Luncurkan Rudal ‘Tak Terkalahkan’, Putin Tegaskan Bencana Global jika Rusia Diserang
Eropa

Luncurkan Rudal ‘Tak Terkalahkan’, Putin Tegaskan Bencana Global jika Rusia Diserang

Home » Featured » Eropa » Luncurkan Rudal ‘Tak Terkalahkan’, Putin Tegaskan Bencana Global jika Rusia Diserang

Peluncuran rudal tak terkalahkan Rusia dilakukan beberapa hari setelah Vladimir Putin yang senang berperang mengatakan, bahwa dia akan menciptakan ‘bencana global’, jika Perang Dunia Ketiga harus terjadi dan mengancam negaranya. Putin mengatakan bahwa rudal tersebut terbang dengan kecepatan 10 kali kecepatan suara dan bisa mengatasi sistem pertahanan udara.

Oleh: AFP dan Iain Burns (Daily Mail)

Luncurkan Rudal ‘Tak Terkalahkan’, Putin Tegaskan Bencana Global jika Rusia Diserang

Rudal Kinzhal (Dagger) berkecepatan tinggi, yang mampu terbang dengan kecepatan hampir 7.700 mph—diluncurkan dari jet pencegat supersonik MiG-31 yang lepas landas dari sebuah lapangan terbang di Distrik Militer Selatan di barat daya Rusia. (Foto: east2west news/Russion MO)

    Baca Juga : Campur Tangan Rusia dalam Pemilu Amerika, Putin: ‘Saya Tidak Peduli’

Rusia mengatakan bahwa mereka berhasil meluncurkan rudal hipersonik yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

Presiden Vladimir Putin menyebutnya ‘senjata ideal’, saat dia meluncurkan jajaran senjata generasi baru pada awal bulan ini.

Luncurkan Rudal ‘Tak Terkalahkan’, Putin Tegaskan Bencana Global jika Rusia Diserang

Presiden Vladimir Putin menyebutnya ‘senjata ideal’ saat ia meluncurkan jajaran senjata generasi baru pada awal bulan ini. (Foto: AFP)

Rudal Kinzhal (Dagger) berkecepatan tinggi yang mampu terbang hampir 7.700 mph melintasi 1.250 mil, diluncurkan dari jet pencegat supersonik MiG-31 yang lepas landas dari sebuah lapangan terbang di Distrik Militer Selatan di barat daya Rusia.

    Baca Juga : Opini: Apakah Presiden Amerika adalah Aset Rusia?

“Peluncuran berjalan sesuai rencana, rudal hipersonik mencapai sasarannya,” kementerian tersebut menambahkan

Luncurkan Rudal ‘Tak Terkalahkan’, Putin Tegaskan Bencana Global jika Rusia Diserang

“Peluncuran berjalan sesuai rencana, rudal hipersonik mencapai sasarannya,” kementerian tersebut menambahkan. Di gambar: Rudal terbang melintasi langit dalam video. (Foto: east2west news/Russion MO)

Peluncuran rudal tersebut dilakukan beberapa hari setelah pemimpin Rusia yang senang berperang tersebut mengatakan, bahwa dia akan menciptakan ‘bencana global’, jika Perang Dunia Ketiga harus terjadi dan mengancam negaranya.

Luncurkan Rudal ‘Tak Terkalahkan’, Putin Tegaskan Bencana Global jika Rusia Diserang

Rudal Kinzhal adalah salah satu dari sekian banyak senjata baru yang diumumkan Putin dalam pidato kenegaraannya pada awal bulan ini, menjelang pemilihan presiden pada tanggal 18 Maret, di mana dia dijamin akan menang. Di gambar: Masih dari video yang dirilis hari ini. (Foto: east2west news/Russion MO)

Kementerian tersebut merilis rekaman video yang menunjukkan dua pilot bersiap untuk penerbangan dan kemudian berlari menuju sebuah jet dengan sebuah rudal besar yang digantung di bawah perutnya.

Ditunjukkan dengan musik meriah dan patriotik, video tersebut menunjukkan rudal yang melepaskan diri dari pesawat terbang dan melayang melintasi langit yang gelap, meninggalkan jejak yang berapi.

Sebanyak 250 peluncuran telah dilakukan dalam pelatihan untuk peluncuran di siang hari dan malam hari, dan di semua kondisi cuaca, seperti yang dilaporkan.

