Foto ilustratif. Prabowo nyatakan harga daging dan beras Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi. (Foto: Pixabay.com)
Berita Politik Indonesia

Prabowo Ada Benarnya, Harga Daging dan Beras Indonesia Cukup Tinggi

Foto ilustratif. Prabowo nyatakan harga daging dan beras Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi. (Foto: Pixabay.com)
Berita Internasional >> Prabowo Ada Benarnya, Harga Daging dan Beras Indonesia Cukup Tinggi

Prabowo kembali membuat heboh dengan pernyataannya. Kali ini, calon presiden dari kubu nomor urut 02 tersebut mengatakan bahwa harga daging dan beras di Indonesia adalah salah satu yang termahal di dunia. Pernyataan harga daging dan beras Prabowo tersebut langsung dibantah keras pemerintah dan kubu saingannya. Namun apakah pernyataan Prabowo tersebut sepenuhnya salah?

Oleh: Mata Mata Politik

Baca Juga: Debat Pilpres 2019: Jokowi-Prabowo Gagal Tunjukkan Komitmen Berantas Korupsi

Capres dari kubu nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut bahwa harga beras dan daging di Indonesia termasuk salah satu yang termahal di dunia. Dia pun berjanji untuk memperbaiki harga-harga bahan pokok jika terpilih menjadi presiden di Pilpres 2019 mendatang.

“Beras di Indonesia jadi salah satu tertinggi di dunia. Demikian daging juga tertinggi di dunia. Daging ayam tertinggi di dunia. Salah satu yang tertinggi di dunia. Perjuangan kami adalah untuk kita perbaiki keadaan ini dengan segera,” kata Prabowo dalam siaran Gerindra TV, seperti dikutip Kompas.com, Kamis (14/2).

Prabowo menegaskan dalam pidatonya di Blora, Jawa Tengah tersebut, bahwa tingginya harga-harga diperparah oleh kondisi ekonomi kebanyakan rakyat Indonesia yang masih kesulitan. Dia menyebut, kondisi ini terjadi akibat bocornya kekayaan negara, di mana kekayaan negara yang seharusnya dinikmati rakyat Indonesia malah bocor ke luar negeri.

“Kalau begini terus, mustahil Indonesia bisa bangkit. Bukan saya pesimis, saya bertanggung jawab sebagai salah satu pimpin. Saya cinta negara ini, tidak mungkin saya diam melihat negara seperti ini,” ujarnya.

Prabowo pun berjanji untuk memperbaiki kondisi ini jika kelak terpilih menjadi presiden. Dia akan mencegah kekayaan negara mengalir ke luar negeri, dan akan mengamankan kekayaan yang dimiliki negara.

Bagaimana kebenaran pernyataan Prabowo soal harga beras dan daging? Jika dilihat dari peringkat negara berdasarkan harga bahan pokok, memang banyak negara yang harga-harganya berada di bawah Indonesia, namun banyak juga yang di atas.

Baca Juga: Pilpres 2019: Bermain Ofensif, Jokowi Serang ‘Semburan Kebohongan’ Prabowo

Sebagai contoh untuk harga daging, menurut data dari situs Numbeo.com pada 16 Februari 2019, Indonesia berada di peringkat ke-48 dari 89 negara, dengan kisaran harga daging perkilo Rp118.058. Harga ini jauh lebih tinggi dibandingkan harga daging di negara-negara berkembang seperti Malaysia, Filipina, India, Nepal, Sri Lanka, Bangladesh, Brasil, Meksiko, Pakistan dan sebagainya. Namun harga daging di Indonesia memang lebih murah dibandingkan Jepang, Thailand, Vietnam, Taiwan, China, negara-negara Eropa Tengah dan negara-negara maju lainnya.

Terkait harga beras, klaim Prabowo segera dibantah oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution. Dia mengatakan, harga beras di Indonesia ada dua, yakni beras eceran yang diperdagangkan di dalam negeri, dan beras yang diperdagangkan secara internasional. Dia menyatakan, beras eceran di Indonesia masih lebih murah dibandingkan beberapa negara lain.

