Pasukan Demokratik Suriah
Timur Tengah

Pasukan Demokratik Suriah Luncurkan Pertempuran Terakhir Lawan ISIS

Berita Internasional >> Pasukan Demokratik Suriah Luncurkan Pertempuran Terakhir Lawan ISIS

Pasukan Suriah yang didukung Amerika Serikat memulai serangan mereka terhadap kantong terakhir ISIS. Dua sumber keamanan AS mengatakan bahwa para pakar top pemerintah AS sangat percaya bahwa pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi masih hidup dan mungkin tengah bersembunyi di Irak. Dikepalai oleh milisi Kurdi YPG, SDF telah menjadi mitra utama Amerika di Suriah dan telah mengusir ISIS dari wilayah utara dan timur selama empat tahun terakhir.

Baca Juga: Amerika Serukan Pemulangan Pejuang Asing ISIS yang Ditahan di Suriah

Oleh: Rodi Said (Reuters)

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung Amerika Serikat telah memulai serangan terhadap kantong terakhir ISIS di Suriah timur pada hari Sabtu (9/2), yang bertujuan untuk menghapus sisa terakhir dari “kekhalifahan” kelompok jihadis tersebut di wilayah operasi SDF.

Presiden AS Donald Trump, yang berencana untuk menarik pasukan AS keluar dari Suriah, mengatakan pada hari Rabu (6/2) bahwa ia mengharapkan pengumuman paling cepat pekan depan bahwa koalisi pimpinan AS yang beroperasi dalam mendukung SDF telah merebut kembali semua wilayah yang sebelumnya dipegang oleh kelompok jihadis.

Wilayah kantong tersebut dekat dengan perbatasan Irak dan terdiri dari dua desa, meskipun ISIS juga masih memiliki wilayah di bagian Suriah yang sebagian besar berada di bawah kendali pemerintah Suriah yang didukung Rusia dan Iran.

Pejabat SDF, Mustafa Bali, berbicara kepada Reuters, menggambarkan serangan itu sebagai “pertempuran terakhir.” Dia kemudian menulis di Twitter bahwa serangan itu telah dimulai dan wilayah kantong itu akan “segera dibersihkan.” SDF telah menangani 10 hari terakhir “dengan sabar” ketika lebih dari 20.000 warga sipil telah dievakuasi dari wilayah kantong ISIS yang dikepung, menurut Bali.

Pejabat senior SDF, Redur Xelil, mengatakan kepada Reuters bahwa pasukan berharap untuk menguasai daerah itu pada akhir bulan Februari 2019, tetapi memperingatkan bahwa ISIS akan terus menimbulkan ancaman keamanan “besar dan serius,” bahkan setelah serangan itu.

ISIS telah menggambar ulang peta Timur Tengah pada tahun 2014 ketika ISIS mengumumkan kekhalifahan di sebagian besar wilayah Suriah dan Irak. Meski demikian, kelompok itu terus kehilangan pijakan dan dua hadiah utamanya, kota Raqqa di Suriah dan Mosul di Irak, telah jatuh pada tahun 2017.

SDF berderap maju

Sumber: Reuters

Dua sumber keamanan AS mengatakan bahwa para pakar top pemerintah AS sangat percaya bahwa pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi masih hidup dan mungkin tengah bersembunyi di Irak.

Baca Juga: AS Pergi, Pasukan Suriah Bergerak Lindungi Kurdi dari Serangan Turki

Dikepalai oleh milisi Kurdi YPG, SDF telah menjadi mitra utama Amerika di Suriah dan telah mengusir ISIS dari wilayah utara dan timur selama empat tahun terakhir.

Setelah menguasai Raqqa, SDF berderap maju ke selatan ke Provinsi Deir al-Zor, menyerang para jihadis di wilayah tepi timur Sungai Eufrat. Wilayah ISIS yang tersisa di Suriah kini berada di sebelah barat Sungai Eufrat.

Presiden Trump mengatakan pada bulan Desember 2018 bahwa ia akan menarik semua 2.000 pasukan AS dari Suriah, mengatakan bahwa pertempuran melawan ISIS di sana hampir dimenangkan. Tetapi seorang jenderal top AS mengatakan pada hari Selasa (5/2) bahwa kelompok itu akan menimbulkan ancaman yang berkelanjutan setelah penarikan pasukan AS, ketika ISIS tetap memiliki para pemimpin, pejuang, fasilitator, dan sumber daya yang akan memicu ancaman pemberontakan.

The Wall Street Journal melaporkan pada hari Jumat (8/2) bahwa militer AS sedang bersiap untuk menarik diri dari Suriah pada akhir bulan April 2019.

Seorang pejabat AS telah mengonfirmasi tanggal target penarikan pasukan untuk Reuters, mengatakan bahwa penarikan termasuk penarikan dari pangkalan militer Amerika di Tanf, dekat perbatasan Suriah dengan Irak dan Yordania. Koalisi yang dipimpin AS mengatakan bahwa mereka belum membahas jadwal penarikan pasukan Amerika dari Suriah.

Laporan tambahan oleh Mark Hosenball di London. Ditulis oleh Tom Perry di Beirut. Diedit oleh John Stonestreet dan David Holmes.

Keterangan foto utama: Para pejuang Pasukan Demokratik Suriah mengendarai truk ketika konvoi mereka melewati Ain Issa, Suriah, tanggal 16 Oktober 2017. (Foto: Reuters/Erik De Castro)

Pasukan Demokratik Suriah Luncurkan Pertempuran Terakhir Lawan ISIS

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top