Orang-orang berpartisipasi dalam peringatan genosida Bosnia. (Foto: Anadolu Agency)
Eropa

Genosida Muslim Bosnia: Seluruh Negeri Peringati Korban Pembantaian Srebrenica

Orang-orang berpartisipasi dalam peringatan genosida Bosnia. (Foto: Anadolu Agency)
Genosida Muslim Bosnia: Seluruh Negeri Peringati Korban Pembantaian Srebrenica

Upacara peringatan dilakukan seiring negara tersebut mengirim 35 korban yang baru diidentifikasi, untuk akhirnya dibawa ke tempat peristirahatan terakhir. Srebrenica dikepung oleh pasukan Serbia antara tahun 1992 dan 1995 selama Perang Bosnia, ketika para milisi Serbia berusaha merebut wilayah dari Muslim Bosnia dan Kroasia, untuk membentuk negara mereka sendiri.

Baca juga: Lakukan Genosida, Komandan Pembantai Muslim Bosnia Dipenjara Seumur Hidup

Oleh: Talha Ozturk (Anadolu Agency)

Bosnia pada hari Rabu (11/7) telah memperingati 23 tahun genosida Srebrenica tahun 1995, dengan mengubur 35 korban yang baru-baru ini diidentifikasi dalam sebuah pemakaman massal.

Setiap tanggal 11 Juli, korban genosida yang baru diidentifikasi—yang merenggut nyawa lebih dari 8.000 orang—dimakamkan di pemakaman memorial di Potocari, Bosnia timur. Ribuan pengunjung dari berbagai negara akan menghadiri upacara pemakaman dan penguburan tersebut.

Di antara tamu-tamu tahun ini, akan terdapat delegasi Turki yang dipimpin oleh Menteri Kehakiman Abdulhamit Gul dan juga calon Presiden Serbia Cedomir Jovanovic.

Jovanovic menyebut genosida Srebrenica sebagai “hal yang memalukan dari kebijakan resmi yang menyebar dari Beograd, pada dekade paling gelap dari masa lalu kita baru-baru ini.”

Setelah pemakaman tahun ini, jumlah penguburan di pemakaman akan meningkat menjadi 6.610.

Vesid Ibric—baru berusia 16 tahun ketika dia terbunuh—akan menjadi korban termuda yang dimakamkan tahun ini. Sahin Halilovic, yang tertua, berusia 71 tahun.

Jasad 35 korban genosida tersebut dibawa dengan truk dari kota Visoko, Bosnia, pada Senin (9/7) pagi untuk perjalanan terakhir mereka ke Potocari.

Peti mati tiba di pemakaman pada Selasa (10/7) untuk upacara pada Rabu (11/7).

Remzija Dudic—yang dibunuh secara brutal oleh pasukan Serbia, meskipun hamil enam bulan saat melarikan diri melalui jalan hutan bersama suaminya—akan dimakamkan pada upacara tahun ini.

Seorang wanita bersimpuh di dekat peti mati korban genosida Bosnia di Srebrenica. (Foto: Anadolu Agency)

Seorang wanita bersimpuh di dekat peti mati korban genosida Bosnia di Srebrenica. (Foto: Anadolu Agency)

Upacara Peringatan

Di tempat lain, ratusan pengendara sepeda motor dari seluruh Eropa mengadakan sebuah prosesi dari ibu kota negara itu Sarajevo ke Srebrenica, untuk mengenang para korban.

Prosesi tersebut—dengan slogan “Kami tidak lupa, kami tidak akan lupa”—melewati jalan-jalan Sarajevo, menarik minat dari penduduk setempat.

Lebih dari 400 pengendara sepeda dari seluruh negeri juga berkumpul di kota Bihac di utara, untuk menghormati para korban.

Kelompok itu tiba di upacara peringatan pada Selasa (10/7).

Pada Minggu (8/7), ribuan orang dari seluruh dunia mengikuti pawai peringatan selama tiga hari di kota Nezuk, dekat kota Bosnia, Tuzla.

Baca juga: Horor: Divonis Penjahat Perang, Jenderal Kroasia-Bosnia Bunuh Diri di Siaran TV Langsung

Lebih dari 6.000 peserta melakukan perjalanan sekitar 35 kilometer (22 mil) setiap harinya, untuk mencapai Potocari, dan menghabiskan malam di area hutan yang telah ditentukan.

Selama perjalanan panjang itu, mereka mendengar rincian genosida dan ingatan dari orang-orang yang selamat, yang mengambil apa yang disebut “Jalan Kematian”, dalam upaya mereka untuk melarikan diri dari pasukan Serbia-Bosnia selama perang.

Srebrenica dikepung oleh pasukan Serbia antara tahun 1992 dan 1995 selama Perang Bosnia, ketika para milisi Serbia berusaha merebut wilayah dari Muslim Bosnia dan Kroasia, untuk membentuk negara mereka sendiri.

Dewan Keamanan PBB menyatakan Srebrenica sebagai “daerah aman” pada musim semi tahun 1993. Namun, pasukan Serbia yang dipimpin oleh Jenderal Ratko Mladic—sekarang menghadapi tuduhan genosida di Den Haag—menyerbu zona PBB tersebut, terlepas dari kehadiran sekitar 450 tentara Belanda yang ditugaskan untuk bertindak sebagai pasukan perdamaian PBB.

Pasukan Belanda gagal bertindak, seiring pasukan Serbia menduduki daerah itu, dan menewaskan sekitar 2.000 pria dan anak laki-laki pada tanggal 11 Juli saja.

Sekitar 15 ribu penduduk Srebrenica melarikan diri ke gunung-gunung di sekitarnya, tetapi pasukan Serbia memburu dan membantai 6.000 dari mereka.

Keterangan foto utama: Orang-orang berpartisipasi dalam peringatan genosida Bosnia. (Foto: Anadolu Agency)

Genosida Muslim Bosnia: Seluruh Negeri Peringati Korban Pembantaian Srebrenica

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top