China: Kamp-Kamp Xinjiang Akan Hilang Secara ‘Bertahap’
Asia

China: Kamp-Kamp Xinjiang Akan Hilang Secara ‘Bertahap’

Ketua pemerintah Xinjiang Shohrat Zakir telah menolak kritik internasional terhadap kamp-kamp interniran di wilayah China barat. (Foto: AFP/Greg Baker)
Berita Internasional >> China: Kamp-Kamp Xinjiang Akan Hilang Secara ‘Bertahap’

Ketua pemerintah Xinjiang Shohrat Zakir, mengatakan bahwa kamp-kamp Xinjiang akan hilang secara ‘bertahap’. Ia menjelaskan bahwa secara keseluruhan, jumlah orang di pusat-pusat pendidikan harus semakin sedikit, dan jika suatu hari masyarakat tidak lagi membutuhkannya, pusat-pusat pendidikan ini secara bertahap dapat menghilang. Shohrat juga mengecam “individu-individu tertentu”, yang katanya “melebih-lebihkan” jumlah orang di pusat-pusat ini. 

Oleh: AFP/Channel NewsAsia

Baca Juga: Jurnalis Indonesia dan Malaysia Kunjungi Uighur di Xinjiang

Seorang pejabat China pada Selasa (12/3) menolak kritik internasional terhadap kamp-kamp interniran di wilayah Xinjiang yang bergolak, dan menyebut kamp-kamp itu sebagai pusat pelatihan kerja yang akan “secara bertahap menghilang” jika “suatu hari masyarakat tidak lagi membutuhkannya”.

Hampir satu juta warga Uighur dan minoritas Muslim Turki lainnya kebanyakan ditahan di pusat-pusat penahanan di Xinjiang, menurut perkiraan yang dikutip oleh panel PBB.

Seorang pejabat Amerika Serikat (AS) menggambarkan situasi di Xinjiang sebagai “mengerikan”.

Namun Beijing membantah tuduhan itu, dan mengatakan bahwa orang-orang menghadiri “pusat pendidikan kejuruan” untuk menyingkirkan mereka dari pemikiran ekstremis, di wilayah yang dilanda kerusuhan dan serangan mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Pusat pendidikan dan pelatihan kami telah didirikan sesuai dengan kebutuhan kami. Para siswa yang datang untuk belajar, ini adalah angka yang dinamis yang berubah,” Shohrat Zakir, ketua pemerintah Xinjiang, mengatakan kepada para wartawan di sela-sela pertemuan parlemen tahunan China.

“Secara keseluruhan, jumlah orang di pusat-pusat pendidikan harus semakin sedikit, dan jika suatu hari masyarakat tidak lagi membutuhkannya, pusat-pusat pendidikan ini secara bertahap dapat menghilang,” katanya, tanpa menyebutkan jumlah orang di fasilitas tersebut.

Baca Juga: ‘Menjijikkan’: Putra Mahkota Saudi Bela Upaya China ‘Perangi Terorisme’ di Xinjiang

Para mantan tahanan mengatakan bahwa mereka mendapati diri mereka dipenjara karena pelanggaran seperti menumbuhkan janggut panjang dan berjilbab, atau mengucapkan selamat hari raya Islam di media sosial.

Para kritikus menuduh orang-orang Uighur di kamp-kamp tersebut sedang dicuci otak dalam kampanye besar-besaran, agar sesuai dengan masyarakat China dan meninggalkan Islam.

Shohrat juga mengecam “individu-individu tertentu”, yang katanya “melebih-lebihkan” jumlah orang di pusat-pusat ini.

“Tidak seperti itu,” katanya, dan meminta para wartawan untuk mengunjungi Xinjiang.

Para wartawan dilecehkan dan diawasi oleh otoritas lokal ketika melaporkan di wilayah China barat.

“Hanya ada situasi yang sangat tragis, dan saya pikir, situasi yang mengerikan di sana,” utusan AS untuk kebebasan beragama Sam Brownback mengatakan kepada para wartawan dalam sebuah panggilan konferensi.

Xinjiang—yang berbagi perbatasan dengan beberapa negara termasuk Pakistan dan Afghanistan—telah lama menderita kerusuhan dan kekerasan, yang menurut China diatur oleh gerakan “teroris” terorganisasi yang mencari kemerdekaan di wilayah itu.

China telah menerapkan tindakan keras keamanan besar-besaran, yang katanya telah mencegah insiden kekerasan selama lebih dari dua tahun.

Baca Juga: Pentingnya Suara Indonesia untuk Muslim Uighur di Xinjiang

Tetapi banyak ahli Uighur dan Xinjiang mengatakan bahwa episode kekerasan sebagian besar berasal dari ledakan kemarahan spontan terhadap penindasan budaya dan agama oleh China, dan bahwa Beijing memainkan terorisme untuk membenarkan kontrol ketat atas wilayah yang kaya akan sumber daya itu.

Keterangan foto utama: Ketua pemerintah Xinjiang Shohrat Zakir telah menolak kritik internasional terhadap kamp-kamp interniran di wilayah China barat. (Foto: AFP/Greg Baker)

China: Kamp-Kamp Xinjiang Akan Hilang Secara ‘Bertahap’

BERLANGGANAN

2 Comments

2 Comments

  1. casino770 online

    March 14, 2019 at 11:56 pm

    Once you do this, you’ll be amazed at how
    much traffic will begin to filter down to your websites. By looking at the list you have, keep the
    actual which do not go beyond your budget. https://twork.com.au/profile/sethsupport?zrl=https://hedgefundmanagers.com%2F__media__%2Fjs%2Fnetsoltrademark.php%3Fd%3D918kiss.bid%2Fdownloads%2F218-download-rollex11/

  2. 3win8 download

    March 14, 2019 at 11:09 pm

    People keep asking me, why would a bank force foreclosures?
    Avoid this potential problem by opting for
    looser styles that minimize scalp force. However, when it
    for you to meat, there is another major factor to team members. https://Scr888.group/live-casino-games/2485-3win8

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top