Anggota Kongres Alexandria Ocasio-Cortez Taklukkan Semua Orang
Amerika

9 Tweet Buktikan Bagaimana Alexandria Ocasio-Cortez Taklukkan Semua Orang

Berita Internasional >> 9 Tweet Buktikan Bagaimana Alexandria Ocasio-Cortez Taklukkan Semua Orang

Dalam delapan bulan, anggota Kongres baru Amerika Serikat Alexandria Ocasio-Cortez telah membangun salah satu jaringan pengikut Twitter dengan paling banyak keterlibatan di Washington, DC. Walau jumlah pengikutnya jauh lebih sedikit dibanding Presiden Donald Trump, tapi angka keterlibatannya jauh lebih besar. Untuk lebih memahami mengapa Ocasio-Cortez telah melakukannya dengan sangat baik, berikut ini garis waktu singkat pendakiannya yang cepat di Twitter dan kesembilan tweet yang ditulisnya. 

Oleh: Max Benwell (The Guardian)

Baca Juga: Pemerintah Amerika Telah Dibuka, Kongres Baru Mulai Bekerja Kembali

Di Twitter, Alexandria Ocasio-Cortez, wanita termuda yang terpilih sebagai anggota Kongres Amerika Serikat bulan November 2018, telah mengalahkan setiap politisi AS lainnya. Ocasio-Cortez telah membangun salah satu jaringan pengikut Twitter dengan paling banyak keterlibatan di Capitol Hill hanya dalam delapan bulan. Dia bahkan ditunjuk untuk mengajarkan pelajaran media sosial kepada rekan-rekannya begitu mulai menjabat.

Bagaimana Ocasio-Cortez melakukannya? Seringkali, hal-hal yang tampak kurang jelas justru akan mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi.

Akun Twitter Ocasio-Cortez (@AOC) memiliki lebih dari 3,1 juta pengikut. Akunnya telah memperoleh lebih dari 2,6 juta dalam delapan bulan terakhir. Sebelum dia memenangkan pemilihan primary pada bulan Juni 2018, mengalahkan petahana kuat Demokrat yang telah menjabat selama 10 periode, dia hanya memiliki 446.000 pengikut di Twitter.

Alexandra Ocasio-Cortez mengalami 600 persen pertambahan pengikut di Twitter sejak Juni 2018

Ocasio-Cortez juga memiliki lebih dari 2,1 juta pengikut di Instagram dan 500.000 pengikut di Facebook, tetapi Twitter adalah tempat di mana ia benar-benar mendominasi percakapan. Dia sudah memiliki lebih banyak pengikut Twitter daripada Ketua DPR AS Nancy Pelosi (2,2 juta) dan baru saja mengikuti jejak Joe Biden (3,3 juta).

Ocasio-Cortez mungkin memiliki lebih sedikit pengikut daripada Trump (58,2 juta), tetapi jika Anda melihat tingkat interaksinya, rata-rata dari keseluruhan interaksi per tweet terhadap jumlah pengikut akun, angkanya menunjukkan 2,8 persen selama tiga bulan terakhir. Angka itu mungkin terdengar tidak banyak, tetapi berdasarkan konteks, Donald Trump memiliki 0,2 persen interaksi, Barack Obama 0,4 persen, Hillary Clinton 0,2 persen, dan Bernie Sanders 0,09 persen.

Bahkan secara apa adanya, menurut keterlibatan non-weighted, Ocasio-Cortez masih menunjukkan performa jauh di atas jumlah pengikut sebenarnya. Misalnya, Trump memiliki 21 kali lebih banyak pengikut daripada Ocasio-Cortez. Namun, Trump menghasilkan hanya 17,5 juta total interaksi dibandingkan dengan 43,2 juta interaksi Ocasio-Cortez pada bulan Januari 2018.

Angka-angka intersebuti berguna untuk memahami skala popularitas Twitter Ocasio-Cortez, tetapi tidak banyak menjelaskan bagaimana dia dapat melakukannya. Untuk lebih memahami mengapa Ocasio-Cortez telah melakukannya dengan sangat baik, berikut ini garis waktu singkat pendakiannya yang cepat di Twitter dan kesembilan tweet yang ditulisnya.

Baca Juga: Ilhan Omar ‘Senang’ Pandangan Kontroversialnya soal Israel Memicu Debat

1. Ocasio-Cortez tidak membiarkan kritik membentuk narasinya (Juni 2018)

 

Ocasio-Cortez memperkenalkan dirinya kepada banyak pemilih lewat video kampanye pada bulan Mei 2018 yang akhirnya menjadi semi-viral. Tapi kemenangan utamanya pada bulan Juni 2018 telah memberinya platform nasional. Tweet di atas, terpopuler di bulan Juni 2018, menentukan bagaimana dia akan beroperasi di Twitter.

