Donald Trump Xi Jinping
Opini

Perang Dagang dengan China: Tak Mudah untuk Dimenangkan

Berita Internasional >> Perang Dagang dengan China: Tak Mudah untuk Dimenangkan

Para pembaca mendiskusikan sikap Presiden Donald Trump yang berubah-ubah—dari ancaman ke gencatan senjata dan kembali ke ancaman—dan kompleksitas negosiasi perdagangan. Perang dagang yang dikobarkan Trump atas China ternyata tidak semudah itu dimenangkan. 

Oleh: The New York Times

Baca Juga: Para Akademisi Peringatkan Operasi Pengaruh China di Amerika

Untuk Editor:

Saya setuju bahwa “dorongan untuk mendapatkan rahasia perdagangan dan kekayaan intelektual” China harus diatasi. Namun, itu seharusnya ditargetkan secara khusus, dan sebaiknya bersama-sama dengan sekutu kita.

Perang dagang tidak “mudah untuk dimenangkan,” terlepas dari apa yang diklaim Presiden Trump, dan “kemenangan” bukanlah saat pihak kita kalah jauh dari pihak lain. Sementara itu, tarif adalah peningkatan pajak tidak langsung pada konsumen dan melukai banyak sektor produktif kami.

Trump memulai perang dagang habis-habisan ini, dan sekarang ingin menjadi pahlawan dengan tidak mempercepat perang dagang?

Franklin M. Van Weezendonk

Morrisville, Pa.

Untuk Editor:

Taruhan yang sangat penting dalam negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China ini melampaui tarif, hambatan nontarif, transfer teknologi, kekayaan intelektual, dan gangguan siber.

Sejak tahun 1972, tujuan strategis perdagangan dan hubungan keuangan antara Amerika Serikat dan China adalah untuk menghindari perang dan pemeliharaan perdamaian yang saling menguntungkan antara kedua kekuatan besar ini.

Para pembuat kebijakan dan negosiator di kedua belah pihak harus mempertimbangkan kepentingan yang lebih luas dari perdamaian yang saling menguntungkan serta kemakmuran. Jadi haruskah bisnis, keuangan, tenaga kerja, dan kepentingan lain yang melobi pemerintah mereka? Mereka juga mendapat keuntungan dari hubungan damai ini.

Jeffrey S. Milstein

Burke, Va.

Penulis menjabat selama tiga dekade sebagai perencana kebijakan karir dan strategis di Departemen Luar Negeri, Perdagangan, Perbendaharaan, dan Pertahanan, dan menjadi asisten profesor Ilmu Politik dan Hubungan Internasional di Yale.

Baca Juga: Sementara Amerika-China Bertikai, Rusia Bergerak di Asia Tenggara

Untuk Editor:

Ingatkan saya tentang terjunnya Presiden Trump dalam perawatan kesehatan. Mengutip, “Siapa yang tahu tarif bisa sangat rumit?”

Thomas D. Penfield

Cardiff-by-the-Sea, California.

Keterangan foto utama: Presiden China Xi Jinping (kiri) dan Presiden AS Donald Trump (kedua dari kanan) menghadiri jamuan makan malam setelah pertemuan para pemimpin G20 di Buenos Aires pada hari Sabtu (1/12). (Foto: Reuters)

Perang Dagang dengan China: Tak Mudah untuk Dimenangkan

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top