Presiden Bank Dunia
Global

Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim Mengundurkan Diri Secara Mendadak

Berita Internasional >> Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim Mengundurkan Diri Secara Mendadak

Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim mengundurkan diri secara tiba-tiba. Kim mengatakan bahwa dia akan bergabung dengan firma swasta yang berfokus pada investasi pembangunan infrastuktur di negara berkembang. Pengunduran diri mendadak ini menimbulkan spekulasi tentang siapa yang akan menggantikannya dan apakah Presiden AS Donald Trump akan mengambil kesempatan.

Baca Juga: Top 10 Artikel Mata Mata Politik 2018

Oleh: Andrew Mayeda (Bloomberg)

Jim Yong Kim tiba-tiba mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Presiden Bank Dunia tiga tahun lebih cepat dari masa jabatannya usai. Hal itu menimbulkan banyak perdebatan mengenai siapa yang akan menggantikannya terlebih disaat pemerintahan Donald Trump mempertanyakan mengenai tujuan pinjaman pembangunan.

Kristalina Georgieva, sang wakil ketua, akan mengambil alih posisi Presiden pada 1 Februari 2019, menurut keterangan dari salah satu juru bicara bank cabang yang berbasis di Washington, pada hari Senin (7/1). Dalam sebuah surel kepada salah seorang pegawai peminjaman, Kim mengatakan bahwa dia akan bergabung dengan firma swasta yang berfokus pada investasi pembangunan infrastuktur di negara berkembang.

“Kesempatan untuk bergabung dengan sektor swasta merupakan sesuatu yang tak terduga, namun saya telah mempertimbangkan bahwa jalan ini adalah yang terbaik bagi saya untuk dapat memberikan pengaruh yang lebih luas terhadap isu-isu global seperti perubahan iklim dan defisit infrastruktur di pasar berkembang,” kata Kim.

Kim yang saat ini berusia 59 tahun, memulai masa jabatannya yang berlangsung selama lima tahun di Bank Dunia pada 1 Juli 2017. Dia telah membantu para peminjam untuk mendapatkan dukungan dari negara-negara anggotanya pada bulan April lalu untuk menaikkan modal hingga $12 miliar, setelah AS mengusulkan untuk membatasi sumber daya Bank Dunia.

Kandidat Pilihan

Presiden Donald Trump saat ini diperkirakan akan mengusulkan kandidat pilihannya yang berasal dari Amerika untuk menggantikan Kim, yang sebelumnya diusulkan oleh Barrack Obama. Pilihannya tersebut dapat menjadi kontroversial apabila calon yang diusulkan juga mengusung jalan pemikiran Trump dalam menyikapi organisasi-organisasi internasional seperti World Trade Organization dan juga NATO.

Penasihat keamanan nasional presiden, John Bolton, menulis sebuah artikel pada tahun 2016 di mana ia mengutip argumen untuk memprivatisasi Bank Dunia, sementara Wakil Menteri Keuangan untuk Urusan Internasional David Malpass telah mempertanyakan mengapa bank meminjamkan begitu banyak uang ke China ketika negara itu sudah memiliki akses ke pasar keuangan global.

Keputusan Trump dapat memengaruhi cara bank menyebarkan modalnya pada saat pasar berkembang menghadapi tekanan yang semakin meningkat dari kenaikan suku bunga AS dan ketegangan perdagangan. Bank Dunia berkomitmen hampir $64 miliar dalam bentuk pinjaman kepada negara-negara berkembang pada tahun fiskal yang berakhir pada 30 Juni tahun lalu.

Proses Seleksi

AS adalah pemegang saham terbesar dalam pemberi pinjaman pembangunan, yang telah dikembangkan selama Perang Dunia Kedua untuk membiayai rekonstruksi Eropa. Sejak itu program ini berubah fokusnya pada pengentasan kemiskinan ekstrem di seluruh dunia.

Baca Juga: Amerika Tarik Mata Uang China ke Perang Dagang Saat IMF Serukan Resolusi

Seorang keturunan Amerika telah menjalankan bank tersebut sejak didirikannya pada tahun 1945. Sementara lembaga saudaranya, Dana Moneter Internasional (IMF), selalu dipimpin oleh orang Eropa, sebagai bagian dari pemahaman tidak tertulis antara kekuatan-kekuatan Barat. Mantan Menteri Keuangan Prancis Christine Lagarde adalah kepala IMF saat ini.

Tetapi beberapa negara telah mendorong perwakilan dari pasar negara berkembang. Proses pemilihan dikelola oleh dewan direktur bank, yang mewakili 189 negara anggota pemberi pinjaman.

“Hal ini benar-benar sangat berkaitan dengan koalisi, dan satu koalisi kunci yang telah diadakan selama 75 tahun adalah AS-Eropa,” kata Scott Morris, rekan senior di Center for Global Development dan mantan wakil asisten sekretaris untuk keuangan pembangunan di AS Perbendaharaan di bawah Obama. “Sulit untuk melihat dasar yang sudah kuat ini untuk dapat terus bertahan.”

“Tak Ada yang Pasti”

Pemerintahan Trump mungkin menghadapi perlawanan dari negara-negara lain jika presiden mengajukan calon yang secara terbuka memusuhi bank, katanya. “Mereka harus menyampaikan segalanya dan mendapatkan suara itu dari negara anggota lain, dan tidak ada hal yang pasti.”

Baca Juga: Steven Mnuchin: Perang Dagang Amerika-China Bukanlah Ancaman untuk Ekonomi Dunia

Meskipun presiden AS secara tradisionalnya menominasikan orang yang akhirnya mengepalai bank, dewan eksekutif pemberi pinjaman memiliki keputusan akhir. Dewan mengatakan pada hari Senin (7/1) akan segera memulai proses untuk memilih pengganti Kim.

Kim diangkat pada tahun 2012 untuk menggantikan Robert Zoellick. Kim sebelumnya adalah presiden Dartmouth College dan kepala departemen HIV/AIDS di Organisasi Kesehatan Dunia. Ia lahir di Seoul dan dibesarkan di Iowa. Ia memiliki gelar medis dan PhD dalam antropologi dari Universitas Harvard.

Pengunduran diri Kim mengejutkan staf dan dewan, kata seseorang yang akrab dengan masalah yang berbicara dengan syarat anonimitas. Kim memberi tahu dewan eksekutif pada pertemuan Senin (7/1) pagi, setelah memberikan sedikit indikasi bahwa ia berencana untuk pergi, kata orang itu.

Kim telah menjalin hubungan dekat dengan putri Trump, Ivanka, yang bekerja sebagai penasihat Gedung Putih. Pada tahun 2017, bank memulai dana untuk membiayai wirausaha perempuan, sebuah ide yang dikembangkan bersama dengan putri presiden. Dana tersebut direncanakan untuk berinvestasi lebih dari $1 miliar untuk meningkatkan akses modal bagi perempuan.

Keterangan foto utama: Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim mengundurkan diri tiga tahun dari waktu seharusnya masa jabatannya selesai. (Foto: Reuters/Mike Blake)

Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim Mengundurkan Diri Secara Mendadak

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top