Pertempuran Terakhir ISIS
Timur Tengah

Pertempuran Terakhir ISIS: Ratusan Militan di Baghouz Suriah ‘Menyerah’

Berita Internasional >> Pertempuran Terakhir ISIS: Ratusan Militan di Baghouz Suriah ‘Menyerah’

Pertempuran terakhir ISIS masih berlangsung di Baghouz, Suriah. Setelah mati-matian memperjuangkan teritori terakhir mereka, ratusan militan ISIS menyerahkan diri kepada Pasukan Demokratik Suriah yang didukung oleh Amerika Serikat. Serangan itu telah diadakan selama berminggu-minggu untuk memungkinkan ribuan orang melarikan diri dari daerah itu.

Baca juga: Militan ISIS Kerahkan Bom Mobil untuk Pertahankan Teritori Terakhir

Oleh: AL Jazeera

Dalam pertempuran terakhir ISIS, ratusan orang, termasuk militan Negara Islam Irak dan Levant (ISIL atau ISIS), telah menyerah kepada pasukan pimpinan Kurdi di Suriah timur. Wilayah terakhir yang dipegang oleh kelompok bersenjata itu juga telah dievakuasi menurut seorang tentara.

Ciyager, seorang tentara dari Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung Amerika Serikat dan yang memerangi ISIS, mengatakan ada sekitar 500 orang telah meninggalkan desa Baghouz, di  provinsi Deir Az Zor, hari Senin (4/3).

Sekitar 200 orang lagi diperkirakan akan meninggalkan daerah kantong itu, kata Ciyager kepada kantor berita The Associated Press.

SDF tidak memberikan angka pasti tentang berapa banyak militan ISIS yang menyerah.

“Media dan aktivis pemberontak yang berafiliasi dengan SDF melaporkan puluhan militan ISIL menyerah; beberapa mengatakan ada 150 militan dan lainnya mengatakan ada 200 militan,” kata Zeina Khodr Al Jazeera, melaporkan dari Beirut di negara tetangga Libanon.

Pengawas Hak Asasi Manusia untuk Suriah, pemantau perang yang berbasis di Inggris, juga mengatakan kelompok yang meninggalkan Baghouz termasuk 150 militan ISIS.

Evakuasi itu terjadi beberapa jam setelah SDF mengumumkan peredaan dalam pertempuran guna melindungi warga sipil yang masih ada di daerah kantong itu, menurut Mostafa Bali, juru bicara kelompok itu.

“Kami meredakan serangan di Baghouz karena ada sejumlah kecil warga sipil yang ditahan sebagai perisai manusia oleh Daesh,” kata Bali di Twitter, Daesh adalah sebutan Arab untuk ISIS.

Baca juga: Para Bule yang Gabung dengan Pasukan Kurdi untuk Lawan ISIS Ini Tak Mau Pulang

“Namun, kami menyatakan bahwa pertempuran untuk merebut kembali pertahanan ISIS terakhir akan segera berakhir.”

Al Jazeera Khodr mengatakan tidak jelas berapa banyak militan ISIS dan warga sipil yang masih ada di Baghouz, yang terletak di sisi timur Sungai Efrat dekat perbatasan Irak.

Ribuan warga sipil telah meninggalkan desa itu dalam sepekan terakhir, kata Khodr, dan dibawa ke kamp Al Hol yang “penuh sesak”, yang kini dihuni lebih dari 55.000 orang.

“Mereka datang dengan kondisi yang lemah, lelah, dan lapar. Mereka tidak memiliki persediaan cukup, dan lembaga-lembaga bantuan di daerah itu telah kesulitan untuk memenuhi kebutuhan makan mereka,” tambahnya.

Sonia Khush, direktur Suriah untuk organisasi Save the Children, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa lembaga bantuan tidak siap untuk menerima gelombang besar orang yang datang dari Baghouz.

“Kebutuhannya sangat besar,” kata Khush. “Kami kesulitan dalam menyediakan tenda.”

Pada hari Minggu (3/3), SDF menghadapi ranjau darat, bom mobil, penyergapan terowongan dan serangan bunuh diri ketika mereka melanjutkan serangan terakhirnya di Baghouz.

Serangan itu telah diadakan selama berminggu-minggu untuk memungkinkan ribuan orang melarikan diri dari daerah itu.

Pada Jumat malam (1/3), SDF mengatakan hanya militan ISIS yang tersisa, tetapi para tentara pada hari Senin (4/3) mengatakan bahwa warga sipil masih berada di daerah itu.

Baca juga: Sering Diremehkan, Pengantin ISIS Justru Bisa Berbahaya

Sementara merebut kembali Baghouz akan menandai tonggak sejarah dalam perang melawan ISIS, kelompok itu diperkirakan akan tetap menjadi ancaman keamanan sebagai kekuatan dengan sel-sel tidur dan beberapa kantong wilayah terpencil.

Keterangan foto utama: Asap dan api mengepul dari Baghouz pada hari Minggu (3/3) ketika pasukan pimpinan Kurdi yang didukung oleh jet tempur Amerika Serikat menghujani daerah terakhir ISIS dengan artileri dan serangan udara (Foto: AFP/Delil Souleiman)

Pertempuran Terakhir ISIS: Ratusan Militan di Baghouz Suriah ‘Menyerah’

BERLANGGANAN

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top