Rudal Kinzhal adalah satu dari sekian banyak senjata baru yang diumumkan Putin dalam pidato kenegaraannya pada awal bulan ini, menjelang pemilihan presiden pada tanggal 18 Maret di mana dia dijamin akan menang.

Luncurkan Rudal ‘Tak Terkalahkan’, Putin Tegaskan Bencana Global jika Rusia Diserang

Kementerian tersebut merilis rekaman video yang menunjukkan dua pilot bersiap untuk penerbangan dan kemudian berlari menuju sebuah jet dengan sebuah rudal besar yang tersandang di bawah perutnya. (Foto: east2west news/Russion MO)

Putin mengatakan bahwa rudal tersebut terbang dengan kecepatan 10 kali kecepatan suara dan bisa mengatasi sistem pertahanan udara.

Rudal tersebut telah ditempatkan di Distrik Militer Selatan sejak tanggal 1 Desember, tambahnya.

Wakil Perdana Menteri Dmitry Rogozin mengatakan di Facebook, bahwa upaya juga telah dilakukan untuk memodernisasi jet supersonik MiG-31 ‘unik’ yang akan membawa rudal tersebut.

Sejak awal tahun ini, lebih dari 250 peluncuran telah dilakukan oleh pesawat itu untuk menyempurnakan kerja sistem rudal tersebut, kata Kementerian Pertahanan.

Luncurkan Rudal ‘Tak Terkalahkan’, Putin Tegaskan Bencana Global jika Rusia Diserang

Presiden Putin juga menunjukkan rekaman video tentang uji coba rudal Sarmat yang baru, yang dilakukan pada tahun lalu. (Foto: AP)

Dalam pidatonya di awal bulan ini, Putin mengatakan bahwa Rusia telah menguji serangkaian senjata nuklir baru yang kebal terhadap pencegatan oleh musuh.

Dia mengatakan bahwa senjata tersebut meliputi rudal jelajah bertenaga nuklir dan pesawat tak berawak bertenaga nuklir.

Dia juga menunjukkan rekaman video peluncuran rudal balistik antarbenua berat yang baru, di layar lebar.

Cuplikan video tersebut juga berisi rangkaian yang dihasilkan komputer yang menunjukkan potensi kekuatan dan jangkauan roket baru tersebut, termasuk bom yang melanda negara bagian AS di Florida.

Dalam pidatonya, Putin mengatakan bahwa adanya senjata baru tersebut telah membuat pertahanan rudal pimpinan NATO ‘tidak berguna’, dan berarti sebuah akhir yang efektif untuk apa yang dia gambarkan sebagai upaya Barat untuk menghalangi pembangunan militer Rusia.

Luncurkan Rudal ‘Tak Terkalahkan’, Putin Tegaskan Bencana Global jika Rusia Diserang

Pemimpin Rusia tersebut mengatakan bahwa pesawat tak berawak bawah air berkecepatan tinggi (foto) juga memiliki jangkauan ‘antarbenua’ dan mampu membawa hulu ledak nuklir yang dapat menargetkan kapal induk dan fasilitas pesisir. (Foto: EPA)

Dia mengatakan: “Saya ingin mengatakan kepada semua orang yang telah memicu perlombaan senjata selama 15 tahun terakhir, berusaha untuk mendapatkan keuntungan sepihak atas Rusia, memberlakukan sanksi yang melanggar hukum yang bertujuan untuk mengendalikan pembangunan negara kami: Semua yang ingin Anda hindari dengan kebijakan Anda sudah terjadi.”

“Anda telah gagal menahan Rusia.”

Berbicara tentang persenjataan baru tersebut, Putin mengatakan bahwa rudal jelajah bertenaga nuklir yang diuji pada musim gugur yang lalu, memiliki jangkauan dan kecepatan yang tidak terbatas dan kemampuan manuver yang memungkinkannya menembus pertahanan rudal.

Pemimpin Rusia tersebut mengatakan bahwa pesawat tanpa awak berkecepatan tinggi juga memiliki jangkauan ‘antarbenua’ dan mampu membawa hulu ledak nuklir yang dapat menargetkan kapal induk dan fasilitas pesisir.

Dia mengatakan bahwa kedalaman operasional dan kecepatan tinggi akan membuatnya kebal terhadap pencegatan oleh musuh, dan menambahkan: ‘Ini fantastis!’

