Laut Hitam
Global

Operasi Keamanan, Kapal Perang Amerika Menuju Laut Hitam

Berita Internasional >> Operasi Keamanan, Kapal Perang Amerika Menuju Laut Hitam

Kapal perang penghancur Amerika Serikat bergerak ke Laut Hitam dalam apa yang dikatakan oleh Angkatan Laut AS sebagai operasi keamanan maritim rutin. Ketegangan di wilayah itu meningkat sejak tanggal 25 November 2018, ketika pasukan keamanan Rusia merampas tiga kapal Ukraina. Mahkamah Pidana Kriminal Internasional (ICC) memutuskan pada bulan November 2016 bahwa pertempuran di Ukraina timur adalah “konflik bersenjata internasional antara Ukraina dan Federasi Rusia.”

Baca juga: Apa yang Perlu Anda Ketahui tentang Konflik Rusia-Ukraina di Laut Azov

Oleh: Radio Free Europe Radio Liberty

Angkatan Laut Amerika Serikat mengatakan bahwa kapal perusak berpeluru kendali USS Donald Cook sedang menuju ke Laut Hitam untuk melakukan operasi keamanan maritim dan meningkatkan stabilitas maritim dengan sekutu NATO di wilayah tersebut. Kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke tersebut sedang menavigasi Selat Dardanelles di Turki pada tanggal 19 Januari 2019 saat bertolak ke utara menuju Laut Hitam, menurut Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan.

“Angkatan Laut AS secara rutin beroperasi di Laut Hitam sesuai dengan Konvensi Montreux dan hukum internasional,” menurut pernyataan itu.

Tidak disebutkan kapan pihaknya memperkirakan kapal itu akan mencapai Laut Hitam, tetapi kantor berita TASS mengutip Pusat Pengendalian Pertahanan Kementerian Pertahanan Rusia yang mengatakan bahwa mereka sedang “melacak pergerakan” dari Donald Cook, yang menurut konvensi internasional dapat menetap di Laut Hitam tidak lebih dari 21 hari.

Ketegangan di wilayah itu meningkat sejak tanggal 25 November 2018, ketika pasukan keamanan Rusia menembaki, menaiki, dan kemudian merampas tiga kapal Ukraina di dekat Selat Kerch, yang menghubungkan Laut Hitam dan Laut Azov.

Pemerintah Rusia mengklaim bahwa kapal-kapal Ukraina secara ilegal memasuki perairan teritorial Rusia di dekat Krimea, wilayah semenanjung Ukraina yang diduduki dan diambil alih Rusia pada tahun 2014. Rusia menahan 24 pelaut Ukraina untuk kemungkinan percobaan atas tuduhan penyeberangan perbatasan ilegal.

Amerika Serikat, Uni Eropa, dan negara-negara Barat lainnya telah menyerukan pembebasan mereka.

“Amerika Serikat dan Angkatan Laut AS terus berdiri bersama sekutu-sekutu kami dalam membela kepentingan kawasan bersama dan stabilitas maritim,” tutur Komandan Matthew J. Powel, komandan Donald Cook, dalam pernyataan Angkatan Laut AS. “Kedatangan kami ke Laut Hitam akan menunjukkan interoperabilitas Angkatan Laut dalam mengejar tujuan keamanan bersama, memungkinkan kami untuk merespon secara efektif terhadap krisis di masa depan atau mencegah agresi,” tambahnya.

Aleksei Pushkov, ketua Komite Kebijakan Informasi Dewan Federasi Rusia, menulis di Twitter bahwa “kapal perang AS sering mengunjungi Laut Hitam.”

“Berbagai kunjungan tersebut tidak ada hubungannya dengan keamanan AS,” tulis Pushkov. “Mereka harus menjauhi garis pantai kami.”

Baca juga: Angkatan Laut Amerika Lupa Bagaimana Cara Bertempur

Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton mengatakan pada bulan Desember 2018 bahwa tidak akan ada pertemuan substansial antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin jika Rusia masih menahan kapal dan pelaut Ukraina.

Rusia bergerak cepat untuk mengambil alih kontrol atas Krimea setelah Presiden Ukraina yang ramah Rusia, Viktor Yanukovych digulingkan dari kekuasaan di Kyiv oleh gerakan protes Maidan yang pro-Eropa pada bulan Februari 2014.

Pemerintah Putin mengirimkan pasukan tanpa lencana ke semenanjung tersebut, merebut gedung-gedung utama, mengambil kendali legislatif regional, dan mengadakan referendum yang dikecam tidak sah oleh setidaknya 100 negara di PBB. Rusia juga memicu kerusuhan dan mendukung lawan Kyiv di Ukraina timur, di mana lebih dari 10.300 orang tewas dalam konflik yang terjadi sejak bulan April 2014.

Mahkamah Pidana Kriminal Internasional (ICC) memutuskan pada bulan November 2016 bahwa pertempuran di Ukraina timur adalah “konflik bersenjata internasional antara Ukraina dan Federasi Rusia.”

Keterangan foto utama: Kapal perusak berpeluru kendali USS Donald Cook di Laut Mediterania, 15 Desember 2014. (Foto: EPA-EFE)

Operasi Keamanan, Kapal Perang Amerika Menuju Laut Hitam

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top