Foto ilustratif. Prabowo klaim harga daging dan beras Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi. (Foto: Pixabay.com)
Berita Politik Indonesia

Klaim Harga Beras dan Daging Prabowo Menjurus pada Fitnah dan Hoaks

Foto ilustratif. Prabowo klaim harga daging dan beras Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi. (Foto: Pixabay.com)
Berita Internasional >> Klaim Harga Beras dan Daging Prabowo Menjurus pada Fitnah dan Hoaks

Klaim capres dari kubu nomor urut 02 Prabowo Subianto, yang menyatakan harga beras dan daging di Indonesia termasuk salah satu yang tertinggi di dunia, menuai banyak kecaman. Selain bantahan dari pemerintah, klaim Prabowo juga dibantah berbagai lembaga pemerintah dan masyarakat menggunakan data yang ada.

Oleh: Mata Mata Politik

Baca Juga: Pilpres 2019: Bagaimana Keluarga Kristen Prabowo Tenangkan Kekhawatiran Minoritas

Bantahan atas klaim Prabowo yang menyatakan harga daging dan beras Indonesia salah satu yang tertinggi di dunia segera dibantah pemerintah. Presiden Joko Widodo pada hari Jumat (15/2) mengatakan klaim tersebut patut dicek kebenarannya. Menurut laporan yang diterima presiden, harga-harga daging dan beras Indonesia justru termasuk murah.

“Coba dicek di seluruh dunia. Itu harga (daging dan beras) kita ini ada pada posisi yang  seperti apa,” kata Presiden Jokowi, seperti dilansir Kompas.com. “Kita ini termasuk memiliki harga yang termurah di dunia, baik yang namanya beras maupun yang namanya daging.”

Mantan wali kota Solo itu menyebutkan, harga daging dan beras di Indonesia hanya lebih mahal daripada harga daging dan beras di beberapa negara di Asia, misalnya Bangladesh, Sri Lanka, Vietnam, dan Thailand. Namun jika dibandingkan dengan negara-negara lain, harga di Indonesia, menurut Presiden, masih terhitung murah.

Tak hanya Jokowi, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution juga merespon tudingan harga daging dan beras Prabowo. Darmin menjelaskan, harga beras itu ada dua, yakni harga di tingkat eceran dan harga beras yang diekspor di tingkat internasional. Untuk harga beras di tingkat eceran, di Indonesia menurut dia lebih murah.

Baca Juga: Pilpres 2019: Bermain Ofensif, Jokowi Serang ‘Semburan Kebohongan’ Prabowo

“Coba saja beli beras di Jepang, kalau nggak harganya dua kali, tiga kali lipat dari kita,” kata Darmin, seperti dilansir Detik.com, Jumat (15/2). “Tapi kalau di perdagangan internasional, memang harga di Thailand itu murah. Tapi ya itu hanya ada di (harga beras) internasionalnya.”

Selain dari jajaran pejabat negara, klaim harga daging dan beras Prabowo juga dikritik Kelompok Kerja Pangan Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) Benny Pasaribu.

“Pernyataan Prabowo jelas tidak benar. Harga beras di Jepang saja mencapai Rp 53.000 per kilogram untuk beras premium. Di Korea Selatan, harga beras di atas Rp 40.000. Di Asia Tenggara, beras di Singapura adalah yang termahal dengan harga Rp 27.000 per kilogram,” kata Benny seperti dikutip Okezone.com.

Benny yang juga sekjen Badan Pertimbangan Organisasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) itu menyebutkan, harga beras impor dari Vietnam bisa murah dibandingkan harga Indonesia, karena itu adalah harga ekspor. Jika dibandingkan harga beras dalam negerinya, Benny menyebutkan, pasti di atas Rp10.000, tak jauh daripada Indonesia yang harga berasnya disebutkan Benny berada di kisaran Rp12.404.

Benny juga berharap, Prabowo jangan lagi mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang meresahkan. Dia menilai, pernyataan Prabowo menjurus pada fitnah dan hoaks yang bisa menggelisahkan petani dan masyarakat. Apalagi, menurut dia, sebagai tokoh yang pernah lama berkecimpung di HKTI, Prabowo seharusnya bisa membedakan data yang valid dan yang tidak valid.

Baca Juga: Debat Pilpres 2019: Jokowi-Prabowo Gagal Tunjukkan Komitmen Berantas Korupsi

Keterangan foto utama: Foto ilustratif. Prabowo klaim harga daging dan beras Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi. (Foto: Pixabay.com)

Klaim Harga Beras dan Daging Prabowo Menjurus pada Fitnah dan Hoaks

BERLANGGANAN

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top