Komik Muslim Gay
Berita Politik Indonesia

Diancam Blokir oleh Pemerintah, Instagram Tutup Akun Komik Muslim Gay

Berita Internasional >> Diancam Blokir oleh Pemerintah, Instagram Tutup Akun Komik Muslim Gay

Instagram menutup akun @alpantuni yang berisi komik-komik tentang seorang homoseksual yang beragama Muslim. Hal itu dilakukan setelah protes dari pemerintah Indonesia yang mengatakan konten komik Muslim Gay menimbulkan kegaduhan. Akun tersebut memicu serangkaian kritik di media sosial di Indonesia, di mana beberapa menuduh pembuatnya atas pornografi atau penistaan ​​agama.

Baca Juga: Bos Pornografi Yahudi: Homofobia Muslim Sangat Tidak Menyenangkan bagi Kaum Liberal

Oleh: Mike Ives dan Muktita Suhartono (The New York Times)

Akun Instagram yang menampilkan komik strip dengan karakter seorang homoseksual Muslim ditutup pada Rabu (13/2), beberapa hari setelah para pejabat Indonesia mengancam akan memblokir seluruh platform media sosial tersebut di Indonesia, karena kegaduhan atas konten komik Muslim gay tersebut.

Peristiwa ini adalah titik nyala terakhir dalam pertempuran tentang moralitas dan hak-hak sipil di Indonesia—sebuah negara mayoritas Muslim. Walau orang lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di negara itu menegaskan diri mereka sendiri, tapi yang lainnya mendukung gerakan Islam yang kuat yang telah menganut beberapa kebijakan homofobia dan menggambarkan LGBT sebagai ancaman bagi kerukunan nasional.

Akun Instagram @Alpantuni, pertama kali muncul pada bulan Januari dengan tagline “Komik Muslim gay untuk orang yang bisa berfikir.” Komik berbahasa Indonesia itu membahas identitas gay dan kefanatikan agama, dan menggambarkan laki-laki dengan baju mereka terlepas dan berada di tempat tidur bersama, meskipun tidak pernah telanjang sepenuhnya.

Akun tersebut memicu serangkaian kritik di media sosial di Indonesia, di mana beberapa menuduh pembuatnya atas pornografi atau penistaan ​​agama.

“Tuhan menciptakan manusia sebagai pria dan wanita, pasangan, dan tidak ada jenis kelamin ketiga,” Muhyiddin Junaidi, seorang perwakilan dari MUI mengatakan dalam sebuah wawancara telepon.

“Bagi kami, menjadi LGBT adalah penyakit psikologis yang perlu disembuhkan, dan komik ini mempromosikannya,” tambahnya. “Itu akan merusak kepercayaan masyarakat dalam jangka panjang.”

Kementerian Informasi Indonesia mengirim surat kepada Instagram pada tanggal 2 Februari, yang meminta perusahaan itu untuk menghapus akun tersebut, dengan alasan bahwa itu melanggar hukum Indonesia tentang distribusi pornografi, kata Ferdinandus Setu, seorang juru bicara kementerian. Dia mengatakan bahwa kementerian itu juga mengancam akan menutup Instagram di Indonesia jika mereka tidak memenuhi permintaan tersebut.

Setu mengatakan bahwa unggahan itu dihapus pada Rabu (13/2) pagi, dan Instagram telah menutup akun dengan nama yang hampir sama beberapa minggu sebelumnya, atas permintaan kementerian.

Tetapi Instagram mengatakan pada Rabu (13/2), bahwa mereka telah memutuskan untuk tidak menghapus akun @Alpantuni, yang memiliki hampir 6.000 pengikut, setelah menentukan bahwa itu tidak melanggar “pedoman komunitas” perusahaan.

“Ada sejumlah alasan lain mengapa akun tersebut mungkin tidak lagi dapat diakses, termasuk, misalnya, jika pemegang akun menghapus akun, menonaktifkan akun, atau mengubah nama pengguna akun,” kata Ching Yee Wong, Kepala Komunikasi Asia-Pasifik perusahaan tersebut.