Putin menambahkan bahwa nama untuk rudal jelajah bertenaga nuklir dan pesawat tanpa awak tersebut belum dipilih, dan menyarankan agar Kementerian Pertahanan menjalankan kontes nasional untuk mendapatkan nama terbaik.

    Baca Juga : Campur Tangan Rusia dalam Pemilu Amerika, Putin: ‘Saya Tidak Peduli’

Presiden dalam pernyataannya kepada audiens yang terdiri dari ratusan pejabat senior dan anggota parlemen, menyertakan sebuah video dan gambar komputer dari senjata baru, dan diperlihatkan di layar raksasa di sebuah ruang konferensi di dekat Kremlin.

“Tidak ada orang di dunia ini yang punya sesuatu seperti itu,’”katanya. “Mungkin akan muncul suatu hari nanti, tapi di saat itu kita akan mengembangkan sesuatu yang baru.”

Putin mengatakan bahwa Rusia juga menguji rudal balistik antarbenua berat yang baru, yang disebut Sarmat, dengan jangkauan dan jumlah hulu ledak yang melebihi pendahulunya dari era Soviet, yang dikenal di Barat sebagai Setan.

    Baca Juga : Opini: Apakah Presiden Amerika adalah Aset Rusia?

Dia memuji generasi baru ilmuwan muda yang bekerja untuk persenjataan semacam itu, dan memanggil mereka ‘pahlawan zaman ini’.

Pemimpin Rusia tersebut menekankan bahwa pengembangan senjata baru yang tidak setara di Barat, terjadi sebagai tanggapan terhadap penarikan AS dari sebuah perjanjian era Perang Dingin yang melarang pertahanan rudal, dan upaya AS untuk mengembangkan sistem pertahanan rudal.

Dia mengatakan bahwa AS telah mengabaikan keluhan Rusia.

“Tidak ada yang mendengarkan kami,” katanya. “Anda mendengarkan kami sekarang.”

Dia mengatakan bahwa senjata baru tersebut akan membantu memastikan stabilitas global dan menahan upaya-upaya untuk melemahkan Rusia.

Dia mengatakan bahwa Kinzhal, atau Dagger, sudah ditempatkan di Distrik Militer Selatan Rusia.

Dia mengatakan bahwa rudal itu adalah rudal hipersonik yang dibawa oleh sebuah pesawat terbang yang terbang dengan kecepatan 10 kali kecepatan suara, dengan lintasan yang tidak dapat diprediksi menuju arah sasarannya.

Akhir pekan lalu, Putin mengatakan akan menghancurkan dunia dengan rudal nuklir jika Rusia diserang.

Luncurkan Rudal ‘Tak Terkalahkan’, Putin Tegaskan Bencana Global jika Rusia DiserangDia menjelaskan bahwa jika Rusia diserang dengan senjata nuklir dan menghadapi kemusnahan, maka dunia tidak akan layak untuk dijaga.

Dalam sebuah film dokumenter TV dia berkata: “Saya ingin memberi tahu Anda, dan saya ingin ini dikenal di sini dan di luar negeri.”

“Rencana kami untuk menggunakannya (gudang persenjataan nuklirnya), saya berharap tidak akan pernah terjadi, rencana teoritis kami yaitu menggunakannya untuk serangan balik, serangan balasan.”

“Keputusan tentang penggunaan senjata nuklir dapat dilakukan hanya jika sistem peringatan rudal kami tidak hanya mencatat peluncuran rudal, namun juga memberikan prediksi yang akurat mengenai lintasan penerbangan dan saat hulu ledak jatuh di Rusia.”

Dia berkata: “Ini disebut sebagai pembalasan, serangan balik, saat kami menerima hak hukum untuk menanggapi.”

“Ya ini akan menjadi bencana global bagi umat manusia. Ini akan menjadi bencana global bagi dunia.”

“Tapi sebagai warga negara Rusia, sebagai kepala negara Rusia, saya ingin bertanya—mengapa kami membutuhkan sebuah dunia jika Rusia tidak lagi ada?”

Keterangan foto utama: Dalam pidatonya di awal bulan, Putin mengatakan bahwa Rusia telah menguji serangkaian senjata nuklir baru yang ‘kebal terhadap pencegatan oleh musuh’. (Foto: EPA)

 

Luncurkan Rudal ‘Tak Terkalahkan’, Putin Tegaskan Bencana Global jika Rusia Diserang
Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top