pemimpin isis
Timur Tengah

Putra Pemimpin ISIS Terbunuh Saat Melawan Pasukan Suriah dan Rusia

Dalam foto yang diambil dari sebuah video propaganda, Abu Bakr al-Baghdadi berbicara di depan para jemaah, di sebuah masjid di kota Mosul Irak utara yang dikuasai militan, pada tanggal 5 Juli 2014. (Foto: AFP/Getty Images)
Berita Internasional >> Putra Pemimpin ISIS Terbunuh Saat Melawan Pasukan Suriah dan Rusia

Saluran media ISIS telah mempublikasikan sebuah gambar untuk menghormati putra pemimpin ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi (juga dikenal dengan Ibrahim Awwad Ibrahim Ali al-Badri) sebagai seorang “martir.” Ibrahim dikatakan tewas saat berhadapan dengan pasukan pemerintah Suriah dan Rusia.

Oleh: Thomas Joscelyn (Long War Journal)

   Baca Juga: Pengadilan Vonis Mati Aman Abdurrahman

Menurut keterangan dari gambar, Hudhayfah al-Badri “terbunuh dalam operasi inghimasi melawan Nusayriyyah dan Rusida di stasiun tenaga surya” di provinsi Homs. “Nusariyyah” merupakan sebuah kata hinaan untuk rezim Bashar Al Assad dan pendukung Alawiyahnya.

Gambar tersebut tidak menunjukkan keterangan mengenai kapan Hudhayfah terbunuh. Mengingat bahwa gambar tersebut baru saja dipublikasikan, nampak Al-Badri belum menjadi dewasa ketika dia meninggal.

Menurut kelompok yang mengaku sebagai kalifah tersebut mereka mengkalim bahwa operasi “inghimasi” sering dilakukan di Afghanistan, Suriah, dan di tempat-tempat lain. Secara umum, inghiman adalah para pejuang gerilya terlatih yang rela mati di pertempuran.

Mereka berbeda dengan pengebom bunuh diri tradisional dimana mereka tidak meledakkan diri mereka di tengah-tengah pertempuran, namun melawan musuh-musuh mereka dengan senjata ringan. Mereka “membenamkan diri” dalam pertempuran sebelum mereka mati, baik sebagai akibat meledakkan rompi peledak mereka atau di tangan musuh mereka.

Belum pernah terjadi sebelumnya dimana putra seorang pemimpin jihadis besar untuk mati dalam pertempuran, atau dalam serangan pengorbanan diri. Pada Juli 2017, misalnya, saluran media sosial yang berafiliasi dengan Taliban melaporkan bahwa putra pemimpin Taliban Hibatullah Akhundzada telah melakukan pemboman bunuh diri di Afghanistan. Hafiz Abdul Rahman, pewaris calon Akhundzada, meledakkan dirinya sendiri dalam operasi yang menargetkan pasukan Afghanistan di provinsi Helmand.

ISIS dilaporkan telah berulang kali bertempur dengan pasukan Suriah dan Rusia di provinsi Homs dan tempat-tempat lainnya. Kedua pihak telah berjuang untuk menguasai kota kuno Palmyra (yang telah berpindah tangan beberapa kali), ladang gas alam, dan pangkalan militer. ISIS juga mengklaim telah menjatuhkan helikopter Rusia di dekat Palmyra.

   Baca Juga: Cegah Pejuang ISIS, Irak Bangun Tembok di Perbatasan Suriah

Baru-baru ini, ISIS telah mengklaim sejumlah serangan tambahan terhadap pasukan rezim Suriah di provinsi Homs, termasuk dekat Palmyra.

Pada 19 April, para jihadis menduga “banyak tentara Nusyari (rezim Assad) yang mati dan terluka” dalam sebuah penjarahan di “barak tentara di utara stasiun ketiga di timur tadmur (Palmyra).” Sebuah “senjata artileri 122mm” juga dilaporkan telah hancur selama penyerangan tersebut, dimana para anggota ISIS menjarah “sebuah kendaraan yang membawa senjata berat dan beberapa senjata lain beserta amunisinya” sebagai bentuk kesuksesan operasi. Serangan itu ditampilkan dalam edisi 128 edisi An Naba edisi ISIS.

ISIS juga mengklaim serangan lain terhadap rezim Assad di sebelah timur Palmyra pada 23 Mei. Pada hari berikutnya, kelompok itu mempublikasikan gambar orang tersebut—yang diidentifikasi sebagai Abu Muhammad al-Turkistani—yang diduga memimpin serangan. Sekali lagi, kekhalifahan mengatakan bahwa pasukan Assad menderita banyak korban, sekaligus persenjataan mereka hancur atau disita.

Kemudian, pada tanggal 17 Juni, Kantor Berita Amaq ISIS melaporkan bahwa para jihadis telah menghancurkan sebuah kendaraan rezim yang penuh dengan amunisi, serta tank, dekat stasiun ketiga di sebelah timur Palmyra. Tank itu dilaporkan dihancurkan dengan “peluru kendali”.

Selain pertempuran di Homs, ISIS telah secara teratur bertempur melawan rezim Assad di Suriah timur dan di Damaskus selatan dalam beberapa bulan terakhir.

Gambar yang digunakan untuk memperingati putra pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi adalah bagian dari seri “Caravan of the Martyrs” ISIS, yang telah menampilkan para pejuang dari seluruh dunia. Gambar “Caravan of the Martyrs” terbaru telah menghormati seorang jihadis yang telah meninggal dari Khurasan, “provinsi” ISIS, yang beroperasi di Afghanistan dan Pakistan, serta seorang pejuang dari Filipina (Asia Timur).

Keterangan foto utama: Dalam foto yang diambil dari sebuah video propaganda, Abu Bakr al-Baghdadi berbicara di depan para jemaah, di sebuah masjid di kota Mosul Irak utara yang dikuasai militan, pada tanggal 5 Juli 2014. (Foto: AFP/Getty Images)

Putra Pemimpin ISIS Terbunuh Saat Melawan Pasukan Suriah dan Rusia

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top