Pemilu Diklaim Curang, Presiden Nigeria Muhammadu Buhari Serukan Persatuan
Afrika

Pemilu Diklaim Curang, Presiden Nigeria Muhammadu Buhari Serukan Persatuan

Berita Internasional >> Pemilu Diklaim Curang, Presiden Nigeria Muhammadu Buhari Serukan Persatuan

Presiden Nigeria Muhammadu Buhari memenangkan masa jabatan kedua dalam pemilu Nigeria yang sempat bermasalah. Kandidat oposisi utama Atiku Abubakar, mantan wakil presiden miliarder yang membuat janji kampanye untuk “membuat Nigeria berfungsi lagi,” segera menolak hasil pemilu yang disebutnya “pemilihan palsu” dan mengatakan bahwa langkah-langkah selanjutnya akan segera terungkap. Perdana Menteri Inggris Theresa May serta para pemimpin Kenya, Ghana, Senegal, dan Niger telah menyampaikan ucapan selamat mereka ke Buhari.

Oleh: Cara Anna dan Khaled Kazziha (Associated Press)

Baca Juga: Menjelaskan Perebutan Sekutu Terbaru China di Afrika

Presiden Nigeria Muhammadu Buhari pada hari Rabu (27/2) membela kemenangannya untuk masa jabatan kedua sebagai bebas dan adil dan menyerukan “cinta bersama kepada negara” ketika penantang utamanya bersumpah untuk menuntut ke pengadilan dengan tuduhan penipuan.

Presiden Muhammadu Buhari dinyatakan sebagai pemenang yang jelas dengan hampir 4 juta suara ketika warga negara demokrasi terbesar di Afrika tersebut memberinya kesempatan masa jabatan kedua untuk mengatasi wabah korupsi, rasa tidak aman yang meluas, dan ekonomi yang tertatih akibat resesi yang jarang terjadi.

Sementara banyak orang Nigeria yang frustrasi mengatakan bahwa mereka ingin mencoba orang baru, Buhari, seorang mantan diktator militer, mendapat keuntungan dari reputasinya yang jujur di negara yang kaya minyak tersebut yang bosan dengan para politisi yang cenderung memperkaya diri mereka sendiri daripada rakyat.

Kandidat oposisi utama Atiku Abubakar, mantan wakil presiden miliarder yang membuat janji kampanye untuk “membuat Nigeria berfungsi lagi,” segera menolak hasil pemilu yang disebutnya “pemilihan palsu” dan mengatakan bahwa langkah-langkah selanjutnya akan segera terungkap.

Ketika banyak orang Nigeria terbangun untuk mendapati kemenangan bersama dengan ibadah pagi, Buhari mengatakan kepada rekan-rekannya bahwa dia “sangat rendah hati.” Dia menyesali hilangnya puluhan nyawa dalam kekerasan terkait pemilihan yang “bodoh.”

“Saya ingin membuat seruan khusus kepada pendukung saya untuk tidak menertawakan atau mempermalukan oposisi,” katanya. Pada acara selanjutnya yang menyatakan kemenangannya, dia menambahkan dengan disambut tepuk tangan: “Pemilihan umum bukanlah perang dan tidak boleh dilihat sebagai urusan hidup-atau-mati.”

Abubakar yang menentang hasil pemilu mengatakan dia akan menyerah “dalam beberapa detik saja” jika pemungutan suara itu berlangsung bebas dan adil. Sebaliknya, ia menuduh adanya “malpraktik nyata dan terencana” di banyak dari 36 negara bagian Nigeria. Dia menegaskan bahwa pemungutan suara mendapatkan tekanan di daerah basis pendukungnya di wilayah selatan yang kaya minyak, sedangkan negara-negara bagian yang terancam oleh pemberontakan ekstremis menghasilkan jumlah pemilih yang luar biasa tinggi.

Salah satu pengamat pemilihan domestik, Civic Media Lab, mencatat bahwa “berlawanan dengan penalaran normal,” negara bagian yang paling terpengaruh oleh serangan ekstremis, Borno, mengalami peningkatan 13 persen dalam jumlah pemilih yang mencoblos. Namun beberapa warga mengatakan bahwa mereka bertekad untuk tetap memilih meskipun ada ancaman.

YIAGA Afrika, yang mengerahkan lebih dari 3.900 pengamat, mengatakan proyek penghitungan suara paralelnya menemukan hasil resmi sebagian besar dilacak dengan hasil sendiri tetapi meminta komisi pemilihan untuk memperhatikan angka partisipasi yang “tidak konsisten.”

Tantangan pengadilan bukanlah hal baru di Nigeria, di mana Buhari sendiri dengan gigih berjuang melawan kekalahan dalam pemilihannya selama berbulan-bulan dan dengan sia-sia. Mahkamah Agung Nigeria tidak pernah membatalkan pemilihan presiden, kata Chris Kwaja, penasihat senior United States Institute of Peace, kepada The Associated Press.

