Siti Aisyah
Asia

Menang Banding, Siti Aisyah Dapat Akses Pernyataan Saksi

Siti Aisyah (kiri), dikawal oleh polisi ketika ia meninggalkan Pengadilan Banding setelah sidang di Putrajaya, Malaysia, Kamis, 24 Januari 2019. Aisyah bersama-sama dituduh membunuh Kim Jong-nam, saudara tiri Pemimpin Korea Utara yang terasing, dan memenangkan banding untuk mendapatkan pernyataan saksi yang diberikan kepada polisi, sebagai bagian dari pembelaannya. Tetapi jaksa mengatakan bahwa mereka akan menentang putusan pengadilan di pengadilan tinggi negara. (Foto: AP Foto/Yam G-Jun)
Berita Internasional >> Menang Banding, Siti Aisyah Dapat Akses Pernyataan Saksi

Siti Aisyah, tersangka pelaku pembunuhan saudara tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Kim Jong-nam, memenangkan pengadilan banding di Malaysia, dan mendapatkan akses pernyataan saksi. Hal ini merupakan bagian dari upaya pembelaannya. Siti Aisyah dan Doan Thi Huong dari Vietnam—bersama dengan empat tersangka Korea Utara yang masih buron—dituduh terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam pada tanggal 13 Februari 2017. Mereka mengaku bahwa mereka dijebak untuk ikut dalam sebuah acara realitas.

Baca juga: Misteri Pembunuhan Malaysia: Tuduhan Mengarah Kepada Kim Jong Un

Oleh: The Associated Press

Seorang wanita Indonesia yang bersama-sama dituduh membunuh saudara tiri Pemimpin Korea Utara, memenangkan banding pada Kamis (24/1) untuk mendapatkan pernyataan saksi yang diberikan kepada polisi sebagai bagian dari pembelaannya.

Jaksa mengatakan bahwa mereka akan menantang putusan Pengadilan Banding di pengadilan tinggi negara.

Pengadilan Tinggi pada bulan Agustus menemukan bahwa terdapat cukup bukti untuk menyimpulkan bahwa Siti Aisyah dan Doan Thi Huong dari Vietnam—bersama dengan empat tersangka Korea Utara yang masih buron—telah terlibat dalam “konspirasi yang direncanakan dengan baik” untuk membunuh Kim Jong-nam.

Kedua wanita muda itu dituduh mengolesi agen saraf VX di wajah Kim di sebuah terminal bandara di Kuala Lumpur pada tanggal 13 Februari 2017. Mereka mengatakan bahwa mereka mengira mereka sedang ikut program lelucon untuk sebuah acara TV. Mereka adalah satu-satunya tersangka yang ditahan. Keempat warga Korea Utara meninggalkan negara itu pada pagi yang sama ketika Kim terbunuh.

Gooi Soon Seng—seorang pengacara untuk Aisyah—mengatakan bahwa Pengadilan Banding tersebut membatalkan putusan pengadilan tingkat rendah bahwa pernyataan saksi adalah hak istimewa, dan memerintahkan jaksa untuk memberikan pernyataan polisi yang dibuat oleh tujuh saksi pembelaan dalam waktu dua minggu.

Namun dia mengatakan bahwa perintah tersebut telah ditunda, menunggu banding jaksa penuntut ke Pengadilan Federal. Pengadilan itu—yang dijadwalkan dilanjutkan pada Senin (28/1)—juga kemungkinan akan ditangguhkan sambil menunggu banding, katanya.

Baca juga: Misteri Pembunuhan Kim Jong Nam: yang Perlu Kita Tahu

Gooi menekankan bahwa pernyataan itu sangat penting untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kasus ini, karena salah satu saksi—pria yang mengantar Kim ke bandara—telah meninggal sementara empat lainnya tidak dapat dijangkau. Pengacara itu telah mewawancarai dua saksi tetapi mereka tidak kooperatif, dan pernyataan polisi akan membantu menentukan apakah mereka berbohong.

“Jika kita diizinkan untuk melihat pernyataan tersebut, maka kita akan mendapatkan pengadilan yang lebih adil. Jika kita tidak mendapatkan pengadilan yang adil, dari mana kita mendapatkan keadilan?” Kata Gooi. “Mengapa kebenaran harus diselimuti oleh kebijakan hak istimewa?”

Keterangan foto utama: Siti Aisyah (kiri), dikawal oleh polisi ketika ia meninggalkan Pengadilan Banding setelah sidang di Putrajaya, Malaysia, Kamis, 24 Januari 2019. Aisyah bersama-sama dituduh membunuh Kim Jong-nam, saudara tiri Pemimpin Korea Utara yang terasing, dan memenangkan banding untuk mendapatkan pernyataan saksi yang diberikan kepada polisi, sebagai bagian dari pembelaannya. Tetapi jaksa mengatakan bahwa mereka akan menentang putusan pengadilan di pengadilan tinggi negara. (Foto: AP Foto/Yam G-Jun)

Menang Banding, Siti Aisyah Dapat Akses Pernyataan Saksi

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top