“Tapi kalau di perdagangan internasional, memang harga di Thailand itu murah. Tapi ya itu hanya ada di (harga) internasionalnya,” kata Darmin seperti dikutip Detik.com, Jumat (15/2).

Memang jika membandingkan harga beras dalam negeri, pernyataan Prabowo bisa dengan mudah dipatahkan. Tapi jika bicara harga beras ekspor, memang Indonesia masih termasuk negara yang menawarkan harga beras tertinggi.

Hal ini pernah disinggung Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas, ketika menanggapi rencana pemerintah untuk ekspor beras di akhir Januari 2019 lalu. Menurut Andreas, harga beras Indonesia masih terlalu mahal untuk bersaing di tingkat ekspor.

“Kalaupun nanti musim panen raya, saya prediksi harga beras di tingkat petani sekitar Rp8 ribuan. Masih lebih tinggi,” kata Andreas seperti dilansir Sindonews.com.

Sementara itu, dia menjelaskan, harga beras dunia per tonnya di angka $404, yang apabila dirupiahkan berada di kisaran Rp5.600 per kilogram.

Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi pun menyampaikan hal senada. Dia menjelaskan, harga beras Indonesia di level ekspor masih belum bisa menyaingi harga beras Thailand dan Vietnam.

“Sebagai contoh misalnya beras dari Vietnam di kisaran $420 per ton, dengan kurs rupiah Rp14.200 per dolar AS belum lagi tambah biaya pengiriman. Bagaimana perbandingannya dengan harga beras nasional? Bisa bersaing tidak? Siapa yang mau beli?” katanya.

Soal harga daging, pernyataan Prabowo pun dibantah Presiden Joko Widodo, yang mengatakan bahwa harga-harga itu di Indonesia masih lebih murah dibandingkan negara lain. Menurut Jokowi, memang ada negara-negara Asia dengan harga daging dan beras lebih murah daripada di Indonesia, seperti Bangladesh, Sri Lanka, Vietnam, dan Thailand.

Jokowi juga menyebutkan, harga daging di Indonesia memang bervariasi, tergantung jenis dagingnya. Harga daging mulai dari Rp80.000 per kilogram, bahkan ada pula yang mencapai ratusan ribu, seperti disampaikan Presiden.

“Untuk daging itu kan tergantung mau pilih yang mana. Ada yang Rp 80.000. Ada yang Rp 120.000. Yang wagyu Rp 500.000 juga ada,” ujar Jokowi, seperti dilansir Kompas.com.

Sementara itu, lebih lanjut soal harga daging, Prabowo berjanji untuk menurunkan sejumlah harga kebutuhan pokok jika terpilih. Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu percaya diri bahwa dengan pengalamannya memimpin koperasi, dia dan cawapresnya Sandiaga Uno akan mampu menurunkan harga-harga sebelum 100 hari masa jabatannya berlalu, jika berhasil dilantik sebagai presiden dan wakil presiden.

Baca Juga: Pilpres 2019: Bagaimana Keluarga Kristen Prabowo Tenangkan Kekhawatiran Minoritas

“Kalau soal harga daging itu saya punya pengalaman saat mimpin koperasi. Sekitar Rp84.000 per kilogram itu sudah untung kita,” kata Prabowo seperti dikutip Tempo.co dari Media Center Prabowo-Sandi, Jumat (8/2).

Keterangan foto utama: Foto ilustratif. Prabowo nyatakan harga daging dan beras Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi. (Foto: Pixabay.com)

Prabowo Ada Benarnya, Harga Daging dan Beras Indonesia Cukup Tinggi

BERLANGGANAN

2 Comments

2 Comments

  1. Dedit

    February 19, 2019 at 3:49 am

    Yes do tink

  2. Tret

    February 18, 2019 at 4:51 am

    Your good comen yes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top