tarif baru
Amerika

Manuver Perang Dagang Terbaru Amerika Kejutkan China: ‘Itu Membahayakan Dunia’

Pekerja memproduksi benang katun di sebuah pabrik di daerah Dali, provinsi Shaanxi, China. (Foto: Bloomberg/Getty Images/Nelson Ching)
Manuver Perang Dagang Terbaru Amerika Kejutkan China: ‘Itu Membahayakan Dunia’

China “terkejut” setelah Amerika Serikat mengumumkan rencana untuk tarif baru, meningkatkan ketegangan dalam perang dagang antara kedua negara tersebut. Pemerintah China menganggap ancaman terbaru pemerintah AS sebagai ancaman yang “benar-benar tidak dapat diterima,” dan mengatakan ancaman itu akan membahayakan dunia.

Baca Juga: Tarif China Serang Perdagangan Utama Amerika: Pertanian dan Energi

Oleh: BBC

Amerika Serikat (AS) telah menambah produk senilai $200 miliar ke dalam daftar barang-barang yang akan dikenakan tarif pada bulan September.

Langkah ini dilakukan hanya beberapa hari setelah kedua negara tersebut memberlakukan aksi saling balas tarif $34 miliar untuk barang satu sama lain.

Pemerintah China menganggap ancaman terbaru pemerintah AS sebagai ancaman yang “benar-benar tidak dapat diterima,” dan mengatakan ancaman itu akan membahayakan dunia.

“Perilaku AS telah merugikan China, merugikan dunia dan merugikan diri sendiri,” kata juru bicara kementerian perdagangan China dalam sebuah pernyataan.

Juru bicara itu juga mengatakan pemerintah harus mengambil “tindakan balasan yang diperlukan.”

Daftar nama barang-barang mencakup lebih dari 6.000 item termasuk produk makanan, mineral dan barang-barang konsumen seperti tas.

Publik bisa mengomentari daftar tersebut hingga akhir Agustus sebelum tarif baru—untuk dikenakan pada 10 persen—mulai berlaku.

Analisis: Andrew Walker, koresponden ekonomi

China mengatakan bahwa mereka akan menanggapi tarif baru yang diminta Presiden Trump untuk disiapkan oleh pemerintahannya. Tapi bagaimana caranya?

Baca Juga: Balas Dendam China atas Tarif Trump: Targetkan 128 Produk Amerika

China tidak dapat secara langsung menandingi total barang senilai $234 miliar yang AS miliki, karena tidak mengimpor barang Amerika sebanyak itu (fakta lain yang dikeluhkan presiden AS). Tahun lalu, ekspor barang AS ke China bernilai $130 miliar.

Apa yang bisa dilakukan oleh China adalah mempersulit kepentingan bisnis Amerika, dengan tindakan yang lebih agresif oleh regulator, seperti inspeksi keselamatan atau penyelidikan keuangan. China juga bisa mencoba memaksa mata uangnya lebih rendah untuk mendapatkan daya saing.

Bahkan ada spekulasi bahwa China dapat menjual sebagian dari utang pemerintah (atau obligasi) senilai $1 triliun yang dipegangnya. Jika terjual cukup banyak, itu bisa menaikkan biaya pinjaman di AS, tetapi itu juga akan merugikan China, dengan menekan nilai obligasi itu.

Pasar saham Asia turun tajam pada hari Rabu (11/7) karena investor menghindari risiko di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara dua raksasa ekonomi tersebut.

Di China, indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,5 persen, sedangkan Shanghai Composite turun 1,8 persen. Indeks acuan Jepang Nikkei 225 merosot 1,2 persen.

Gedung Putih mengatakan tarif itu adalah respon terhadap praktik perdagangan yang tidak adil oleh China.

AS ingin China menghentikan praktik-praktik yang diduga mendukung transfer kekayaan intelektual—desain dan ide produk—ke perusahaan China, seperti persyarat yang mengharuskan perusahaan asing berbagi kepemilikan dengan mitra lokal untuk mengakses pasar China.

Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer mengatakan bahwa pembalasan China “tidak bisa dibenarkan.”

“Seperti di masa lalu, Amerika Serikat bersedia untuk terlibat dalam upaya yang dapat mengarah pada penyelesaian keprihatinan kami tentang praktik perdagangan China yang tidak adil dan ke China membuka pasarnya terhadap barang dan jasa AS,” katanya.

“Sementara itu, kami akan tetap waspada untuk melindungi kemampuan pekerja dan bisnis kami agar bisa bersaing secara adil dan saling menguntungkan.”

‘Semakin khawatir’

Banyak perusahaan di AS menentang penggunaan tarif oleh pemerintah terhadap China, dengan mengatakan tarif itu berisiko merusak bisnis dan ekonomi tanpa cenderung mengubah perilaku.

Baca Juga: Perang Dagang Amerika-China Tingkatkan Risiko bagi Ekonomi Global

Selain tarif senilai $34 miliar yang mulai berlaku pada Jumat pekan lalu, Gedung Putih mengatakan akan berkonsultasi mengenai tarif untuk produk senilai $16 miliar lainnya. Presiden AS Donald Trump telah menyarankan tarif untuk ini bisa berlaku akhir bulan ini.

(Kredit: BBC)

Secara total, pajak impor baru yang dikenakan Presiden Trump untuk diberlakukan hampir sama dengan nilai seluruh ekspor barang China ke AS, senilai lebih dari $500 miliar tahun lalu.

“Ini adalah situasi yang sulit untuk sejumlah perusahaan kami. Mereka semakin khawatir tentang ke mana semua ini akan berakhir,” Ed Brzytwa, direktur perdagangan internasional untuk American Chemistry Council, yang mewakili perusahaan-perusahaan kimia, mengatakan kepada BBC pada hari Selasa (10/7) sebelum langkah-langkah  yang baru diumumkan.

“Mereka tidak tahu bagaimana akhir dari permainan itu.”

Keterangan foto utama: Pekerja memproduksi benang katun di sebuah pabrik di daerah Dali, provinsi Shaanxi, China. (Foto: Bloomberg/Getty Images/Nelson Ching)

Manuver Perang Dagang Terbaru Amerika Kejutkan China: ‘Itu Membahayakan Dunia’

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top