Khawatir Pengekangan, Musisi Turun ke Jalan Tentang RUU Permusikan
Berita Politik Indonesia

Khawatir Pengekangan, Musisi Turun ke Jalan Tentang RUU Permusikan

Berita Internasional >> Khawatir Pengekangan, Musisi Turun ke Jalan Tentang RUU Permusikan

Ratusan musisi turun ke jalan untuk menentang RUU Permusikan. Mereka menganggap rancangan undang-undang itu berpotensi menekan kebebasan berekspresi. RUU tersebut, yang sedang dipertimbangkan oleh DPR, nantinya bisa menjebloskan musisi ke penjara atau mendenda mereka jika mereka tidak patuh. 

Oleh: France 24

Baca Juga: RUU Permusikan Merugikan dan Menghambat Kreativitas Musisi Indonesia

Para musisi Indonesia telah bersatu untuk menentang RUU Permusikan, rancangan undang-undang yang berupaya untuk melarang konten musik yang menghujat dan “porno”, yang menurut para kritikus dapat digunakan untuk menekan kebebasan berekspresi di negara mayoritas Muslim ini.

Lebih dari 100 pendemo—banyak yang membawa plakat atau bermain gitar dan drum—turun ke jalan-jalan Bogor pada hari Minggu (10/2) untuk berdemonstrasi menentang RUU Permusikan tersebut.

Seruan online yang menyerukan agar RUU yang tidak jelas itu dihapus telah ditandatangani oleh hampir 270.000 orang.

Di bawah undang-undang yang diusulkan, musisi akan dicegah dari “membawa pengaruh negatif dari budaya asing dan/atau menurunkan martabat manusia” di Indonesia.

Selain menindak konten yang menghujat dan “pornografi”, ia memberlakukan persyaratan baru yang memberatkan musisi, seperti melakukan tes kompetensi untuk mendapatkan sertifikasi.

RUU tersebut, yang sedang dipertimbangkan oleh DPR, nantinya bisa menjebloskan musisi ke penjara atau mendenda mereka jika mereka tidak patuh.

Baca Juga: RUU Permusikan Bertujuan untuk Memajukan Industri Musik Indonesia

Para musisi mengatakan kata-kata yang tidak jelas dari RUU itu dapat menyebabkan penyalahgunaan oleh pihak berwenang.

Danilla Riyadi, yang memprakarsai petisi atas nama koalisi musisi yang peduli, mengatakan RUU itu “sangat berbahaya dan bisa menjadi pintu gerbang bagi sekelompok orang untuk menganiaya proses kreatif orang yang tidak mereka sukai.”

Musisi yang kini masuk ke dunia politik, Anang Hermansyah, yang berada di komite yang menyusun RUU itu, telah dikutip mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk memperkuat industri hiburan Indonesia dan detailnya masih bisa diubah.

Tidak jelas mengapa RUU tersebut melarang pengaruh asing dan konten “pornografi”—atau apa yang akan diklasifikasikan sebagai konten porno dalam musik.

Hampir 90 persen dari lebih dari 260 juta penduduk Indonesia merupakan Muslim, tetapi sebagian besar mempraktikkan Islam yang moderat.

Namun, seniman asing kadang-kadang menemukan diri mereka berada di persimpangan konservatif agama atau berseberangan dengan sensor negara.

Bintang pop Lady Gaga membatalkan konsernya pada tahun 2012 karena masalah keamanan setelah kelompok garis keras Islam akan memicu “kekacauan” jika dia memasuki Indonesia.

Polling: Pro-Kontra RUU Permusikan: Untungkan atau Rugikan Musisi?

Tahun lalu, iklan TV yang menampilkan anggota grup K-pop Blackpink yang mengenakan rok mini dilarang karena Komisi Penyiaran Indonesia menganggapnya tidak pantas.

Keterangan foto utama: Lebih dari 100 pendemo turun ke jalan untuk memprotes RUU Permusikan. (Foto: AFP)

Khawatir Pengekangan, Musisi Turun ke Jalan Tentang RUU Permusikan

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top