Pilpres 2019
Titik Harian

Perlunya Tes Baca Alquran bagi Capres-Cawapres

Berita Internasional >> Perlunya Tes Baca Alquran bagi Capres-Cawapres

Jokowi dan Prabowo diundang oleh Ikatan Dai Aceh untuk tes membaca Alquran. Komisi Pemilihan Umum pun membolehkan tes ini dilakukan. Para pendukung dilaksanakannya tes ini beragumen, calon pemimpin Indonesia, yang penduduknya mayoritas beragama Islam, penting untuk memiliki kecakapan membaca Alquran.

Oleh: Mata Mata Politik

Baca Juga: Pratinjau 2019: Pilpres 2019, K-Pop, #MeToo dan Lainnya

Belakangan ini Indonesia dihebohkan dengan tantangan dari Ikatan Dai Aceh untuk tes membaca Alquran bagi para calon presiden dan calon wakil presiden. Hal ini pun mendapat berbagai respons, baik dari kubu oposisi, petahana, maupun masyarakat. Banyak yang menolak usulan tes baca Alquran ini, tapi banyak pula yang mendukungnya.

KPU pun angkat bicara soal ini. Komisioner KPU Ilham Sahputra mengatakan bahwa tidak ada masalah untuk menyelenggarakan tes apa pun, asalkan hal itu dilaporkan. “Boleh, silakan saja. Cuma lapor sama kami, mereka mau mau mengadakan apa. Kan begitu saja sebenarnya,” kata Ilham di kantor KPU, Jakarta, pada Senin (31/12), dikutip dari Tempo.co.

Sekjen Partai Perindo, Ahmad Rofiq, mengatakan bahwa dengan mengikuti usulan Dai Aceh, itu menunjukkan bahwa pasangan Jokowi-Ma’ruf adalah kandidat yang paripurna untuk memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan. Menurutnya, sebagai negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia, Indonesia pantas memiliki capres-cawapres yang fasih membaca Alquran.

“Pada prinsipnya tidak keberatan. Sebagai negara yang mempunyai penduduk Islam terbesar di dunia, penting juga pemimpin mempunyai kecakapan dalam membaca Alquran,” ujarnya, dilansir dari Okezone.com.

Beberapa tokoh dan masyarakat pun ikut menyuarakan pendapat mereka di Twitter:

(Foto: Twitter/@hnurwahid)

(Foto: Twitter/@yusuf_dumdum)

(Foto: Twitter/@kangdede78)

Warganet juga ikut menyuarakan dukungan mereka untuk tes membaca Alquran bagi pasangan capres dan cawapres. Seperti yang dicuitkan @gusmus_md: Dgn sgl hormat & full apresiasi kpd panitia, saya berpendapat tes baca Alqur’an antar capres-cawapres itu PERLU…,bahkan WAJIB MUGHALADHOH hukumnya. Krn PRESIDEN RI itu administrator, manajer & leader hampir 90% penduduk Muslim, shg perlu bisa baca Alqur’an, juga ilmu ke-Islaman”

@MangDen8: “Al Quran adlh merupakan pedoman & pegangan umat muslim, tentu saja stp muslim trmasuk calon pemimpin yg beragama Islam, tntunya wajib hukumnya untuk bisa membaca dan memahami Al Quran. Maka setuju bila paslon diuji mengaji sbg refresentasi negara brpenduduk muslim terbanyak.”

@NicoDM_97“Rakyat Indonesia pasti mendukung 100 % melihat calon calon pemimpinnya pandai ngaji…betul ga”

@jvdas_iskariot: “Kalau bener ada tes baca Alquran bagi capres dan cawapres berharap di undang undangkan saja…., sekalian buat Gubernur dan wakilnya, bupati/ walikota dan wakilnya utk seluruh wilayah di Indonesia……. ((Lumayan kejadian Ahok di DKI bisa terhindar di Indonesia))”

@rifaigaffar: “Sy setuju tes baca quran buat capres, dan sy yakin kedua capres tdk bisa/tdk fasih baca quran, tesnya bukan untuk mempermalukan keduanya, namun untuk memotivasi keduanya utk belajar membaca quran..”

@faizalassegaf: “Sangat menarik, Ikatan Dai Aceh buat undangan terbuka utk tes baca Al Qur’an bg Capres-Cawapres. Pk @jokowi sdh bersedia hadir. Nah @prabowo jgn panik donk, katanya paling Islami, ditantang ngaji kok tiba2 ngumpet? Publik pingin dengar suara lembut anda membaca Al Qur’an.”

Baca Juga: 3 Hal yang Harus Diperhatikan Jelang Pilpres 2019

Keterangan foto utama: Presiden Indonesia Joko Widodo dan rivalnya Prabowo Subianto menghadiri upacara menandai dimulainya periode kampanye untuk pemilihan presiden 2019 di Jakarta, Indonesia, tanggal 23 September 2018. (Foto: Reuters)

Perlunya Tes Baca Alquran bagi Capres-Cawapres

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top