Amerika dan Korea Utara
Global

Moon: Kim, Trump Suka Kamu

Berita Internasional >> Moon: Kim, Trump Suka Kamu

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in baru saja bertemu dengan Presiden Amerika Serikat di Argentina. Di pertemuan itu Donald Trump menitipkan pesan. Ia ingin agar Moon mengatakan pada Kim Jong-un, bahwa Trump menyukainya dan akan mengabulkan semua keinginannya.

Baca juga: Moon Jae-In Mampu Kembalikan Negosiasi Amerika-Korea Utara

Oleh: Hyonhee Shin (Reuters)

Donald Trump ingin Pemimpin Korea Utara itu tahu, bahwa dia menyukainya dan akan memenuhi keinginannya. Hal ini disampaikan oleh Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Minggu (2/12), satu hari setelah bertemu dengan Presiden AS itu di sebuah KTT ekonomi di Argentina.

Moon, yang berharap bisa menjamu Kim untuk kunjungan pertama seorang pemimpin Korea Utara ke Selatan dalam waktu dekat, mengatakan bahwa Trump memintanya untuk menyampaikan pesan tersebut.

“Pesannya adalah bahwa Presiden Trump memiliki pandangan yang baik tentang Ketua Kim dan bahwa ia menyukainya,” ujar Moon pada para wartawan di atas penerbangan dari Argentina menuju Selandia Baru, dimana ia akan memulai kunjungan kenegaraan tiga harinya, Minggu.

“Dan karena itu, ia meminta saya untuk mengatakan pada Ketua Kim bahwa ia ingin mengimplementasikan sisa dari kesepakatan bersama mereka dan bahwa ia akan memenuhi keinginan Ketua Kim.”

Trump, yang bertemu dengan Kim di Singapura pada bulan Juni, mengatakan pada hari Sabtu bahwa ia kemungkinan akan bertemu kembali dengan pemimpin Korea Utara itu untuk kedua kalinya pada bulan Januari atau Februari. Saat ini ada tiga tempat yang sedang dipertimbangkan.

“Kami sangat cocok. Kami memiliki hubungan yang sangat baik,” ujar Trump kepada para wartawan di atas Air Force One dalam perjalanan pulangnya dari KTT G20. Trump menambahkan, pada satu titik ia akan mengundang Kim ke Amerika Serikat.

Kim dan Trump berikrar pada pertemuan pertama mereka, untuk bekerja bersama ke arah denuklirisasi, walaupun kedua pihak sejak saat itu hanya membuat sedikit progres dalam mengikuti lini waktu kesepakatan, atau dalam mengambil langkah konkrit.

Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu setelah Trump bertemu dengan Presiden China Xi Jinping bahwa mereka dan Kim akan berjuang “untuk melihat Semenanjung Korea bebas nuklir”. Pernaytaan itu mengatakan Xi dan Trump “setuju bahwa progres besar telah dibuat dengan sehubungan Korea Utara.”

Trump sering kali menjabarkan memiliki hubungan pribadi yang hangat dengan Kim. Ia berargumen bahwa rapor ini akan membantunyanya sukses mencapai terobosan diplomatik yang luput dari tangan para pendahulunya sejak tahun 1950-an.

Baca juga: Trump ‘Kemungkinan Besar’ Akan Bertemu Kim Jong-un Lagi

Pada bulan September, Trump mengundang tepuk tangan riuh dari kerumunan pendukung dalam sebuah reli kampanye dengan menjabarkan surat-surat “indah” yang ia dan Kim saling kirimkan, mengatakan: “Kami jatuh cinta, oke?”

Para kritik Trump mengatakan, kata-kata hangat itu sampai saat ini masih belum berhasil untuk mencapai konsesi konkrit dari salah satu pemimpin dunia yang paling otoriter itu.

Pujian terbaru Trump untuk Kim, dalam lingkup formal pertemuannya dengan Moon, menunjukkan bahwa ia masih menekankan rapor hubungan pribadinya walaupun sempat ada kebuntuan dalam pembicaraan nuklir.

Moon mengatakan, pertemuan tingkat tinggi kedua antara Kim dan Trump akan menjadi “momen paling kritis” dalam proses denuklirisasi Korea Utara.

Dilaporkan oleh Hyonhee Shin; Disunting oleh Peter Graff

Keterangan foto utama: Donald Trump dan Kim Jong Un berjalan-jalan setelah makan siang. Acara makan siang adalah acara resmi terakhir yang dijadwalkan untuk para pemimpin. (Foto: AP/Evan Vucci)

Moon: Kim, Trump Suka Kamu

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top