Australia dan Oseania

Morrison: Partai Politik Australia Jadi Sasaran Kejahatan Siber

Berita Internasional >> Morrison: Partai Politik Australia Jadi Sasaran Kejahatan Siber

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan bahwa beberapa partai politik Australia, seperti Partai Liberal dan Buruh terkena dampak aktivitas kejahatan siber. Morrison mengatakan bahwa intrusi ke dalam jaringan partai politik telah terdeteksi oleh agen yang menyelidiki serangan terhadap jaringan Gedung Parlemen. Dia mengatakan agen keamanan telah “bertindak tegas” untuk menghadapi serangan dan “mengamankan sistem ini dan melindungi para pengguna.”

Oleh: Katharine Murphy (The Guardian)

Partai-partai politik Australia yang utama telah ditargetkan oleh “badan negara yang canggih,” menurut Perdana Menteri Australia Scott Morrison, sebagai bagian dari pelanggaran jaringan komputer Gedung Parlemen.

Kepala Pusat Keamanan Siber Australia (ACSC) Alastair MacGibbon mengatakan bahwa lembaga-lembaga tersebut tidak yakin materi apa yang telah diambil dalam insiden itu karena upaya perbaikan dengan cepat telah menghilangkan beberapa bukti forensik.

Morrison mengonfirmasi intrusi yang disponsori negara dalam sebuah pernyataan kepada parlemen pada hari Senin (18/2), tetapi mengatakan tidak ada bukti campur tangan pemilu dan langkah-langkah yang telah dilakukan untuk “memastikan integritas sistem pemilu kita.”

Morrison mengatakan dia telah menginstruksikan Pusat Keamanan Siber Australia (ACSC) “untuk siap memberikan dukungan segera kepada partai politik atau lembaga pemilu, termasuk menyediakan pakar teknis mereka.”

Dia mengatakan bahwa komisi pemilihan federal dan negara bagian serta lembaga keamanan siber di negara bagian telah diberi pengarahan. Pusat keamanan siber di Canberra juga bekerja dengan perusahaan anti-virus global “sehingga dunia dapat segera mendeteksi aktivitas jahat ini.”

MacGibbon mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak dapat menjawab apakah data telah diambil karena agensi “bertindak luar biasa cepat dan sangat terbuka, jadi kami menyatukan semua fragmen peristiwa.”

“Ini masih sangat awal, dan keputusan telah dibuat, keputusan yang tepat telah dibuat, untuk go public dan mengambil tindakan nyata untuk mengamankan sistem ini dengan mempertaruhkan risiko melakukan tindakan,” katanya.

Menanggapi pernyataan itu, pemimpin Partai Buruh Bill Shorten mengatakan kepada parlemen bahwa lembaga-lembaga pemerintah, seperti komisi pemilihan umum, pada umumnya terlindungi dengan baik, “tetapi struktur politik partai kita mungkin lebih rentan.” Dia mencatat bahwa dalam serangan yang sebanding di luar negeri “partai-partai progresif lebih cenderung menjadi sasaran organisasi ultra-sayap kanan.”

Shorten mengatakan bahwa partai-partai politik adalah organisasi kecil dengan hanya beberapa staf penuh waktu, tetapi mereka bekerja dalam mengumpulkan, menyimpan, dan menggunakan “sejumlah besar informasi tentang pemilih dan masyarakat.”

“Lembaga-lembaga ini bisa menjadi sasaran empuk dan pendekatan nasional kita terhadap keamanan siber perlu lebih memperhatikan organisasi non-pemerintah,” katanya. “Lembaga-lembaga kita tersebut seharusnya tidak hanya memberikan saran kepada partai politik, tetapi secara aktif membantu pertahanan mereka.”

Morrison mengatakan bahwa intrusi ke dalam jaringan partai politik telah terdeteksi oleh agen yang menyelidiki serangan terhadap jaringan Gedung Parlemen. Dia mengatakan agen keamanan telah “bertindak tegas” untuk menghadapi serangan dan “mengamankan sistem ini dan melindungi para pengguna.”

Morrison tidak mengatakan negara mana yang berada di balik intrusi dan mengatakan kepada parlemen bahwa dia tidak berniat untuk merinci tentang masalah operasional. Morrison mengatakan kepada parlemen bahwa proses demokrasi Australia “adalah aset terbesar kita” dan “bagian paling penting dari infrastruktur nasional kita.”

“Kepercayaan publik terhadap integritas proses demokrasi kita adalah elemen penting dari kedaulatan dan pemerintahan Australia,” katanya. “Meskipun kita akan dengan penuh semangat memperdebatkan banyak isu, kita semua bersatu dalam komitmen kita terhadap prinsip-prinsip demokrasi.”

Shorten mengatakan bahwa Partai Buruh memiliki kepercayaan diri dan “kepercayaan” pada agen keamanan Australia, tetapi dia mengatakan mungkin struktur organisasi membutuhkan penyesuaian, mengingat skala ancaman saat ini.

“Saya dapat mengatakan bahwa saya memiliki kepercayaan besar pada agen keamanan kita dan profesionalisme mereka untuk melakukan semua yang mereka bisa untuk melindungi bangsa kita terhadap ancaman dunia maya, tetapi kita harus terus bertanya pada diri sendiri apakah pengaturan kita sudah benar,” katanya.

Shorten menegaskan bahwa pusat keamanan siber Australia harus menjadi satu-satunya titik kontak untuk mengelola komunikasi krisis dan manajemen ancaman. “Pusat ini harus tetap berbasis di portofolio pertahanan dan terus melapor ke direktur jenderal Direktorat Sinyal Australia (ASD).”

Katharine Murphy adalah editor politik untuk The Guardian.

Keterangan foto utama: Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan bahwa semua partai politik Australia telah diretas oleh “badan negara.” (Foto: AAP/Grant Wells)

Morrison: Partai Politik Australia Jadi Sasaran Kejahatan Siber

BERLANGGANAN

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top