Pembunuh Jamal Khashoggi
Timur Tengah

Terduga Pembunuh Jamal Khashoggi Ditunjuk Jadi Duta Besar Arab Saudi

Berita Internasional >> Terduga Pembunuh Jamal Khashoggi Ditunjuk Jadi Duta Besar Arab Saudi

Turki Aldakhil, mantan kepala kantor penyiaran Arab Saudi, baru saja disumpah untuk jabatan barunya sebagai duta besar kerajaan untuk Uni Emirat Arab. Aldakhir adalah salah satu orang yang diduga menjadi tersangka pembunuh Jamal Khashoggi. The New York Times melaporkan, pada tahun 2017, Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengatakan pada Aldakhir ia akan menggunakan peluru pada Khashoggi.

Baca juga: Pembunuhan Khashoggi: Saudi Tolak Konfirmasi Keberadaan Qahtani

Oleh: Zainab Fattah (Bloomberg)

Mantan kepala kantor penyiaran milik kerajaan Arab Saudi telah disumpah untuk jabatan barunya sebagai duta besar untuk Uni Emirat Arab, beberapa hari setelah The New York Times melaporkan, Putra Mahkota Muhammad bin Salman mengatakan kepadanya bahwa ia mungkin akan menggunakan “sebutir peluru” pada Jamal Khashoggi.

Turki Aldakhil, yang sebelumnya menjabat sebagaj manajer umum untuk televisi Al Arabiya, disumpah oleh Raja Salman bersama duta besar lainnya, dilaporkan oleh kantor berita kerajaan SPA.

Satu tahun sebelum Khashoggi dibunuh pada tanggal 2 Oktober 2018 di konsulat Saudi di Istanbul, Turki, Pangeran Mohammed mengatakan kepada Aldakhil bahwa ia akan menggunakan peluru itu jika Khashoggi tidak kembali ke kerajaan dan berhenti mengkritik pemerintah dari lokasi di Amerika Serikat, NY Times melaporkan pada hari Kamis (7/2).

Baca juga: Sidang 11 Tersangka Pembunuhan Khashoggi, 5 Dituntut Hukuman Mati

Mengutip sumber mantan dan staf intelijen AS saat ini, surat kabar itu mengatakan percakapan dari tahun 2017 itu diangkap oleh badan mata-mata AS. Aldakhir menyangkal tuduhan itu dalam satu pernyataan ke surat kabar tersebut.

Khashoggi, orang dalam yang berubah menjadi kritikus rezim penguasa Saudi, dibunuh dan dimutilasi oleh orang-orang yang dekat dengan Putra Mahkota setelah memasuki konsulat untuk mengambil dokumen yang dibutuhkan untuk pernikahannya.

Baca juga: ‘Tidak Cukup’: Reaksi PBB atas Pengadilan Saudi untuk Kasus Jamal Khashoggi

Arab Saudi telah mengatakan bahwa Putra Mahkota, yang menjabat sebagai pemimpin de facto berusia 33 tahun kerajaan itu, tidak mengetahui ada rencana untuk membunuh Khashoggi.

Keterangan foto utama: Turki Aldakhil dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. (Foto: Twitter/@A_AlAthbah)

Terduga Pembunuh Jamal Khashoggi Ditunjuk Jadi Duta Besar Arab Saudi

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top