuduh Iran mempersenjatai pemberontak Yaman di Houthi dan mendorong negara-negara dunia untuk mencela Teheran karena diduga telah melanggar resolusi PBB terkait konflik di sana.

Keterangan foto utama: ‘Reagan lebih hebat dan lebih pintar dari Trump,’ kata Ali Khamenei. (Foto: AFP)

Khamenei kepada Trump: Reagan Lebih Pintar, Tapi Tak Mampu Lemahkan Iran

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top