Ocasio-Cortez dengan cepat diketahui tidak akan membiarkan para kritikusnya, dari Partai Republik maupun Demokrat, membentuk narasinya. Tweet yang diunggahnya adalah pemeriksaan fakta dalam dua bagian. Alih-alih menggunakan statistik dingin seperti yang biasanya dilakukan dalam memeriksa fakta, ia memberikan bukti fotografis dan anekdot yang bersifat jauh lebih pribadi dan emosional.

2. Ocasio-Cortez memanfaatkan pemberitaan Fox News (Juli 2018)

 

Suka atau tidak, orang-orang yang sangat adil dan seimbang di Fox News telah memainkan peran penting dalam keberhasilan Ocasio-Cortez. Di atas semua siaran gratis yang mereka berikan padanya, Fox News juga memberinya banyak amunisi.

Grafik di atas secara khusus memicu lelucon yang akan kembali digunakan Ocasio-Cortez: apakah tim grafis Fox News benar-benar mendukungnya?

3. Ocasio-Cortez mengkritik Republik secara terbuka (Agustus 2018)

 

Dalam pembicaraan baru-baru ini, penulis Ta-Nehisi Coates bertanya kepada Ocasio-Cortez ketika dia memutuskan untuk “mencolek orang bodoh.”

“Siapa pun yang mengkritik saya di Twitter dengan akun cek biru ketika saya belum makan dalam tiga jam,” tuturnya. “Dan sampai lebih banyak orang mulai melemparkan dan meminta pertanggungjawaban, saya hanya akan membiarkan mereka.”

Tweet di atas adalah salah satu contoh besar pertama Ocasio-Cortez melakukanya, ketika dia mengabaikan tantangan debat aneh dan mahal dari Ben Shapiro.

4-5. Ocasio-Cortez dengan senang hati meluruskan fakta (September 2018)

 

Ini adalah tweet paling populer Ocasio-Cortez pada bulan September 2018 dan, seperti yang terpopuler di bulan Juni, ia melakukan pemeriksaan fakta.

Menargetkan sayap kanan garis keras selalu menjadi langkah populer di Twitter. Tapi penggunaan “pembantaian penampilan” kian mengobarkan tweet Ocasio-Cortez yang paling mudah terbakar di internet: kesamaan nasib. Dia berbicara dalam bahasa penggemar mudanya dan mereka mungkin belum pernah melihat hal seperti ini dari politisi sebelumnya.

Inilah yang benar-benar membedakannya di Kongres. Sebagian besar politisi dipilih untuk mewakili orang normal, tetapi harus menyewa konsultan untuk mendapatkan nasihat tentang cara berbicara dengan kelompok milenial. Ingatkah Anda ketika Hillary Clinton memberi tahu orang-orang untuk melakukan “Pokémon Go di bilik suara”?

Perlu dicatat juga bahwa bulan September 2018 adalah bulan di mana Ocasio-Cortez kembali mempermainkan Fox News:

 

6. Ocasio-Cortez memiliki latar belakang meyakinkan (Oktober 2018)

 

Tidak mengherankan bahwa, di zaman di mana orisinalitas menjadi lebih penting daripada era-era sebelumnya, Ocasio-Cortez telah melakukannya dengan sangat baik. Kisahnya yang tumbuh dalam keluarga kelas pekerja dan menjadi bartender setahun sebelum dia memenangkan pemilihan primary telah menjadi aspek kuat dari daya tariknya.

Hal itu bukan satu-satunya alasan Ocasio-Cortez populer, tetapi telah menjadi perisai yang melindungi keyakinannya. Partai Republik telah berusaha membongkar cerita ini sebanyak mungkin. Setelah mereka menghabiskan beberapa dekade mencoba untuk melukiskan kaum liberal sebagai elit yang tidak tersentuh, itu adalah salah satu ancaman terbesar bagi seluruh narasi mereka.

7. Ocasio-Cortez fasih menggunakan bahasa emoji (November 2018)

 

Meski sepele, penggunaan bahasa emoji jelas berdampak besar bagi anggota Kongres. Ingatkah Anda ketika Hillary meminta orang-orang untuk meringkas bagaimana perasaan orang tentang utang pelajar (student loan) dalam tiga emoji?

