KTT G20
Global

Macron kepada bin Salman di G20: ‘Anda Tak Pernah Dengarkan Saya!’

MBS dan Macron bertemu di sela-sela KTT G20 di Argentina. (Foto: Kementerian Luar Negeri Saudi melalui Twitter, via Al Jazeera)
Berita Internasional >> Macron kepada bin Salman di G20: ‘Anda Tak Pernah Dengarkan Saya!’

Presiden Prancis Emmanuel Macron dilaporkan telah memberikan ‘pesan yang sangat tegas’ kepada putra mahkota Saudi Mohammed bin Salman atas pembunuhan Khashoggi dan Perang Yaman, pada pertemuan mereka di sela-sela KTT G20. Dalam sebuah video, terdengar bin Salman meminta agar Macron tidak khawatir, yang dibalas oleh Macron, ‘Anda tidak pernah mendengarkan saya!’

Baca juga: 6 Hal Penting yang Harus Diperhatikan pada Pertemuan G20

Oleh: Al Jazeera

Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman di sela-sela KTT G20 di ibu kota Argentina, Buenos Aires.

Menurut pejabat di Istana Elysee, Macron menyampaikan pesan yang “sangat tegas” kepada putra mahkota Saudi atas pembunuhan kolumnis Washington Post Jamal Khashoggi pada bulan Oktober, serta perang yang sedang berlangsung di Yaman.

Macron mengatakan bahwa Eropa akan mendesak para ahli internasional untuk menjadi bagian dari investigasi atas pembunuhan Khashoggi, kantor berita Reuters melaporkan.

Pembicaraan rahasia antara kedua pemimpin pada Jumat (30/11) itu, tertangkap di video dan dibagikan oleh harian Arab Saudi yang berbahasa Inggris, Saudi Gazette.

Dalam video tersebut, Pangeran Mohammed—yang juga dikenal sebagai MBS—dapat didengar mengatakan kepada Pemimpin Prancis itu untuk tidak khawatir, yang dijawab oleh Macron: “Saya khawatir.”

Macron kemudian memberi tahu MBS: “Anda tidak pernah mendengarkan saya,” di mana sang pangeran menjawab, “Saya akan mendengarkan, tentu saja.”

Konteks pembicaraan itu tidak jelas, tetapi para pemimpin Barat—termasuk Macron dan Perdana Menteri Inggris Theresa May—telah berjanji untuk menghadapi pangeran Saudi atas pembunuhan Khashoggi, yang menghilang di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

Beberapa negara, termasuk Amerika Serikat (AS) dan Kanada, telah menjatuhkan sanksi terhadap agen Saudi yang terlibat dalam pembunuhan itu, tetapi kecurigaan kuat tetap ditujukan pada peran putra mahkota Saudi dalam kematian tersebut.

Prancis juga memberlakukan sanksi—termasuk larangan perjalanan—terhadap 18 warga Saudi terkait dengan pembunuhan itu. Para pejabat Prancis juga mengatakan bahwa lebih banyak sanksi bisa menyusul, tergantung pada hasil penyelidikan.

Arab Saudi menolak setiap tuduhan bahwa MBS tahu-menahu soal operasi untuk membunuh Khashoggi, tetapi Turki secara konsisten telah mengisyaratkan keterlibatan Saudi di level tinggi, namun tidak menuduh pemimpin kerajaan Saudi yang senior (Raja Salman).

Pembunuhan Khashoggi membuat marah negara-negara Barat, dan pemerintah yang secara tradisional bersekutu dengan Arab Saudi telah menemukan diri mereka harus menyeimbangkan seruan untuk menghukum kerajaan Saudi dengan risiko memburuknya hubungan, dan berpotensi membahayakan kontrak komersial dan militer.

Tidak ada pemimpin yang bersikap jelas dalam menempuh risiko-risiko itu, seiring Presiden AS Donald Trump, memperingatkan bahwa AS berisiko kehilangan miliaran dolar jika mengambil tindakan hukuman terhadap Riyadh.

G20 adalah kunjungan pertama Pangeran Mohammed untuk bertemu dengan para pemimpin Barat sejak peristiwa pembunuhan Khashoggi.

Tangkapan layar Twitter.

Siapa yang telah Mohammed bin Salman temui di G20 sejauh ini?

Presiden Emmanuel Macron (Prancis)

Presiden Moon Jae-In (Korea Selatan)

Baca juga: Mohammed bin Salman Bisa Jadi Pariah di KTT G20

Presiden Xi Jinping (China)

Presiden Enrique Pena Nieto (Meksiko)

Wakil Presiden Jusuf Kalla (Indonesia)

Perdana Menteri Narendra Modi (India).

Keterangan foto utama: MBS dan Macron bertemu di sela-sela KTT G20 di Argentina. (Foto: Kementerian Luar Negeri Saudi melalui Twitter, via Al Jazeera)

Macron kepada bin Salman di G20: ‘Anda Tak Pernah Dengarkan Saya!’

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top