liga arab
Timur Tengah

Liga Arab Minta Australia dan Brazil Hormati Hukum Internasional

Masyarakat Yahudi ultra-Ortodoks berkumpul di dekat Dome of the Rock di Kota Tua Yerusalem. (Foto: AFP)
Berita Internasional >> Liga Arab Minta Australia dan Brazil Hormati Hukum Internasional

Liga Arab meminta Australia dan Brazil untuk menghormati hukum internasional terkait status Yerusalem. Canberra dan Brasilia sebelumnya secara kontroversial berencana untuk memindahkan kedutaan mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem, yang diklaim oleh Israel dan Palestina sebagai ibu kota mereka.

Baca Juga: Liga Arab Serukan Pengakuan terhadap Kemerdekaan Palestina

Oleh: Asia Times

Liga Arab mengadopsi sebuah resolusi pada Selasa (18/12) yang menyerukan kepada Australia dan Brazil untuk “mematuhi hukum internasional” mengenai status Yerusalem.

Langkah itu dilakukan setelah Presiden terpilih Brasil Jair Bolsonaro, mengumumkan pada November niatnya untuk memindahkan Kedutaan Brazil dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Dan pada Sabtu (15/12), Australia mengumumkan pengakuannya atas Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel. Namun, pemindahan kedutaan yang kontroversial dari Tel Aviv tidak akan terjadi sampai kesepakatan damai tercapai.

Baik Israel maupun Palestina mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota mereka.

Liga Arab memutuskan pada Selasa (18/12) untuk mengirim seorang “delegasi tingkat tinggi” ke Brazil dan Australia, untuk berusaha membujuk para pejabat agar “mematuhi hukum internasional” tentang Yerusalem.

Keputusan itu diambil pada pertemuan luar biasa di markas Liga Arab di Kairo, yang dihadiri oleh para delegasi dari negara-negara anggota.

Baca Juga: Trump Umumkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel

Israel merebut Yerusalem timur dalam Perang Enam Hari 1967 dan kemudian mencaploknya, mendeklarasikan seluruh kota itu sebagai “ibu kotanya yang abadi dan tak terpisahkan”—sebuah langkah yang dianggap tidak sah oleh sebagian besar anggota komunitas internasional.

Palestina mengklaim bagian timur Yerusalem sebagai ibu kota negara Palestina di masa depan.

Para pemimpin Palestina telah mengecam rencana yang diumumkan oleh Australia dan Brazil.

Pada bulan Desember, pemerintahan Trump memutuskan untuk memindahkan Kedutaan Amerika dari Tel Aviv ke Yerusalem dan mengumumkan kota itu sebagai ibu kota Israel.

Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) dipindahkan pada bulan Mei dalam sebuah langkah yang memicu kemarahan di seluruh negara-negara Arab dan Muslim.

Sebagian besar negara telah menghindari pemindahan kedutaan mereka ke Yerusalem untuk menghindari penghambatan perundingan damai tentang status terakhir kota tersebut.

Dengan pelaporan dari Agence France-Presse.

Keterangan foto utama: Masyarakat Yahudi ultra-Ortodoks berkumpul di dekat Dome of the Rock di Kota Tua Yerusalem. (Foto: AFP)

Liga Arab Minta Australia dan Brazil Hormati Hukum Internasional

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top