Baca Juga: Praktik ‘Ruqyah’ LGBT: Tanda Meningkatnya Konservatisme di Indonesia?

Instagram tidak menanggapi pertanyaan tentang apakah sebelumnya mereka telah menutup akun-akun dengan nama yang mirip, dan pemilik akun @Alpantuni tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Terdapat spekulasi bahwa akun tersebut mungkin berbasis di Malaysia.

Sebagai salah satu saran, pedoman komunitas Instagram menginstruksikan para pengguna untuk tidak mengunggah konten pornografi dan untuk “selalu mengikuti hukum.” Perusahaan itu mengatakan pada Rabu (13/2) bahwa para pengguna harus melaporkan konten Instagram yang melanggar pedoman atau konten yang “membuat mereka merasa tidak nyaman.”

Berita surat dari Kementerian Informasi untuk Instagram tersebut pertama kali dilaporkan dalam bahasa Inggris pada Selasa (12/2) oleh Coconuts Jakarta, cabang dari media berita yang mencakup bagian dari Asia Tenggara.

Indonesia—negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia—memiliki populasi 260 juta orang dengan beragam etnis, di mana sekitar 90 persen dari mereka adalah Muslim.

Toleransi—walau dendam—yang sudah lama terhadap homoseksualitas di Indonesia, mulai terkikis pada tahun 2016, ketika pihak berwenang, di bawah tekanan dari kelompok-kelompok Islam sayap kanan, mulai menangkap laki-laki gay dalam jumlah besar.

Pada tahun 2017, dua pria yang dituduh berhubungan seksual satu sama lain di Aceh—sebuah provinsi Indonesia semiotonom yang memberlakukan versi ketat hukum Syariah—dijatuhi hukuman 85 cambukan di depan umum.

Dan tahun lalu, sebuah kota di Provinsi Sumatra Barat mengesahkan undang-undang yang memidanakan apa yang disebutnya “tindakan tidak bermoral” antara pasangan sesama jenis dan melarang penduduk berpakaian tidak sesuai jenis kelamin.

Lonjakan baru-baru ini dalam undang-undang semacam itu mungkin mencerminkan pengakuan yang tumbuh oleh beberapa politisi Indonesia, bahwa mereka dapat memenangkan dukungan rakyat dengan mendukung sentimen Islam garis keras. Indonesia sedang mempersiapkan pemilihan presiden pada bulan April, dan beberapa orang takut akan kembalinya intoleransi sektarian yang merusak pemilu semacam itu pada tahun 2014.

Hingga Rabu (13/2) sore, situs @Alpantuni tidak aktif, tetapi para pengguna Instagram lainnya mengunggah ulang komiknya.

Beberapa karakter dalam komik tersebut dikritik oleh orang lain sebagai “bodoh”, “tidak beradab”, dan “tidak bertuhan” karena menjadi gay. Laporan Coconuts mengatakan bahwa komentar di akun Instagram itu “sangat penuh kebencian (dan penggambaran yang cukup akurat dari pembenci LGBT yang digambarkan dalam komik itu sendiri).”

Seorang kritikus menulis, “Jika Anda ingin menjadi seorang Muslim, jangan menjadi gay.”

“Itu hak Anda untuk menjadi tidak bertuhan, tetapi jangan menjadi Muslim dan gay,” tulis yang lain. “Itu serakah.”

Mike Ives melaporkan dari Hong Kong, dan Muktita Suhartono dari Bangkok.

Keterangan foto utama: Instagram akhirnya menghapus konten dari akun @alpantuni, setelah pemerintah Indonesia melayangkan surat protes yang menganggap isi akun ini bersifat pornografi. (Foto: Wikipedia)

Diancam Blokir oleh Pemerintah, Instagram Tutup Akun Komik Muslim Gay

BERLANGGANAN

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top