Kim Jong-un
Asia

Kim Jong-un Tiba di China dengan Kereta

Berita Internasional >> Kim Jong-un Tiba di China dengan Kereta

Kim Jong-un telah tiba di China. Pemimpin Korea Utara itu akan melangsungkan kunjungan selama empat hari atas undangan Presiden China Xi Jinping. Kim mengunjungi China tiga kali tahun lalu untuk bertemu dengan Xi sebelum dan sesudah pertemuan pertamanya dengan Trump, di Singapura Juni lalu.

Baca juga: China Desak Kim Jong-un Wujudkan Janji Denuklirisasi dengan Donald Trump

Oleh: Choe Sang-Hun (The New York Times)

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, tiba di China pada hari Senin (7/1) untuk kunjungan selama empat hari atas undangan Presiden Xi Jinping, kata media resmi China dan Korea Utara.

Kunjungan ini menawarkan kesempatan bagi Kim dan Xi untuk mengoordinasikan strategi tatap muka seandainya Kim mengadakan KTT kedua dengan Presiden Trump.

Xinhua, kantor berita resmi China, mengonfirmasi kunjungan Kim setelah sejumlah laporan dari media Korea Selatan bahwa sebuah kereta yang tampaknya membawa seorang pejabat senior Korea Utara telah melewati Dandong, sebuah kota China di perbatasan Korea Utara. Kereta itu diperkirakan akan tiba di Beijing pada Selasa pagi (8/1), lapor kantor berita Korea Selatan, Yonhap, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

Central Television, saluran televisi milik pemerintah Korea Utara juga mengonfirmasi kunjungan tersebut, melaporkan bahwa Kim telah memulai kunjungan selama empat hari pada hari Senin (7/1) atas undangan Xi. Dilaporkan, dia ditemani oleh istrinya, Ri Sol-ju, dan pejabat senior, termasuk Kim Yong-chol, tangan kanan Kim dalam negosiasi diplomatik dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Kunjungan Kim menandakan bahwa dia sedang mencari saran Xi atau menyoroti aliansi negaranya dengan China saat dia bersiap untuk KTT kedua dengan Trump. Laporan singkat oleh Xinhua tidak memberikan perincian tentang siapa yang akan ditemui Kim di China. Tetapi kunjungannya, yang dijadwalkan berakhir Kamis, 10 Januari 2019, akan memberikannya cukup waktu untuk berkonsultasi dengan Xi dan para pemimpin senior China lainnya.

Kim mengunjungi China tiga kali tahun lalu untuk bertemu dengan Xi sebelum dan sesudah pertemuan pertamanya dengan Trump, di Singapura Juni lalu.

Kunjungan terakhirnya juga dapat memberi Xi kesempatan untuk menekankan pengaruh negaranya atas Korea Utara ketika China dan Amerika Serikat berusaha untuk menghentikan perang dagang.

Di KTT Singapura, Kim dan Trump sepakat untuk bekerja menuju “denuklirisasi lengkap Semenanjung Korea” dan hubungan “baru” antara negara-negara mereka, yang telah menjadi musuh selama hampir tujuh dekade.

Namun pembicaraan selanjutnya terhenti, dan kesenjangan besar telah muncul mengenai apa yang diperlukan untuk mencapai “denuklirisasi lengkap” di semenanjung itu.

Amerika Serikat telah menuntut agar Korea Utara mulai mengambil langkah-langkah signifikan menuju denuklirisasi, seperti menyatakan berapa banyak senjata nuklir yang dimilikinya dan rincian lain dari program senjatanya, untuk inspeksi di masa depan. Korea Utara menegaskan bahwa AS harus membangun kepercayaan terlebih dahulu dengan mencabut sanksi yang dijatuhkan pada negara itu.

Dalam pidato Hari Tahun Baru, Kim mengatakan bahwa dia siap untuk bertemu dengan Trump kapan saja, tetapi dia memperingatkan bahwa jika AS masih mempertahankan sanksinya, negaranya mungkin akan terdorong untuk “menemukan cara baru untuk mempertahankan” kedaulatan dan kepentingannya.

Baca juga: Kim Jong Un Lakukan Inspeksi di Wilayah Pulau Dekat China

Pekan lalu, Trump mengatakan ia baru saja menerima “surat yang bagus” dari Kim, tetapi menolak untuk mengungkapkan isinya. Pada hari Minggu (6/1), dia mengatakan negosiasi sedang berlangsung di lokasi pertemuan berikutnya dengan Kim.

“Dengan Korea Utara, kami melangsungkan dialog dengan sangat lancar,” katanya kepada wartawan sebelum menaiki helikopter menuju pertemuan presiden di Camp David, Md., di mana ia mengatakan akan membahas kesepakatan perdagangan dengan China.

“Akan diumumkan mungkin dalam waktu dekat,” kata Trump tentang pertemuan puncak dengan Kim. “Mereka ingin bertemu, dan kita ingin bertemu, dan kita akan lihat apa yang terjadi.”

Chris Buckley berkontribusi melaporkan dari Beijing.

Keterangan foto utama: Kim Jong-un, pemimpin Korea Utara, pada rapat umum bulan lalu. (Foto: Korean Central News Agency)

Kim Jong-un Tiba di China dengan Kereta

BERLANGGANAN

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top