Ilhan Omar
Amerika

Badan Muslim Amerika Kecam Pernyataan Ilhan Omar soal Israel

Berita Internasional >> Badan Muslim Amerika Kecam Pernyataan Ilhan Omar soal Israel

Seorang anggota Muslim Councils of Foreign Relations mengecam Perwakilan Ilhan Omar atas pernyataannya yang dianggap anti-semit. “Dalam sambutannya, Ilhan Omar melabeli setiap Muslim di Amerika Serikat sebagai pendukung anti-semit, dan ini benar-benar tidak dapat diterima dan tidak Islami,” kata Dr. Qanta Ahmed. Ahmed mengatakan, perwakilan beragama Islam keturunan Somalia itu telah menjadi beban besar bagi komunitas Muslim Amerika.

Baca juga: Ilhan Omar Tidak Memahami Mengapa Amerika Mendukung Israel

Oleh: Zachary Keyser (The Jerusalem Post)

Dr. Qanta Ahmed, anggota Council of Foreign Relations, sebuah lembaga peneliti yang berbasis di Amerika Serikat, muncul di Fox and Friends pekan ini untuk membahas kolom opini di mana dia mengklaim bahwa Representatif Minnesota Ilhan Omar “terbukti menjadi beban besar bagi Muslim Amerika.”

“Dalam sambutannya, Ilhan Omar melabeli setiap Muslim di Amerika sebagai pendukung anti-semit, dan ini benar-benar tidak dapat diterima dan tidak Islami,” kata Ahmed.

Sebagian wawancara berfokus pada komentar oleh Ilhan Omar tentang AIPAC, di mana ia mengisyaratkan bahwa para politisi Amerika dibayar atau disuap atas dukungan mereka terhadap Israel. Lebih lanjut, Ahmed menjelaskan bahwa ada “bias luar biasa yang mengganggu” dan bahwa Omar gagal menyebutkan bahwa negara-negara Muslim seperti Arab Saudi dan Qatar menghabiskan “puluhan juta dolar lobi yang lebih besar daripada AIPAC” untuk mendorong agenda mereka di dalam Pemerintah Amerika Serikat setiap tahun.

Ahmed mengatakan bahwa dia percaya bahwa Omar harus segera dikeluarkan dari Komite Urusan Luar Negeri karena apa pun yang diusulkan oleh Representatif Minnesota tersebut dapat “ditafsirkan melalui kacamata antisemitisme.”

“Saya juga sangat prihatin bahwa ia berafiliasi dengan gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) yang melegitimasi dan menormalkan anti-semitisme. BDS adalah gerakan yang menyerukan penghapusan Negara Israel, suatu hal yang tidak dapat diterima. Menyamar sebagai gerakan hak asasi manusia, DBS sebenarnya adalah gerakan anti-semitisme,” Ahmed menjelaskan.

Ahmed menambahkan bahwa ini adalah bentuk baru antisemitisme, dan bahwa bias ini menjangkiti komunitas Islam. Dia mengutip kolom opini The Washington Post, yang mengklaim bahwa anti-semitisme dilakukan melalui Islam, terlepas dari apakah umat Muslim menyukainya atau tidak. Ahmed mengatakan bahwa hal ini anti-etis terhadap kepercayaan Islam sejati dan bahwa Muslim Amerika harus menolak gagasan ini.

Ilhan Omar sejak itu telah meminta maaf atas komentar anti-semitik yang dia lontarkan.

Baca juga: Ilhan Omar ‘Senang’ Pandangan Kontroversialnya soal Israel Memicu Debat

“Antisemitisme itu nyata dan saya bersyukur atas sekutu dan kolega Yahudi yang mendidik saya tentang sejarah menyakitkan dari ujaran anti-semit,” tulis Ilhan Omar. “Niat saya adalah untuk tidak pernah menyinggung konstituen saya atau Yahudi Amerika secara keseluruhan. Pada saat yang sama, saya menegaskan kembali peran pelobi yang bermasalah dalam politik kita, apakah itu AIPAC, Asosiasi Senjata Nasional (NRA), atau industri bahan bakar fosil.”

Namun, Ahmed percaya bahwa permintaan maaf tersebut “kosong” dan masih mengkhawatirkan. Dia mengatakan bahwa tidak ada ruang atau pembenaran untuk ujaran anti-semit, dan bahwa lobi adalah bagian dari demokrasi liberal dan tidak boleh menjadi alasan untuk retorika yang digunakan.

“Anti-semitisme bukan hanya kebencian, itu adalah genosida. Anti-semitisme adalah satu-satunya fitnah dan prasangka orang yang mengarah langsung pada genosida,” Ahmed menjelaskan.

Baca juga: Semua Tujuan Zionis Mengarah pada Genosida

“Islam mengajarkan kita untuk menghargai dan menghormati Taurat, Musa, seperti halnya Yesus dan Alkitab. Retorika ini tidak berasal dari Islam, ini adalah hal baru, ini adalah konstruksi abad ke-20 yang telah diadopsi di dunia Arab modern dan menyebabkan perselisihan terhadap Muslim yang tidak memiliki pemikiran kritis dan yang melihat keberhasilan Israel atau mungkin kecerdasan komunitas Yahudi dengan kebencian dan permusuhan. Saya tidak menerima bahwa ini adalah sarana untuk advokasi untuk rakyat Palestina,” pungkas Ahmed.

Keterangan foto utama: Ilhan Omar berbicara di pesta malam pemilihan di Minneapolis, 6 November 2018. (Foto: AFP/Getty Images North America/Stephen Maturen)

Badan Muslim Amerika Kecam Pernyataan Ilhan Omar soal Israel

BERLANGGANAN

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top