Bisakah Anda membayangkan seseorang seperti Beto O’Rourke atau Elizabeth Warren menggunakan emoji tangisan-tertawa tanpa terlihat aneh? (Contoh kasus: Warren berusaha berbicara menggunakan bahasa internet bulan januari 2019, dengan menanyakan akun WeRateDogs apakah anjing golden retriever miliknya adalah “15/10 Anak Baik”).

Tidak ada keajaiban dalam penggunaan hieroglif zaman modern milik Ocasio-Cortez, tetapi yang paling penting adalah bagaimana Anda jarang melihatnya. Emoji tidak benar-benar mengguncang atau menonjol. Seperti bahasanya secara keseluruhan, semuanya alami, fasih, dan membantunya mengesahkan orisinalitasnya.

8. Ocasio-Cortez siap mengkritisi jajaran kolega di Kongres (Desember 2018)

Tweet ini adalah yang terpopuler bagi Ocasio-Cortez pada bulan Desember 2018. Di sini dia membandingkan latar belakang kelas pekerja dengan pekerjaan barunya di Kongres, serta memanfaatkan sikap frustrasi orang-orang terhadap sistem perawatan kesehatan.

Disengaja atau tidak, hal itu membuktikan bahwa dia masih merupakan bagian dari rakyat Amerika dan tidak akan berhenti mengkritik Kongres ketika dia kini menjadi bagian Kongres itu sendiri. Tak banyak yang bisa Anda tidak disukai jika Anda adalah seorang rakyat muda Amerika, kalangan sayap kiri yang menghargai orisinalitas dan kemauan untuk mempertanggungjawabkan kekuasaan.

9. Ocasio-Cortez mahir menari sekaligus membuat argumen politik (Januari 2019)

 

Januari 2019 adalah bulan terbesar @AOC sejauh ini, dengan akunnya mendapatkan satu juta pengikut baru. Banyak momentum ini dihasilkan oleh tweet di atas, yang mendapat lebih dari 160 ribu retweet dan disukai 787.000 akun.

Video itu menunjukkan Ocasio-Cortez menari dengan latar lagu “War” dari Edwin Starr (tepat pada lirik “what is it good for?”). Video itu adalah sindiran atas peristiwa videonya saat menari di kampus bocor.

Video aslinya diunggah oleh akun yang tampaknya merupakan sayap kanan yang ingin melemahkannya. “Ini adalah komunis favorit Amerika yang sok tahu dan bertindak seperti orang konyol,” demikian bunyi unggahan itu. Akun itu kemudian dihapus, meningkatkan kemungkinan bahwa video itu sengaja ditanam oleh seseorang di sayap kiri yang tahu bahwa video itu akan melakukan keajaiban bagi Ocasio-Cortez.

Bagaimanapun, hal itu menjadi titik fokus baru untuk pertempuran sayap kiri dan kanan atas Ocasio-Cortez, sekaligus menjadi berita besar.

Gagasan bahwa semua politisi Republik mengejeknya karena video menari itu dengan cepat menyeruak, terlepas dari contoh kecil dari mereka yang melakukannya. Tapi noda itu benar-benar berpadu dengan banyak serangan sayap kanan padanya, sekaligus serangan balasan sayap kiri yang menjadi bagian dari seruan frustrasi yang lebih luas atas perlakuan Partai Republik terhadap Ocasio-Cortez.

Tweet Ocasio-Cortez adalah klimaks dari keseluruhan situasi dan bahkan menurut standarnya sendiri merupakan hal mengejutkan. Banyak politisi yang telah menari sebelumnya. Obama, misalnya, sangat mahir menari. Tetapi apakah ada yang pernah melakukannya dengan cara yang menghibur dan membuat argumen politik yang menohok?

Tweet itu adalah contoh sempurna mengapa Ocasio-Cortez melakukannya dengan sangat baik di Twitter. Dia tidak hanya menanggapi berita atau merilis pernyataan seperti kebanyakan politisi, dia membuat kontennya sendiri dan membuat berita sendiri, dengan cara yang tidak dapat diprediksi sekaligus otentik.

Ketika Anda berpikir Anda telah melihat semua kemungkinan pemeriksaan fakta, serangan balasa, dan rincian kisah masa lalunya, Anda melihat Ocasio-Cortez menari.

Baca Juga: Mengapa Arab Saudi Membenci Wanita Muslim di Kongres Amerika

Keterangan foto utama: Alexandria Ocasio-Cortez. (Foto: Getty Images/AFP/Saul Loeb)

9 Tweet Buktikan Bagaimana Alexandria Ocasio-Cortez Taklukkan Semua Orang

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top