Protes Rompi Kuning: Menteri Prancis Tegur Trump Agar Tak Ikut Campur
Eropa

Protes Rompi Kuning: Menteri Prancis Tegur Trump Agar Tak Ikut Campur

Berita Internasional >> Protes Rompi Kuning: Menteri Prancis Tegur Trump Agar Tak Ikut Campur

Setelah Protes Rumpi Kuning yang terjadi secara besar-besaran yang terjadi Prancis, Presiden Donald Trump turut memberikan pendapatnya. “Kami tidak berpartisipasi dalam politik Amerika,” ujar Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian ke Trump. Trump juga mengatakan, warga Paris mengelu-elukan namanya di jalan-jalan Paris.

Oleh: Deana Kjuka dan Robert Williams (Bloomberg)

Baca Juga: Keringanan Pajak: Jawaban Macron atas Protes Rompi Kuning Prancis

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian menepis komentar Donald Trump tentang Protes Rompi Kuning di Paris, dengan mengatakan bahwa presiden AS seharusnya tidak ikut campur dalam urusan Prancis.

Pada hari Sabtu (8/11), Trump berusaha untuk menghubungkan protes kekerasan di Prancis yang dipicu oleh pajak bahan bakar yang lebih tinggi dengan perjanjian-perjanjian iklim Paris yang ia kecam. Dia mengatakan pengunjuk rasa mengelu-elukan namanya di jalan-jalan Paris, klaim yang diperdebatkan Le Drian.

“Para pengunjuk rasa tidak memprotes dalam bahasa Inggris!” Le Drian mengatakan dalam sebuah wawancara radio dengan RTL. “Kami tidak berpartisipasi dalam politik domestik Amerika dan kami ingin itu menjadi timbal balik.”

Dia mengatakan Presiden Emmanuel Macron sudah mengatakan kepada presiden AS untuk tidak ikut campur urusan politik Prancis.

Hari Minggu lebih sepi di Paris, dengan museum dan toko-toko dibuka kembali dan para pengunjuk rasa kebanyakan mengenakan rompi pengaman warna kuning, pergi dari jalan ke jalan. Sekitar 1.700 orang ditangkap secara nasional dalam pertempuran kecil pada Sabtu malam (8/11), dan diperkirakan 179 orang terluka di ibu kota Prancis itu karena unsur ekstrim kanan, ekstrim kiri dan anarkis menentang kekuatan anti huru-hara, menurut kepolisian prefektur itu.

“Perjanjian Paris tidak berjalan dengan baik untuk Paris,” kata Trump di Twitter pada hari Sabtu (8/11). “Orang-orang tidak ingin membayar sejumlah besar uang, banyak ke negara-negara dunia ketiga (yang dipertanyakan berjalan), untuk mungkin melindungi lingkungan.”

Presiden mengakhiri tweetnya yang menegaskan bahwa para demonstran telah meneriakkan “We Want Trump!”

Akhir pekan lalu, Trump juga mengutip protes di Prancis untuk membela keputusannya untuk menarik AS keluar dari perjanjian iklim Desember 2015.

Kenyataannya, kesepakatan itu tidak memainkan bagian apa pun dalam empat akhir pekan protes secara langsung, yang dimulai dari pajak bahan bakar tetapi telah meluas ke masalah pensiun, upah minimum yang lebih tinggi dan pemulihan pajak kekayaan.

Minggu lalu, pemerintah Macron berbalik arah dan menghentikan kenaikan pajak bahan bakar yang direncanakan.

Baca Juga: Protes Rompi Kuning Menjalar ke Belgia dan Belanda

Keterangan foto utama: Para pengunjuk rasa berdemonstrasi di depan Arc de Triomph di Paris. (Foto: Anita Puchard Serra/Bloomberg)

Protes Rompi Kuning: Menteri Prancis Tegur Trump Agar Tak Ikut Campur

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top