Berita Politik Indonesia

Upaya Restrukturisasi Picu Protes di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Berita Internasional >> Upaya Restrukturisasi Picu Protes di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Para pendukung mengatakan bahwa rencana itu akan menjadikan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) lebih produktif. Restrukturisasi akan memindahkan 1.420 dari 1.771 staf administrasi, seperti pustakawan, dari pusat-pusat individu ke pusat penelitian utama organisasi atau kantor pusatnya di Jakarta. Namun, para staf protes karena keputusan itu tidak didiskusikan sebelumnya. 

Oleh: Dyna Rochmyaningsih (Nature)

Ratusan ilmuwan di Indonesia melakukan aksi protes pada hari Jumat (8/2), menentang rencana reorganisasi besar-besaran dari lembaga penelitian terbesar di Indonesia yang akan merelokasi lebih dari 1.400 pekerjaan pendukung sains.

Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Laksana Tri Handoko, mengatakan bahwa perubahan itu akan membuat organisasi lebih efisien dan memungkinkan para ilmuwan untuk berkonsentrasi pada penelitian, yang akan membantu untuk mengubah LIPI menjadi lembaga penelitian kelas dunia.

Restrukturisasi akan memindahkan 1.420 dari 1.771 staf administrasi, seperti pustakawan, dari pusat-pusat individu ke pusat penelitian utama organisasi atau kantor pusatnya di Jakarta.

Namun, para peneliti di LIPI, sebuah konstelasi pusat-pusat penelitian di seluruh penjuru Indonesia, merasa marah karena, menurut mereka, Handoko tidak berkonsultasi terlebih dahulu dengan para ilmuwan senior tentang bagaimana restrukturisasi akan mempengaruhi pusat-pusat dan staf mereka.

Handoko mengatakan bahwa dia memang berkonsultasi dengan wakilnya tentang rencananya untuk merestrukturisasi LIPI dan bahwa staf administrasi ditanyai di mana mereka lebih suka bekerja. “Pada prinsipnya, tidak ada relokasi staf ke kota-kota lain tanpa persetujuan dari staf,” katanya kepada Nature. Tetapi Handoko mengakui bahwa perincian tentang bagaimana staf pendukung akan direorganisasi tidak dibagikan kepada karyawan.

Ketakutan akan relokasi

Dalam dua minggu terakhir, surat resmi telah dikirim ke para staf administrasi untuk memberi tahu mereka tentang apakah pekerjaan mereka akan dipindahkan, memicu protes di markas LIPI. Para pengunjuk rasa mengatakan bahwa banyak dari staf pendukung telah menetap dengan keluarga, sehingga memindahkan mereka ke kota-kota atau pusat lain akan berdampak besar pada kehidupan mereka.

Dalam aksi itu, Handoko menandatangani surat yang ditulis oleh beberapa pemrotes yang mengatakan bahwa dia akan menghentikan sementara upaya reorganisasi, membuat tim untuk mengevaluasi reorganisasi, dan melibatkan para ilmuwan LIPI dalam pembahasan di masa depan mengenai restrukturisasi.

Beberapa peneliti Indonesia, banyak dari mereka adalah ilmuwan muda yang bekerja di luar negeri atau mereka yang telah kembali ke Indonesia dari luar negeri, mendukung rencana Handoko. Adi Nurhadiyatna, seorang pakar informatika di LIPI yang saat ini sedang menjalani PhD di Universitas Zagreb di Kroasia, berpendapat bahwa restrukturisasi akan membuat penelitian di Indonesia lebih produktif. “Tujuannya sangat baik karena para peneliti akan fokus pada penelitian, bukan pekerjaan administrasi,” katanya.

Keterangan foto utama: Banyak staf di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia telah direlokasi ke kantor pusat LIPI di Jakarta. (Foto: Google/Oget Sincan)

Upaya Restrukturisasi Picu Protes di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

BERLANGGANAN

2 Comments

2 Comments

  1. Parentino

    February 15, 2019 at 6:02 am

    Iya siap

  2. Rifky

    February 15, 2019 at 1:30 am

    Mantap mantap,

Beri Tanggapan!

To Top