1MDB
Asia

Polisi Malaysia Interogasi 50 Orang Penerima Dana Korupsi 1MDB

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak berbicara kepada Reuters selama wawancara di Langkawi, Malaysia, 19 Juni 2018. (Foto: Reuters/Edgar Su)
Home » Featured » Asia » Polisi Malaysia Interogasi 50 Orang Penerima Dana Korupsi 1MDB

Polisi Malaysia tengah melakukan interogasi terhadap lebih dari 50 orang yang menerima dana korupsi, dalam penyelidikan skandal 1MDB. Lima puluh orang tersebut menerima pembayaran dengan total sekitar Rp14,4 triliun, dari rekening pribadi mantan Perdana Menteri Najib Razak. Pada Kamis (13/9), pengacara Najib Razak juga dituduh telah melakukan pencucian uang.

Baca juga: Mantan PM Malaysia Najib Razak Dituntut 3 Tuduhan Baru Pencucian Uang 1MDB

Oleh: Channel NewsAsia/Reuters

Polisi Malaysia yang menyelidiki skandal dana negara 1MDB, tengah menginterogasi lebih dari 50 orang yang menerima pembayaran dari sejumlah uang dengan total $972 juta (sekitar Rp14,4 triliun), yang masuk ke rekening pribadi mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, menurut seorang pejabat pada Kamis (13/9).

Dana sejumlah $4,5 miliar tersebut telah disalahgunakan oleh para pejabat tingkat tinggi dari perusahaan 1Malaysia Development Berhad (1MDB), dan mitra-mitra mereka, menurut Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS).

Perusahaan milik negara tersebut—yang didirikan oleh Najib—kini menjadi pusat perhatian terkait sejumlah kasus pencucian uang di setidaknya enam negara, termasuk Singapura, Swiss, dan Amerika Serikat.

Polisi merekam pernyataan orang-orang yang menerima dana dari rekening pribadi Najib, di antaranya, beberapa dengan afiliasi politik dan orang asing, kata Wakil Kepala Polisi Noor Rashid Ibrahim.

“Kami sedang dalam proses mengambil pernyataan mereka,” kata Noor Rashid pada konferensi pers. Ditanya apakah ada dari 50 orang tersebut yang akan dituntut dalam penyelidikan, dia menjawab, “Ada kemungkinan.”

Reuters—yang melaporkan berita ini—tidak dapat segera menghubungi juru bicara Najib untuk meminta komentar.

Sebanyak 132 transaksi pencucian uang telah diidentifikasi, dan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan, kata polisi dalam sebuah pernyataan kemudian.

Polisi menambahkan bahwa pernyataan telah diambil dari 64 orang, termasuk Najib dan putrinya Nooryana Najwa Najib, di mana lebih banyak lagi yang akan datang, ketika mereka melacak orang-orang yang terlibat, atau orang-orang yang berkepentingan dalam skandal itu.

Najib Razak Ddidakwa atas Skandal Korupsi 1MDB Senilai Miliaran Dolar

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak tiba di pengadilan di Kuala Lumpur pada hari Rabu, 4 Juni 2018. (Foto: EPA/Ahmad Yusni)

Najib dan istrinya, Rosmah Mansor, dilarang meninggalkan Malaysia setelah kekuasaan satu dekadenya berakhir dengan kekalahan mengejutkan pada bulan Mei, dan perdana menteri baru, Mahathir Mohamad, meluncurkan kembali penyelidikan terhadap perusahaan bermasalah tersebut.

Skandal itu merebak pada tahun 2015, setelah media melaporkan bahwa sekitar $681 juta disetorkan ke dalam rekening bank Najib.

Najib secara konsisten membantah melakukan kesalahan, dan menegaskan bahwa dana itu adalah sumbangan dari kerajaan Saudi dan sebagian besar diserahkan kembali.

Baca juga: Amerika Tunda Tindakan Hukumnya Terhadap Kapal Pesiar Equanimity 1MDB

Noor Rashid mengatakan bahwa total $972 juta masuk ke rekening Najib, namun, setelah memindahkan rekening-rekening yang terkait dengan beberapa perusahaan, beberapa di antaranya ia beri nama sebagai Good Star Limited, Aabar, dan Tanore.

Hasil investigasi Malaysia dan investigasi global—termasuk berkas laporan polisi yang diajukan oleh Departemen Kehakiman AS—telah mengidentifikasi perusahaan-perusahaan ini sebagai salah satu dari perusahaan yang diduga digunakan untuk menyedot miliaran dolar dari 1MDB.

Banyak transaksi yang terjadi di luar negeri, dan polisi telah meminta bantuan lembaga asing, menurut Noor Rashid.

Najib mengaku tidak bersalah atas tuduhan pencucian uang terhadapnya tahun ini sehubungan dengan mantan unit 1MDB.

Pengacaranya juga dituduh melakukan pencucian uang pada Kamis (13/9).

Keterangan foto utama: Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak berbicara kepada Reuters selama wawancara di Langkawi, Malaysia, 19 Juni 2018. (Foto: Reuters/Edgar Su)

Polisi Malaysia Interogasi 50 Orang Penerima Dana Korupsi 1MDB

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top