Rekan-rekan presiden telah menduga akan adanya tantangan hukum. “Tidak ada oposisi yang akan menyerah dan pura-pura mati,” tutur Hameed Ali, agen partai yang berkuasa yang menghadiri deklarasi pemungutan suara, kepada awak media.

Baca Juga: Al-Shabaab: Siapakah Kelompok Jihad Afrika Ini dan Apa Tujuan Mereka?

Nigeria relatif tenang setelah pemenang diumumkan. Buhari maupun Abubakar adalah warga Muslim dari utara, yang menghindari ketegangan regional di negara yang luas dengan wilayah selatan yang sebagian besar merupakan populasi Kristen.

Para pendukung Buhari menari di jalan-jalan dan menaiki kendaraan yang melaju serta menunjukkan kegembiraan yang penuh semangat.

“Dia adalah orang yang berintegritas,” kata seorang pendukung Buhari di kota utara Kano, Mohammed Aliyu, ketika orang-orang yang gembira mengangkat empat jari untuk menandai masa jabatan baru Buhari. “Dia adalah satu-satunya pemimpin di Nigeria saat ini yang tidak mengumpulkan kekayaan pribadi.”

Buhari mendulang 15,1 juta suara atau 55 persen, menurut komisi pemilihan. Abubakar menerima 11,2 juta suara atau 41 persen. Tingkat partisipasi nasional rata-rata adalah 35,6 persen, yang melanjutkan tren penurunan.

“Kecurangan itu sangat jelas,” kata seorang pendukung Abubakar di Kano, John Orerere. “Anda tidak dapat mengharapkan seseorang dapat tersenyum setelah hasil jerih payahnya dirampas,” kata Anthony Chigbo, aktivis politik di negara bagian Anambra tenggara.

Tetapi seorang aktivis hak-hak sipil, Musa Babn Iya, menegaskan bahwa orang-orang Nigeria tidak tertarik untuk kemungkinan tuntutan ke pengadilan, tetapi malah berpikir tentang “bagaimana cara keluar dari kesulitan ini” dengan sekadar bertahan hidup.

Partai Buhari menolak tuduhan Abubakar tentang manipulasi hasil pemilu dan meminta Abubakar untuk menerima kekalahannya dengan terhormat. Perdana Menteri Inggris Theresa May serta para pemimpin Kenya, Ghana, Senegal, dan Niger telah menyampaikan ucapan selamat mereka ke Buhari.

Pemilihan umym Nigeria, yang pernah digambarkan menunjukkan selisih tipis, mengalami penundaan yang mengejutkan selama seminggu dan keterlambatan yang signifikan dalam pembukaan tempat pemungutan suara. Meski para pengamat menyebut proses itu umumnya damai, setidaknya 53 orang tewas dalam serangan yang diklaim oleh kelompok ekstremis Islamic State West Africa Province (ISWAP) dan berbagai kelompok kekerasan lainnya, menurut pernyataan unit analisis SBM Intelligence.

Mantan duta besar Amerika Serikat untuk Nigeria John Campbell mengatakan bahwa pemilihan yang bermasalah memberikan alasan bagi para kandidat untuk mengajukan tuntutan ke pengadilan.

Banyak warga Nigeria telah berdoa untuk perdamaian selama proses pemilihan yang tak terduga. Beberapa di antara mereka berbicara menyetujui pemungutan suara 2015, ketika Presiden Goodluck Jonathan mengambil langkah menyerah yang belum pernah terjadi sebelumnya kepada Buhari sebelum hasil resmi diumumkan. Itu adalah kekalahan pertama presiden yang berkuasa oleh oposisi dalam sejarah negara itu. Kini orang-orang Nigeria yang telah dipuji karena kesabaran dan keteguhan hati mereka dalam proses pemungutan suara yang tidak bersahabat tersebut tengah bersiap untuk menghadapi pertarungan hukum.

Baca Juga: Opini: Mengapa Afrika Mencintai China

Anna melaporkan dari Kano, Nigeria. Kontributor: Penulis Associated Press Ismail Alfa Abdulrahim di Maiduguri, Nigeria; Hilary Uguru di Ughelli, Nigeria; Sam Olukoya di Lagos, Nigeria, dan jurnalis video Desmond Tiro di Kano, Nigeria.

Keterangan foto utama: Pendukung Presiden Nigeria Muhammadu Buhari, beberapa membawa senjata crude weapon, naik di bak truk ketika mereka mengikuti pawai untuk merayakan kemenangannya dalam pemilihan, di sebuah jalan di Kano, Nigeria utara, Rabu, 27 Februari 2019. Buhari pada hari Rabu membela kemenangannya untuk masa jabatan kedua sebagai bebas dan adil dan menyerukan “cinta bersama kepada negara” ketika penantang utamanya bersumpah untuk menuntut ke pengadilan dengan tuduhan penipuan. (Foto: AP Photo/Ben Curtis)

Pemilu Diklaim Curang, Presiden Nigeria Muhammadu Buhari Serukan Persatuan

BERLANGGANAN

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top